KEHAMILAN
Beda USG 5 Dimensi dengan USG lainnya, Amankah untuk Melihat Kondisi Janin?
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Senin, 13 Jun 2022 20:50 WIBPemeriksaan ultrasound (USG) sangat direkomendasikan selama kehamilan. Ultrasoud disebut juga ultrasonografi atau diagnosis medis sonografi, Bunda.
Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), USG merupakan metode pemeriksaan menggunakan energi dalam bentuk gelombang suara. Selama pemeriksaan, transduser akan mengirimkan gelombang suara ke seluruh tubuh.
Nah, gelombang suara ini lalu bersentuhan dengan jaringan, cairan tubuh, dan tulang. Kemudian, gelombang akan memantul kembali seperti gema.
"Transduser menerima gema ini, lalu diubah menjadi gambar. Gambar dapat dilihat pada layar," tulis ACOG di laman resminya.
Dalam kehamilan, USG digunakan untuk melihat janin di dalam rahim. Melalui USG, dokter kandungan dapat melihat perkembangan janin, memantau kondisi kehamilan, dan mendeteksi kelainan kongenital.
Pemeriksaan USG dapat memberikan informasi seputar kehamilan, seperti:
- Posisi, gerakan, pernapasan, detak jantung janin
- Perkiraan ukuran dan berat janin
- Jumlah cairan ketuban di dalam rahim
- Lokasi plasenta
- Berapa jumlah janin, misalnya kehamilan kembar
- Jenis kelamin bayi bila berada dalam kondisi yang tepat
Meski begitu, pemeriksaan USG terbatas untuk menjawab pertanyaan tertentu, misalnya untuk memeriksa posisi janin saat proses persalinan.
Jadwal USG selama hamil
Selama kehamilan, Bunda setidaknya perlu menjalani satu kali pemeriksaan USG. Biasanya, USG dilakukan pada usia kehamilan 18 sampai 22 minggu.
Namun, Bunda juga bisa mulai melakukan USG ini di awal kehamilan. Melansir dari Healthline, pemeriksaan USG di trimester pertama ini bertujuan untuk:
- Perkirakan usia kehamilan
- Menentukan Hari Perkiraan Lahir (HPL)
- Melihat kelainan genetik tertentu pada janin
- Pemeriksaan detak jantung janin
- Pemeriksaan kehamilan ektopik atau keguguran
- Memeriksa kehamilan kembar
- Memeriksa kondisi plasenta, rahim, ovarium, dan leher rahim
Pemeriksaan USG dapat kembali dilanjutkan di trimester kedua. Tujuan utamanya untuk melihat perkembangan janin secara keseluruhan, termasuk perkembangan organ-organ tubuh hingga posisi janin.
Jenis USG Kehamilan
Ada beberapa jenis atau tipe USG yang dapat Bunda lakukan selama kehamilan. Setiap pemeriksaan ini memiliki detail yang berbeda dalam melihat kondisi janin.
"Teknik USG yang lebih maju dapat digunakan bila gambar yang dihasilkan lebih detail lagi. Ini mungkin dapat memberikan informasi yang diperlukan dokter untuk mendiagnosis atau mendeteksi masalah," kata perawat senior, Debra Sullivan, Ph.D, MSN, RN, CNE, COI.
Berikut beberapa jenis USG kehamilan dari yang klasik hingga yang canggih:
1. USG 2D
USG 2D (dimensi) ini adalah jenis pemeriksaan ultrasound yang paling klasik. Hasil USG 2D adalah gambar hitam putih janin.
Pada awal kehamilan, gambar 2 dimensi ini dapat dikumpulkan menggunakan probe transvaginal untuk membantu menentukan tanggal kehamilan atau melihat di mana implantasi rahim telah terjadi. Saat bayi semakin besar, USG ini dapat kembali dilakukan untuk melihat kondisi janin.
"USG 2 dimensi merupakan pemeriksaan paling umum yang akan ditawarkan oleh dokter untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan janin," ujar spesialis anak, Karen Gill, MD.
2. USG 3D
USG 3D lebih detail dalam melihat janin. USG ini bahkan dapat melihat fitur wajah janin, seperti bibir, hidung, pipi, dan mata.
Pemindaian USG 3D menggunakan probe yang sedikit berbeda dengan 2D, terutama untuk mengambil banyak gambar sekaligus pada bidang yang berbeda. USG ini juga menggunakan perangkat lunak khusus untuk menghasilkan gambar, Bunda.
3. USG 4D
USG 4D pada dasarnya adalah ultrasound 3D, namun dalam bentuk video bergerak. Melalui pemindaian USG ini, Bunda dapat melihat janin senyum, cemberut, mengisap jempol, dan beberapa gerakan kecil lainnya.
Menurut First View Ultrasound di Westminster, Colorado, waktu terbaik untuk melakukan USG 4D yakni antara minggu ke-24 dan minggu ke-32. Waktu ini mungkin akan berbeda pada kehamilan kembar.
