sign up SIGN UP search


kehamilan

Bikin Napas Tak Nyaman, Apa Saja Pilihan Obat Flu untuk Ibu Hamil?

Kinan Jumat, 16 Jul 2021 10:55 WIB
pregnant asian female use tissue paper close mouth and nose, she cough and feeling fever, pregnancy and people concept - sick pregnant woman blowing nose with paper tissue at home caption

Saat hamil, sistem kekebalan tubuh sering kali jadi lebih lemah dibandingkan biasanya. Kondisi ini pun membuat Bunda jadi lebih rentan terkena infeksi, termasuk influenza atau flu. Apa saja pilihan obat flu untuk ibu hamil?

Dilansir What to Expect, saat terkena flu Bunda akan merasa tak nyaman dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Berbeda dengan pilek biasa alias common cold, gejala flu umumnya lebih berat dan intens.

Jika tak segera diobati, flu pada bunda hamil berpotensi memicu menyebabkan komplikasi. Itulah mengapa sangat penting bagi semua bunda hamil untuk mendapatkan vaksinasi flu secara berkala.


Tanda dan gejala flu

Jangan sampai tertukar dengan pilek biasa, gejala flu umumnya lebih berat, di antaranya:

  • Demam tinggi dan meriang
  • Nyeri otot yang intens
  • Sakit tenggorokan yang umumnya memburuk pada hari kedua atau ketiga
  • Sakit kepala
  • Tubuh terasa lemas
  • Bersin-bersin
  • Batuk 
  • Kadang-kadang menimbulkan mual, muntah dan/atau diare

Gejala flu biasanya dapat berlangsung hingga dua minggu, meskipun bisa juga lebih lama. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi virus influenza. 

Pengobatan flu pada ibu hamil

Jika Bunda memiliki gejala flu, penting untuk segera menghubungi dokter. Diagnosis yang cepat akan memastikan Bunda mendapatkan pengobatan yang lebih dini, sehingga meminimalkan komplikasi.

Flu bisa memberikan efek serius pada bunda hamil, sehingga dokter mungkin akan memberi resep obat. Beberapa jenis obat untuk mengatasi flu pada bunda hamil di antaranya:

Antivirus

Obat antivirus menjadi salah satu obat untuk mengatasi flu pada bunda hamil yang dapat diresepkan oleh dokter. Obat ini diberikan jika diagnosis flu sudah dipastikan berdasarkan hasil pemeriksaan.  

Parasetamol

Jika Bunda mengalami demam, nyeri badan atau sakit kepala yang parah, umumnya dokter juga dapat memberi resep parasetamol. 

Obat batuk

Ekspektoran atau sebagian jenis obat batuk lain jika perlu dapat dikonsumsi saat flu. Pemilihan jenis dan dosis hanya bisa diberikan oleh dokter supaya tetap aman ya, Bunda.

Suplemen vitamin

Saat hamil Bunda biasanya diberikan resep suplemen vitamin untuk menunjang daya tahan tubuh oleh dokter. Tetap rutin konsumsi sesuai anjuran untuk pemulihan flu yang lebih cepat, ya.

Tips obat flu untuk ibu hamil alami

Selain minum obat resep dari dokter, ada beberapa obat flu untuk ibu hamil ala rumahan yang juga bisa dicoba. Cara-cara ini cukup efektif untuk membantu mempercepat proses pemulihan:

Perbanyak asupan yang mengandung vitamin C

Asupan dengan kandungan vitamin C  dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh Bunda secara alami. Misalnya dari buah jeruk, stroberi, melon, kiwi, mangga, tomat, paprika, pepaya, brokoli, kol merah, dan bayam.

Konsumsi zinc juga dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh lho, Bunda. Secara alami, zinc bisa didapat dari daging sapi, telur, yoghurt, gandum, dan oatmeal.

Cukupi kebutuhan air minum

Gejala flu seperti demam, bersin, dan pilek bisa menyebabkan tubuh kehilangan cairan yang dibutuhkan oleh Bunda dan bayi. Jadi, jangan lupa cukupi kebutuhan air putih minimal 8 gelas per hari.

Tidur dan istirahat teratur

Meski tidur mungkin akan terasa lebih sulit saat flu, tapi istirahat cukup tetap diperlukan. Gunakan bantal tambahan untuk menyangga kepala agar posisinya lebih tinggi, sehingga Bunda bisa bernapas lebih nyaman.

Berkumur dengan air garam

Berkumur dengan air garam hangat (campuran 1/4 sendok teh garam dengan 250 ml air hangat) dapat membantu meredakan tenggorokan yang gatal.

Konsumsi madu

Konsumsi madu, baik langsung maupun dicampur dengan air hangat dan lemon, terbukti membantu meredakan batuk saat flu.  

Bolehkah ibu hamil vaksinasi flu?

Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), salah satu kelompok berisiko tinggi tertular virus flu adalah ibu hamil. Untuk itu, WHO menyarankan pemberian vaksin pada ibu hamil agar ada proteksi bagi ibu dan bayi saat lahir.

Vaksin influenza bisa diberikan sekali setahun, tepatnya pada trimester kedua atau ketiga (di atas 4 bulan atau 1 bulan sebelum melahirkan). Waktu ini dirasa tepat agar perlindungan bayi setelah lahir semakin lama.

Demikian ulasan tentang ragam obat flu untuk ibu hamil. Ingat ya, Bunda, jangan pernah minum obat apa pun tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Konsumsi obat sembarangan dikhawatirkan dapat berisiko membahayakan kehamilan.

(som/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi