sign up SIGN UP search


kehamilan

Program KB setelah Melahirkan Bisa Cegah Stunting? Ini Faktanya Bun

Annisa Karnesyia   |   Haibunda Kamis, 28 Jul 2022 20:25 WIB
Ilustrasi Ibu Hamil Program KB Setelah Melahirkan Bisa Cegah Stunting, Ini Faktanya Bun/ Foto: Getty Images/iStockphoto/ronnachaipark
Jakarta -

Menjalani program Keluarga Berencana (KB) setelah melahirkan ternyata bisa mencegah stunting pada anak lho, Bunda. Perlu diketahui, KB merupakan program pemerintah yang sudah ada sejak 1970.

Melansir laman resmi Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), program KB diharapkan dapat membentuk manusia yang berkualitas serta bisa membatasi kelahiran bayi. Melalui KB, angka kematian ibu dan bayi juga dapat dikurangi, Bunda.

Salah satu poin penting dalam program KB adalah perencanaan keluarga. Perencanaan yang harus dilakukan adalah menentukan jumlah anak dan jarak kelahiran setiap anak.


Perencanaan juga dibuat agar pasangan suami istri memiliki persiapan, baik secara mental maupun finansial untuk masa depan anak-anaknya. BKKBN menganggap program KB penting untuk diedukasi ke pasangan suami istri bahkan calon pasangan sebelum menikah.

Menurut Penata Kependudukan dan Keluarga Berencana Ahli Muda di Direktorat Bina Keluarga Balita dan Anak, Muslicha, S.Sos, M.Si, program KB dapat dijalankan setelah seorang Bunda melahirkan. KB dapat berhubungan dengan stunting pada anak kelak, Bunda.

"Setiap ibu bersalin langsung ber-KB, harapannya agar anak yang lahir itu akan menjadi lebih berkualitas, diasuh dengan baik, kesehatan ibu dan anak lebih terjaga," kata Muslicha dalam acara Peluncuran Iklan Layanan Masyarakat (ILM): Cegah Stunting Itu Penting bersama Danone dan BKKBN via Zoom, Senin (25/7/22).

BKKBN sendiri menerapkan program KB pascasalin untuk mencegah kehamilan dan stunting. Program KB ini dilakukan untuk memberikan jarak melahirkan antara satu anak dan lainnya.

"Jadi ada KB pascasalin untuk setelah melahirkan. Ini untuk jarak anak satu dengan lainnya menjadi lebih sesuai," ujar Muslicha.

Pendampingan promil untuk cegah stunting

Bagi calon suami istri, BKKBN akan memberikan pendampingan keluarga terkait program hamil. Pendampingan ini akan dimulai tiga bulan sebelum menikah.

Pendampingan juga akan diberikan bagi Bunda yang sudah hamil. Salah satu pendampingnya adalah bidan.

Nah, pendamping kehamilan ini memiliki tugas untuk memastikan bumil untuk minum tablet penambah darah, memeriksakan kehamilan, hingga melahirkan dan punya anak.

"Ibu hamil juga ada tim pendamping keluarga, yakni bidan. Jadi bisa didampingi ibu hamil untuk memastikan minum obat penambah darah, memeriksakan kesehatan diri dan janin minimal 6 kali selama hamil," kata Muslicha.

"Ini juga dilakukan untuk memastikan agar balita mengunjungi posyandu karena di sini akan dipantau pertumbuhan dan perkembangannya, diharapkan menjadi anak yang sehat."

Stunting adalah masalah kesehatan yang masih menjadi perhatian di Indonesia. Lalu apa itu stunting dan bahayanya pada anak?

Baca halaman berikutnya yuk.

Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.

Simak juga porsi makan ibu hamil untuk mencegah stunting, dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

program-kehamilan
Program Hamil Ketahui lebih jauh 30 hari perencanaan kehamilan. Cek Yuk arrow-right
CARA MENCEGAH STUNTING
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
Share yuk, Bun!
Menanti kelahiran Si Kecil dengan arti nama bayi yang pas untuknya nanti hanya di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ikuti perkembangan kehamilan Bunda setiap minggunya di Aplikasi HaiBunda yuk, Bun!