KEHAMILAN
Manfaat Obat Calcium Lactate untuk Ibu Hamil, Kenali Efek Samping & Waktu Konsumsinya
Melly Febrida | HaiBunda
Jumat, 13 Sep 2024 19:15 WIBBunda pernah mendengar calcium Lactate? Bunda mungkin direkomendasikan mengonsumsinya saat hamil. Namun Calcium Lactate ini obat apa untuk ibu hamil? Sebelum Bunda mengonsumsinya, ada baiknya mengenali manfaat, efek samping, serta waktu konsumsi terbaik.
Ibu hamil (bumil) membutuhkan kalsium untuk perkembangan janin. Ini dapat diperoleh dari makanan atau suplemen. Misalnya saja Calcium Lactate. Tak hanya ibu hamil, ibu menyusui juga membutuhkan kalsium. Dan manfaat Calcium Lactate dapat dirasakan untuk ibu menyusui.
Calcium lactate untuk ibu hamil, obat apakah?
Calcium lactate merupakan suplemen untuk ibu hamil dalam memenuhi kebutuhan kalsium harian. Ibu hamil sangat membutuhkan kalsium untuk perkembangan tulang dan gigi janin, serta mendukung kesehatan tulang ibu selama kehamilan.
Salah satu suplemen yang digunakan ibu hamil adalah obat Calcium Lactate 500 mg, untuk meningkatkan asupan kalsium. Terutama ketika asupan dari makanan saja tidak mencukupi.
Pengertian Calcium Lactate
Calcium Lactate untuk apa? Calcium lactate merupakan senyawa kalsium yang larut dalam air. Ibu hamil sering menggunakan sebagai suplemen untuk mengatasi defisiensi kalsium.
Ketika hamil, tubuh Bunda melakukan apapun untuk keperluan janin. Termasuk 'mencurinya'. Tubuh dapat mengambil kalsium dari tulang ibu hamil untuk diberikan ke janin. Seperti yang disampaikan ahli diet terdaftar dan spesialis perawatan dan pendidikan diabetes bersertifikat, Brittany Poulson, MDA, RDN, CDCES.
Ia menjelaskan bawah tubuh itu tidak dapat membuat kalsium sendiri. Jika ibu hamil tidak mendapat cukup kalsium dari makanan, tubuh akan mengambilnya dari tulang untuk mempertahankan kadar kalsium yang tepat.
Apabila Bunda ingin tulang tetap kuat, perlu kalsium ekstra saat janin berkembang di tubuh Bunda. Salah satu suplemen kalsium itu adalah calcium lactate.
Laman Veryweelfamily menuliskan kandungan kalsium di Calcium lactate lebih sedikit dari suplemen kalsium lainnya. Karena memiliki jumlah kalsium yang sangat sedikit dibandingkan dengan bentuk lain, suplemen calcium lactate ini tidak dianjurkan.
Kegunaan Calcium Lactate
Dalam laman National Center for Biotechnology information dituliskan bahwa kalsium merupakan nutrisi penting yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin, terutama karena transfer ibu-janinnya.
Dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi, Michael Thomas, mengatakan penyimpanan kalsium pada ibu hamil dapat terganggu.
"Karena kebanyakan wanita hamil tidak mengonsumsi sejumlah kalsium yang direkomendasikan setiap saat dalam hidup mereka, termasuk pada masa kritis kehamilan dan menyusui sehingga suplementasi harus direkomendasikan agar seimbang," kata Thomas.
Manfaat Calcium lactate untuk ibu hamil dapat memenuhi kebutuhan kalsium yang meningkat. Selain itu, Calcium Lactate berguna untuk mencegah komplikasi seperti preeklampsia dan menjaga kesehatan otot serta sistem saraf.
Dosis dan aturan pakai Calcium Lactate untuk ibu hamil
Janin selama di kandungan sepenuhnya bergantung ibunya dalam pasokan nutrisi, termasuk kalsium. Untuk ibu hamil, suplemen kalsium harian yang direkomendasikan rata-rata 1.200 mg (dibandingkan dengan 400 mg/hari pada orang dewasa yang tidak hamil), dengan tambahan 250 hingga 300 mg/hari yang direkomendasikan selama trimester terakhir.
Jika bumil berusia 18 tahun atau lebih muda, maka membutuhkan kalsium setidaknya 1.300 mg setiap hari. Selain dari suplemen, kebutuhan kalsium ini dapat diperoleh dari makanan yang kaya kalsium.
Dosis calcium lactate untuk ibu hamil itu sekitar 500 mg per harinya. Ini sesuai anjuran dokter. Ibu hamil dapat mengonsumsinya satu hingga dua kali sehari, tergantung pada kebutuhan individu. Selalu ikuti petunjuk penggunaan dari profesional kesehatan, dan jangan melebihi dosis yang disarankan.
Berapakah harga suplemen kalsium ini? Harga Calcium Lactate bervariasi tergantung pada merek dan dosisnya. Harga Calcium Lactate 500 mg berkisar antara Rp5.000 hingga Rp20.000an per strip, tergantung dari apotek atau toko obat tempat Bunda membelinya.
Waktu konsumsi Calcium Lactate untuk ibu hamil
Calcium lactate diminum pagi atau malam? Untuk waktu terbaik mengonsumsi calcium lactate ini tergantung dari kenyamanan dan kebutuhan ibu hamil. Namun, suplemen ini disarankan diminum malam hari atau setelah makan untuk memaksimalkan penyerapannya.
Hal yang terpenting, hindari mengonsumsinya bersamaan dengan suplemen zat besi, karena dapat mengganggu penyerapan kalsium.
Cara minum Calcium Lactate untuk ibu hamil
Cara minum Calcium Lactate untuk ibu hamil cukup sederhana. Bunda dapat mengonsumsi tablet dengan segelas air penuh. Minum suplemen ini sebaiknya setelah makan untuk menghindari gangguan lambung.
Bunda sebaiknya mengonsumsinya tidak bersamaan dengan makanan tinggi oksalat seperti bayam atau teh. Makanan ini dapat mengurangi penyerapan kalsium.
Efek samping Calcium Lactate
Efek samping Calcium Lactate biasanya ringan. Namun pada beberapa ibu hamil bisa mengalami gangguan pencernaan seperti sembelit atau perut kembung.
Kelebihan kalsium dalam darah (hiperkalsemia) juga bisa terjadi Bunda meski kasusnya jarang terjadi. Kelebihan kalsium dapat menyebabkan gejala seperti mual, muntah, kelemahan otot, dan kelelahan.
Sebelum mengonsumsi suplemen ini, pastikan juga Bunda berkonsultasi dengan dokter untuk mencegah efek samping yang tidak diinginkan.
Peringatan dan perhatian saat pakai obat Kalsium Laktat
Melakukan konsultasi dengan dokter, penting sebelum ibu hamil mengonsumsi obat ataupun suplemen. Ini untuk mencegah hal yang tidak diinginkan. Bunda juga harus memastikan tidak memiliki kondisi medis yang bisa dipengaruhi kalsium berlebih, seperti gangguan ginjal atau hiperkalsemia.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
5 Alasan Ibu Hamil Tidak Boleh Kelelahan di Trimester 1
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
10 Ciri-ciri Hamil 1 Bulan yang Perlu Bunda Tahu
10 Makanan yang Baik Dikonsumsi Ibu Hamil di Trimester 1
14 Makanan Penyebab Keguguran di Awal Kehamilan
Perubahan yang Mungkin Dialami Saat Hamil Trimester 1, 2, dan 3
TERPOPULER
Surya Insomnia & Keluarga Liburan ke Selandia Baru, Road Trip hingga Nikmati Pemandangan Indah
11 Ciri Perempuan Terlalu Banyak Berkorban untuk Orang yang Tak Melakukan Hal Sama Menurut Psikologi
Charlie Puth Resmi jadi Ayah
7 Resep Jus Detoks Selama 7 Hari, Demi Tubuh Sehat Usai Lebaran
Dampak Infeksi pada Ibu Hamil Bisa Pengaruhi Kesehatan Mental Anak
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Micellar Water untuk Kulit Kering, Bikin Wajah Tetap Lembap
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Snack MPASI Bayi untuk Finger Food & Mudah Dibawa
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Ide Menu Siap Saji Lebaran Hemat tapi Tetap "Wah" untuk Keluarga Besar
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Bumbu Dapur Sachet, Bikin Masak Menu Lebaran Lebih Cepat
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Cushion untuk Kulit Berminyak yang Bikin Make-up Tahan Lama
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Surya Insomnia & Keluarga Liburan ke Selandia Baru, Road Trip hingga Nikmati Pemandangan Indah
Charlie Puth Resmi jadi Ayah
7 Resep Jus Detoks Selama 7 Hari, Demi Tubuh Sehat Usai Lebaran
15 Skincare untuk Anak 5 Tahun yang Punya Manfaat Bagus & Aman, Pilih yang Terbaik!
Dampak Infeksi pada Ibu Hamil Bisa Pengaruhi Kesehatan Mental Anak
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Tanaman Rosemary Cepat Layu? Ini Cara Menyiram yang Tepat
-
Beautynesia
5 Ide Self Care Sederhana di Rumah untuk Melepas Penat
-
Female Daily
Rekomendasi Channel YouTube Home Workout untuk Balik Aktif Setelah Lebaran!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Terbukti Bikin Awet Muda, Ini 3 Kebiasaan yang Wajib Kamu Coba!
-
Mommies Daily
Liburan di Jakarta: 8 Rekomendasi Family Time Indoor dan Outdoor Seru