KEHAMILAN
Bolehkah Pasang IUD Segera setelah Melahirkan?
Nanie Wardhani | HaiBunda
Jumat, 23 Feb 2024 21:50 WIBMenjelang masa persalinan, banyak Bunda mungkin yang tidak terpikirkan tentang penggunaan alat kontrasepsi. Pikiran Bunda mungkin dipenuhi dengan persiapan proses melahirkan dan mengurus Si Kecil.
Padahal Bunda bisa lho segera memasang alat kontrasepsi IUD segera setelah melahirkan secara caesar. Selama ini, IUD atau intra uterine device memang menjadi alat KB yang dianggap paling efektif mencegah kehamilan.
Pemasangan IUD setelah melahirkan
Apakah Bunda bisa memasang IUD setelah melahirkan? Jawabannya adalah ya. Pemasangan IUD dapat dilakukan setidaknya 48 jam setelah persalinan atau antara 6 hingga 8 minggu pasca melahirkan.
Namun, keputusan ini sebaiknya dibahas secara mendalam dengan dokter ahli kandungan Bunda.
Setiap ibu memiliki kondisi kesehatan yang unik, dan pemilihan metode kontrasepsi harus disesuaikan dengan kebutuhan individu. Oleh karena itu, sangat penting untuk berdiskusi dengan dokter ahli kandungan.
Baca Juga : Kontrasepsi |
Selain itu, penting untuk dicatat bahwa Bunda bisa memasang IUD kapan saja, baik saat sedang haid atau tidak. Pemasangan IUD saat sedang haid dapat memberikan keuntungan karena serviks cenderung lebih terbuka, membuat rasa nyeri mungkin cenderung lebih ringan.
Di sisi lain, pemasangan IUD saat tidak sedang menstruasi memberikan kesempatan bagi dokter untuk mengevaluasi apakah terdapat infeksi pada organ intim.
Dokter akan membimbing Bunda mengenai waktu yang paling tepat untuk memasang IUD, memberikan informasi mengenai jenis IUD yang sesuai, serta menjawab segala pertanyaan dan kekhawatiran yang mungkin Bunda miliki.
Keputusan mengenai kontrasepsi adalah hal yang sangat personal. Oleh karena itu, Bunda berhak mendapatkan informasi yang komprehensif sebelum membuat keputusan.
Diskusi dengan dokter akan membantu Bunda memahami lebih dalam tentang proses pemasangan, potensi efek samping, dan bagaimana IUD dapat berfungsi sebagai metode kontrasepsi yang efektif.
Bunda memiliki hak untuk memilih metode kontrasepsi yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kenyamanan Bunda. Diskusikan dengan dokter mengenai preferensi, riwayat kesehatan, dan tujuan keluarga Bunda.
Kelebihan dan kekurangan KB IUD
Ada beberapa kelebihan dan kekurangan dari IUD spiral sebagai pilihan kontrasepsi Bunda. Sebelum menggunakan IUD, Bunda perlu memahami dulu kelebihan dan kekuranganya ya.
Kelebihan IUD Spiral
Berikut kelebihan IUD spiral menurut Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, dr. Lestari Mustika Rini, Sp.OG dan melansir dari laman Monitoring Berkualitas (MONIKA) BKKBN:
- IUD efektif mencegah kehamilan hingga 99 persen.
- Dapat segera efektif sebagai alat kontrasepsi setelah pemasangan.
- Aman untuk ibu menyusui karena tidak mempengaruhi kualitas dan volume ASI.
- Dapat digunakan dalam jangka waktu lama.
- IUD tidak berinteraksi dengan obat-obatan seperti obat tuberculosis (TBC) dan epilepsi.
- Harga IUD cukup terjangkau.
- IUD jenis non-hormonal tidak mengandung hormon, sehingga tidak membuat gemuk, memengaruhi libido atau perubahan mood.
- Mengurangi risiko kanker serviks dan kanker dinding Rahim.
- Mudah dilepas kapanpun ketika Bunda ingin hamil lagi.
- Kesuburan langsung dapat kembali lagi setelah IUD dilepas.
Kekurangan IUD Spiral
Berikut kekurangan IUD Spiral dibandingkan dengan alat kontrasepsi lainnya:
- Risiko hamil bisa meningkat bila IUD bergeser sampai ke posisi bawah.
- Tidak direkomendasikan untuk digunakan oleh perempuan yang mengidap infeksi menular seksual (IMS), seperti klamidia, sifilis (raja singa), herpes genital, gonorhea (kencing nanah), scabies (kudis), dan lain-lain.
- Tidak melindungi terhadap penularan HIV/IMS.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
Ini Kata Dokter tentang Efektivitas Jenis-jenis KB untuk Cegah Kehamilan
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Normalkah setelah Pasang KB IUD Keluar Darah Terus-menerus?
Pasang KB IUD Harus saat Haid, Bagaimana bila Telanjur Hamil Lagi?
Saat Program Hamil, Dukungan untuk Suami Juga Penting Diberikan
17 Makanan Bantu Tingkatkan Kesuburan saat Jalani Program Hamil
TERPOPULER
5 Potret Terbaru Ashanty Makin Langsing Usai Sukses Diet IF & Olahraga
7 Tanda Anak yang Benar-Benar Terdidik Menurut Pakar
Berapa Kali Normalnya Bayi Baru Lahir BAB?
Kisah Bunda Memiliki 'Payudara Ketiga' Usai Melahirkan, Ketahui Penyebabnya
Menurut Psikolog, Ini 7 Kalimat yang Membuat Seseorang Terlihat Membosankan
REKOMENDASI PRODUK
11 Rekomendasi Yogurt Rendah Gula Tanpa Tambahan Perasa, Pilih yang Terbaik untuk Si Kecil
KinanREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Muted Eyeshadow untuk Look Lembut dan Tidak Mencolok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Lotion Anti Nyamuk untuk Bayi yang Aman dan Melindungi Kulit Si Kecil
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
9 Sepatu Karet Perempuan Waterproof yang Nyaman saat Hujan, Cocok untuk Kerja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Underpad Bayi untuk Perlindungan Maksimal, Pilih yang Aman dan Bagus Bun!
Nadhifa FitrinaTERBARU DARI HAIBUNDA
7 Public Figure yang Hamil dengan Jarak Berdekatan, Lesti Kejora hingga Istri Rigen
Edutrip Ceria! Winner's Squad Menjelajah Hong Kong Bareng Nutrilon Royal & Indomaret
Berapa Kali Normalnya Bayi Baru Lahir BAB?
5 Potret Terbaru Ashanty Makin Langsing Usai Sukses Diet IF & Olahraga
Kisah Bunda Memiliki 'Payudara Ketiga' Usai Melahirkan, Ketahui Penyebabnya
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Akui Lakukan Pelecehan, Mohan Haizan Undurkan Diri dari Perusahaan Brand Lokal
-
Beautynesia
5 Cara Tenang Menghadapi Tanda-Tanda Si Dia Ingin Putus
-
Female Daily
Goodbye Bibir Kering! 3CE Velvet Plush Lip Tint Hadir dengan Tekstur Velvet Super Nyaman
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Penampilan Cantik Anak 'Putri Huan Zhu', Ibunya Di-blacklist di Dunia Hiburan
-
Mommies Daily
Tips Berhubungan Intim saat Puasa, Kapan Waktu yang Tepat?