sign up SIGN UP search


kehamilan

Posisi Tidur yang Baik untuk Ibu Hamil, Bunda Perlu Tahu

Haikal Luthfi Jumat, 09 Oct 2020 17:36 WIB
ilustrasi ibu hamil tidur caption
Jakarta -

Salah satu kebutuhan dasar manusia adalah istirahat dan tidur. Istirahat dan tidur diperlukan agar otak dan tubuh dapat memperbaiki dirinya sendiri, sehingga bila seseorang kurang tidur akan bisa memengaruhi fisik maupun mentalnya.

Saat Bunda hamil, istirahat dan tidur yang cukup juga diperlukan agar tidak stres. Stres bisa memengaruhi kesehatan janin lho, Bunda.

Nah hamil merupakan periode krusial pada proses kehidupan wanita. Keadaan ini akan menimbulkan terjadinya perubahan di seluruh sistem tubuh. Perubahan fisik yang terjadi, di antaranya sebagian wanita mungkin akan mengalami mual dan muntah atau morning sickness, menjadi sering buang air kecil, uterus membesar, mengalami nyeri punggung dan pergerakan janin.


Sedangkan perubahan emosi yang terjadi selama kehamilan, meliputi kecemasan, rasa takut dan depresi. Kondisi tersebut bisa menyebabkan gangguan tidur pada ibu hamil.

Dilansir dari laman Mom, kehamilan dapat membawa perubahan, yang dapat mengganggu waktu tidur, Bunda. Oleh karena itu, penting untuk menemukan posisi tidur yang nyaman selama kehamilan.

Posisi tidur ibu hamil

Mengutip 'Buku Pintar Kehamilan & Persalinan', pada trimester pertama kehamilan ketika perut belum membesar, ibu hamil dapat tidur dan beristirahat dengan berbagai posisi apa pun, sepanjang dapat memberikan rasa nyaman. Namun, ketika sudah memasuki trimester kedua bahkan ketiga, terkadang membuat posisi tidur menjadi tidak nyaman.

Ilustrasi ibu hamil tidurIlustrasi ibu hamil tidur/ Foto: Ari Saputra

Beberapa ahli merekomendasikan wanita hamil untuk menghindari tidur terlentang selama trimester kedua dan ketiga. Sebab, posisi tidur ini menyandarkan beban di perut dan bertumpu ke bagian belakang punggung yang dapat menyebabkan penurunan sirkulasi ke jantung dan bayi.

Tekanan ini dapat membuat sakit punggung dan wasir serta membuat pencernaan menjadi kurang efisien, mengganggu sirkulasi, dan kemungkinan menyebabkan hipotensi (tekanan darah rendah), yang dapat membuat ibu menjadi pusing. Sirkulasi yang kurang optimal juga dapat mengurangi aliran darah ke janin, sehingga bayi mendapatkan lebih sedikit oksigen dan nutrisi, Bunda.

Di samping itu, tidur dengan posisi tengkurap juga tidak direkomendasikan untuk dilakukan. Alasannya, payudara yang mulai membesar dan sensitif selama kehamilan akan membuat tidur tengkurap menjadi tidak nyaman.

Nah, ketika usia kehamilan semakin bertambah, perut akan mengalami perubahan fisik dan membuat ibu hamil lebih sulit untuk berbaring apalagi untuk tengkurap, Bunda. Namun, jika tidak sengaja terbangun dalam keadaan posisi tengkurap selama kehamilan, sebaiknya jangan panik karena sangat kecil kemungkinannya untuk menyakiti bayi dengan tidur tengkurap.

National Sleep Foundation (NSF) menjelaskan bahwa secara medis, rahim cukup tebal untuk melindungi bayi di dalam kandungan, sehingga tidak perlu khawatir. Dalam banyak kasus, saat perut membesar di trimester ketiga, kemungkinan besar seseorang secara alami akan memilih untuk tidur miring karena perut menjadi lebih tidak nyaman.

Lantas posisi tidur seperti apa yang direkomendasikan?

Posisi tidur yang terbaik untuk ibu hamil adalah tidur miring, Bunda. Saat seorang wanita mencapai trimester kedua dan ketiga, sangat ideal untuk tidur miring ke kiri. Tidur dengan posisi ini dapat memaksimalkan aliran darah ke rahim tanpa adanya tekanan.

Tidur miring ke kiri juga memungkinkan oksigen dan nutrisi mengalir secara optimal pada bayi. Hal ini cenderung membuat lebih nyaman bagi ibu hamil.

NSF juga menjelaskan bahwa tidur miring ke kiri dapat membantu memastikan untuk tidak memberikan tekanan berlebih pada hati. Posisi ini memungkinkan aliran darah optimal dari vena cava inferior (IVC), yang merupakan vena besar yang berjalan sejajar dengan tulang belakang sisi kanan, yang membawa aliran darah ke hati dan pada gilirannya ke bayi di dalam kandungan.

Selain itu, tidur miring ke kiri juga dapat meningkatkan kesehatan ginjal. Pada akhirnya dapat membantu mengurangi pembengkakan di tangan dan kaki, yang biasanya dialami ibu hamil.

Tips posisi tidur nyaman saat hamil

Berikut adalah beberapa tips untuk mengatasi masalah tidur saat hamil. Seperti yang dikutip dari What to Expect, berikut tipsnya:

  • Gunakan banyak bantal. Cobalah menyilangkan satu kaki di atas kaki yang lain dan meletakkan satu bantal di antara kaki dan bantal lain di belakang punggung atau kombinasi lain yang membantu Bunda untuk tidur.
  • Gunakan bantal khusus. Untuk dukungan ekstra, coba gunakan bantal wedge.
  • Tidur dengan menyangga diri. Jika bantal tidak membantu, cobalah tidur dengan posisi setengah tegak di kursi (jika ada) alih-alih di tempat tidur.

Perlu diingat juga Bunda, ketidaknyamanan selama beberapa hari atau bahkan beberapa minggu adalah hal yang wajar. Pada tubuh, kemungkinan besar akan menyesuaikan diri dengan posisi baru seiring berjalannya waktu, Bunda.

Semoga informasi ini membantu ya dan Bunda bisa mendapat tidur lebih baik selama kehamilan.

Simak juga Bunda, posisi nyaman tidur ibu hamil pada video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(haf/haf)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi