sign up SIGN UP search


kehamilan

5 Efek KB Suntik 3 Bulan, Bunda Perlu Tahu

Dewi Ratna Selasa, 14 Sep 2021 07:11 WIB
Kb suntik caption

Ada berbagai jenis alat kontrasepsi yang bisa dipakai untuk menahan terjadinya pembuahan dalam rahim hingga menyebabkan kehamilan. Selain kondom, pil KB, spiral atau IUD, ada pula yang dikenal dengan suntikan kontrasepsi.

Melansir dari situs web Your Life, suntikan kontrasepsi atau yang lebih akrab disebut KB suntik di Indonesia, merupakan suntikan yang mengandung hormon. Ada yang mengandung progestin saja, maupun progestin dan estrogen dalam satu ampul.

Cara kerja dan fungsi KB suntik

Dalam kedua kandungan hormon yang ada dalam KB suntik, baik itu yang hanya mengandung progestin maupun yang dicampur estrogen, memiliki fungsi yang sama. Keduanya menghentikan rutinitas rahim bunda melepaskan telur dan mengentalkan lendir di leher rahim.


Mengapa perlu mengentalkan lendir serviks? Inilah yang membuat sperma sulit bergerak melalui serviks nantinya. Selain itu, kentalnya lendir serviks akan menipiskan lapisan rahim, sehingga sel telur yang telah dibuahi tidak memiliki kemungkinan besar untuk menempel pada dinding rahim.

Jenis KB suntik

Ada dua jenis KB suntik yang digunakan di Indonesia. Bunda bisa memerlukan satu kali suntikan setiap bulan, atau ada juga KB suntik 3 bulan. Sama seperti alat kontrasepsi pada umumnya, KB suntik juga punya efek samping. Tak hanya KB suntik 1 bulan, efek KB suntik 3 bulan pun kadang tak terhindarkan.

Mengenal lebih dalam tentang KB suntik 3 bulan, metode ini menggunakan single hormon yang berisi DMPA atau medrocyprgesterine acetate 150 mg. Hormon dalam KB suntik ini adalah progestin yang tentunya aman digunakan dalam masa menyusui. KB suntik 3 bulan ini tidak akan memengaruhi produksi ASI.

"KB suntik ini adalah progestin atau satu hormon sama seperti single hormon. Kontrasepsi tidak akan mengubah produksi ASI dan disuntik 3 bulan," ungkap Dokter Obgyn RS Brawijaya Woman & Children Jakarta, dr. Dinda Derdameisya, Sp.OG, FFAG.

Kelebihan KB Suntik

Tentu saja ada benefit yang didapat dari pemilihan penggunaan KB suntik, termasuk jika Bunda memilih KB suntik 3 bulan. Dilansir dari website NHS, berikut ini beberapa kelebihan KB suntik yang bisa Bunda dapatkan:

  • Jika digunakan dengan benar, KB suntik bisa lebih dari 99 persen efektif.
  • Efektivitas KB suntik berlangsung selama 8 hingga 13 minggu, tergantung suntikan jenis mana yang Bunda pakai.
  • Tak perlu memikirkan memasang alat kontrasepsi setiap hari atau setiap kali berhubungan seks, selama periode efektif KB suntik.
  • Cocok untuk Bunda yang susah ingat untuk minum pil setiap harinya.

Namun tentunya da juga efek samping yang harus ditanggung dari pemakaian KB suntik ini. Tak hanya suntikan sebulanan, efek samping KB suntik 3 bulan pun ada. Seperti apa sih efek samping itu, Bunda?

Efek KB Suntik 3 Bulan

Tak hanya efek KB suntik 3 bulan saja, tapi ini juga terjadi pada setiap jenis KB suntik. Efek samping KB suntik yang mungkin saja bakal Bunda rasakan setelah pemakaian mencakup beberapa hal berikut ini:

1. Penambahan berat badan

Obat yang disuntikkan dalam KB ini memiliki efek menahan cairan di dalam sel, sehingga bikin berat badan bertambah.

2. Efek secara fisik

Bagi beberapa bunda, efek KB suntik 3 bulan maupun 1 bulan bisa jadi menyebabkan sakit kepala. Selain itu, kadang ada juga yang merasakan nyeri payudara seperti saat menjelang haid.

3. Haid tidak teratur

Bisa jadi Bunda akan mengalami haid yang lebih berat, lebih pendek waktunya, atau yang lebih ringan dan bahkan bisa berhenti sama sekali.

4. Butuh waktu 1 tahun sampai kesuburan kembali normal

Karenanya, KB suntik 3 bulan maupun 1 bulan memang tidak cocok untuk bunda yang ingin memiliki bayi lagi dalam waktu dekat.

5. Tidak melindungi dari infeksi menular seksual

Dengan begitu, maka masih perlu menggunakan kondom jika takut terjadi penyakit menular seksual. Namun jika Bundan dan ayah adalah pasangan yang setia, kemungkinan akan sangat kecil tertular infeksi ini.

Selain lima efek KB suntik yang disebut di atas, metode ini juga bisa menimbulkan efek pada kesehatan karena hormon estrogen yang disuntikkan ke dalam tubuh. Hormon ini dapat menyebabkan kanker indung telur, payudara, atau rahim.

Dan yang perlu diingat, tidak semua bunda bisa menggunakan KB suntik ini. Jika Bunda berusia di atas 35 tahun dan berisiko osteoporosis, tidak disarankan untuk menggunakan KB suntik 3 bulan maupun 1 bulan.

Untuk lebih jelasnya, Bunda bisa konsultasikan ke dokter sebelum memilih jenis KB apa yang bakal dipilih. Masing-masing punya kelebihan dan efek samping, tinggal disesuaikan saja dengan kondisi Bunda.

[Gambas:Video Haibunda]



(som/som)
Share yuk, Bun!

Menanti kelahiran Si Kecil dengan arti nama bayi yang pas untuknya nanti hanya di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Ikuti perkembangan kehamilan Bunda setiap minggunya di Aplikasi HaiBunda yuk, Bun!