USG 5D untuk melihat kondisi janin
Kemajuan teknologi juga memengaruhi pemeriksaan janin dengan USG, Bunda. Belakangan, kita mulai mengenal USG 5D yang diklaim lebih detail menjabarkan kondisi janin. Benar enggak ya?
Dr. Welsey Lee, co-director of Texas Children's Fetal Center di Texas Children's Pavilion for Wome mengatakan bahwa USG 5D pada dasarnya sama dengan USG 3D dan 4D. Salah satu produsen USG 5D mengomersialkannya untuk berbagai spesialisasi, seperti pemeriksaan jantung, organ tubuh, dan sistem saraf pusat.
"Ini adalah merek USG 3D dan 4D yang telah dikembangkan dengan perangkat lunak," kata Lee, dikutip dari Parents.
Perangkat lunak ini dapat menangkap gambar dengan resolusi lebih tinggi, Bunda. Tak hanya itu, hasil USG juga memberikan gambar berwarna yang membuat bentuk janin terlihat seperti bayi.
Sama seperti USG 4D, Bunda dapat memeriksa kondisi janin dengan USG 5D saat usia kehamilan antara 24 sampai 32 minggu. Saat ini, sudah banyak klinik dan perusahaan mengklaim USG 5D menawarkan kualitas terbaik untuk melihat perkembangan janin.
Lalu amankah USG 5D untuk memeriksa kondisi janin?
Menurut FDA dan ACOG, USG tidak terbukti membahayakan janin yang sedang berkembang. USG tidak menggunakan sinar-X, radiasi, dan tidak terkait dengan masalah kesehatan atau perkembangan apa pun.
Namun, hal tersebut hanya berlaku pada USG yang dilakukan oleh profesional terlatih berdasarkan kebutuhan medis. Namun, paparan non-medis jangka panjang belum terbukti aman, dan beberapa ilmuwan khawatir bahwa energi dari gelombang USG dapat memengaruhi janin.
Nah, sebelum melakukan USG, sebaiknya Bunda konsultasi dulu ke dokter ya. Namun, perlu dicatat bahwa pemeriksaan USG tetap perlu dilakukan untuk melihat kondisi janin.
Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Cara Hitung Usia Kandungan dengan Kalkulator Kehamilan, Ternyata Mudah Bun!
5 Cara Membaca Hasil USG, Perhatikan Perbedaan Warna Bun
Bumil Jangan Bingung, Begini Cara Membaca Hasil USG
Seberapa Akurat USG Bisa Mendeteksi Cacat Janin di Kandungan?
TERPOPULER
9 Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Bersihkan Rumah di Malam Hari Menurut Psikologi
5 Potret Kiyomi Anak Jennifer Bachdim Curi Perhatian, Suka Latihan Hyrox & Ikut Ajang Lari
7 Public Figure yang Hamil dengan Jarak Berdekatan, Lesti Kejora hingga Istri Rigen
5 Potret Terbaru Ashanty Makin Langsing Usai Sukses Diet IF & Olahraga
Edutrip Ceria! Winner's Squad Menjelajah Hong Kong Bareng Nutrilon Royal & Indomaret
REKOMENDASI PRODUK
11 Rekomendasi Yogurt Rendah Gula Tanpa Tambahan Perasa, Pilih yang Terbaik untuk Si Kecil
KinanREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Muted Eyeshadow untuk Look Lembut dan Tidak Mencolok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Lotion Anti Nyamuk untuk Bayi yang Aman dan Melindungi Kulit Si Kecil
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
9 Sepatu Karet Perempuan Waterproof yang Nyaman saat Hujan, Cocok untuk Kerja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Underpad Bayi untuk Perlindungan Maksimal, Pilih yang Aman dan Bagus Bun!
Nadhifa FitrinaTERBARU DARI HAIBUNDA
9 Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Bersihkan Rumah di Malam Hari Menurut Psikologi
5 Potret Kiyomi Anak Jennifer Bachdim Curi Perhatian, Suka Latihan Hyrox & Ikut Ajang Lari
7 Public Figure yang Hamil dengan Jarak Berdekatan, Lesti Kejora hingga Istri Rigen
Edutrip Ceria! Winner's Squad Menjelajah Hong Kong Bareng Nutrilon Royal & Indomaret
Berapa Kali Normalnya Bayi Baru Lahir BAB?
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Ameera Khan Bandingkan Rasanya Pacaran Dengan Pria Indonesia dan Malaysia
-
Beautynesia
4 Manfaat Jalan Kaki Mundur yang Tidak Diketahui Banyak Orang
-
Female Daily
Goodbye Bibir Kering! 3CE Velvet Plush Lip Tint Hadir dengan Tekstur Velvet Super Nyaman
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Ramalan Zodiak 13 Februari: Scorpio Tuntaskan Urusan, Sagitarius Kelola Uang
-
Mommies Daily
Tips Berhubungan Intim saat Puasa, Kapan Waktu yang Tepat?