Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

kehamilan

Mengenal Metode Lem untuk Menutup Luka Caesar, Ketahui Kelebihan dan Kekurangannya

Nanie Wardhani   |   HaiBunda

Senin, 25 Mar 2024 20:20 WIB

Team of doctors and nurses wear masks and gloves and prepare for surgery.
Mengenal Metode Lem untuk Menutup Luka Caesar, Ketahui Kelebihan dan Kekurangannya/Foto: iStock
Daftar Isi
Jakarta -

Saat Bunda menjalani persalinan dengan operasi caesar, kekhawatiran dan pertanyaan seputar metode penutupan luka menjadi hal yang wajar. Salah satu metode yang mungkin akan dijalani adalah penggunaan lem medis untuk menutup luka caesar. 

Mungkin Bunda bertanya-tanya, apakah metode ini benar-benar setara dengan proses menjahit yang umumnya diterapkan? Berikut adalah berbagai penjelasannya.

3 Metode untuk menutup luka caesar

Menjelang proses persalinan, tentu Bunda sudah banyak mendengar tentang luka caesar, bukan? Sebelum itu, mari kita mengenal berbagai metode untuk menutup luka caesar.

Dilansir dari Healthline, berikut adalah tiga metode untuk menutup luka caesar.

1. Menutup luka dengan staples

Pada metode pertama, yaitu menutup luka caesar dengan staples, proses ini umumnya dijalankan oleh tim medis yang berpengalaman. Staples atau klip bedah digunakan untuk menyatukan tepi-tepi luka caesar secara presisi.

Keuntungan dari metode ini adalah proses yang relatif cepat dan minim rasa sakit. Staples juga memungkinkan penyembuhan yang efektif karena membantu menjaga posisi yang tepat dari kedua sisi luka.

2. Menutup luka dengan jahit

Pilihan kedua untuk menutup luka caesar adalah dengan menggunakan metode jahit. Tenaga medis yang terampil akan menggunakan benang bedah untuk menyatukan kulit yang terpotong.

Jenis benang yang digunakan dapat bervariasi tergantung pada keadaan luka dan preferensi dokter. Jahitan ini sering kali memberikan hasil yang estetis karena dapat disesuaikan dengan tepi kulit.

3. Menutup luka dengan lem

Metode ketiga melibatkan penggunaan lem bedah khusus untuk menutup luka caesar. Lem ini terbuat dari bahan yang aman dan dapat diresorpsi oleh tubuh. Proses ini melibatkan perekatan kedua sisi luka dengan menggunakan lem medis yang terbukti aman.

Keuntungan utama dari metode ini adalah kemungkinan mengurangi rasa sakit dan mempercepat proses penyembuhan. Lem medis ini secara perlahan diresorpsi oleh tubuh.

Penting untuk dicatat bahwa, dalam setiap metode, pemantauan dan perawatan luka pasca operasi sangat penting. Dokter akan memberikan panduan khusus terkait perawatan luka untuk memastikan penyembuhan yang optimal dan mencegah komplikasi.

Mengenal metode lem untuk tutup luka caesar

Salah satu metode yang biasa digunakan oleh dokter untuk menutup luka sayatan dari operasi caesar adalah dengan menggunakan lem. Mengutip dari Birth Injury Help Center, Metode lem ini umum digunakan agar sayatan operasi tetap terjaga dan tertutup setelah melakukan prosedur.

Mungkin Bunda penasaran, apakah lem ini bisa hilang setelah mandi? Tak perlu khawatir, lem yang digunakan untuk menutup luka caesar adalah jenis lem yang dibuat khusus untuk medis dan dapat kering dalam hitungan detik setelah terkena udara. Setelah diaplikasikan, lem akan ditutup dengan kain kasa.

Melansir dari Medlineplus, biasanya lem akan hilang dengan sendirinya setelah satu minggu berjalan. Namun, jika terdapat sisa lem setelah dua atau tiga minggu, Bunda dapat membersihkannya sendiri, kecuali dilarang oleh dokter.

Kelebihan dan kekurangan dari metode lem

Beberapa ahli mengatakan bahwa menggunakan lem ini dapat menjadi metode yang paling cepat untuk menyembuhkan luka. Selain itu, metode lem juga meninggalkan bekas luka yang paling halus dan tidak terlihat.

Jika diaplikasikan secara benar, penggunaan metode lem ini akan sangat efektif. Hal ini sebab metode lem membentuk pelindung yang tahan air untuk menjaga luka dari infeksi sekaligus membuat Bunda tetap bisa mandi dengan aman.

Akan tetapi, penggunaan metode lem untuk bekas luka operasi caesar juga memiliki kekurangan. Tidak semua Bunda akan cocok menggunakan metode ini. Sebab, beberapa Bunda memiliki jenis kulit yang sensitif sehingga lem justru akan menimbulkan reaksi alergi. Apabila lem pada perut Bunda mulai mengelupas setelah melalui operasi caesar, sebaiknya segera hubungi dokter.

"Penelitian menunjukkan bahwa metode lem itu setara dengan metode jahit, meskipun jahitan dapat menahan luka lebih aman apabila kulit Bunda lebih tebal atau berada di bawah tekanan yang lebih besar, ujar dr. Wu, asisten profesor klinis dermatologi di USC Keck School of Medicine, dikutip dari What to Expect.

Oleh karena itu, penting untuk dicatat bahwa Bunda juga harus berhati-hati dengan penggunaan metode lem untuk menutup luka bekas operasi caesar. Pastikan Bunda sudah berkonsultasi dengan dokter agar tidak mengalami hal yang tidak diinginkan.

Bunda, itulah kelebihan dan kekurangan dari penggunaan metode lem untuk menutup luka dari operasi caesar. Semoga informasinya bermanfaat, ya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda