KEHAMILAN
Risiko Ibu Hamil Alami Pengentalan Darah, Simak 4 Dampaknya bagi Janin
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Minggu, 06 Oct 2024 07:40 WIBPengentalan darah dapat terjadi selama hamil, Bunda. Kondisi ini membuat sebagian ibu hamil harus mendapatkan pengobatan khusus, seperti konsumsi obat pengencer darah.
Pengentalan darah saat hamil bisa menimbulkan dampak bagi janin. Mengetahui penyebab dan cara mencegahnya sangat penting untuk meminimalkan risiko.
Pengentalan darah saat hamil
Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan Paruh Waktu di RS Hermina Jatinegara, dr. Adila Rossa Amanda Malik, Sp.OG, mengatakan bahwa pengentalan darah adalah kondisi normal yang terjadi saat hamil. Tetapi, pengentalan darah dapat berubah menjadi abnormal dan membahayakan kehamilan.
"Sebenarnya pengentalan darah pada saat kehamilan itu normal. Tapi, kita harus lihat seberapa normalnya. Nah, itu biasanya dicek di laboratorium," kata Adila kepada HaiBunda, beberapa waktu lalu.
Pengentalan darah yang normal saat hamil terjadi secara alamiah untuk mempersiapkan persalinan, Bunda. Menurut Adila, darah yang mengental ini akan dibutuhkan ketika keluar dalam jumlah banyak saat persalinan.
"Kenapa pengentalan darah itu normal? karena nanti akan dipersiapkan untuk di trimester kedua dan ketiga. Di waktu ini akan terjadi hemodilusi atau pengenceran darah habis-habisan untuk mempersiapkan persalinan. Jadi volume darahnya banyak, supaya enggak kekurangan saat melahirkan. Itu saat persalinan bisa mencapai 500 sampai 1.000 cc darah yang keluar. Jadi tidak terjadi anemia secara tiba-tiba," ungkapnya.
Pengentalan darah tidak normal saat hamil
Pengentalan darah yang tidak normal dapat berupa kelainan darah atau trombofilia, Bunda. Menurut dr. Ivan R. Sini, SpOG dalam buku Bayi Tabung: Mempersiapkan Kehamilan, darah kental atau trombofilia adalah sekumpulan kelainan darah yang mengakibatkan darah mengental.
Seseorang dengan kelainan darah tersebut cenderung membentuk pembekuan darah yang terlalu mudah karena tubuh terlalu banyak protein faktor pembekuan darah atau terlalu sedikit protein anti pembeku darah yang membatasi formasi pembekuan.
"Sebagian besar orang yang memiliki gangguan darah ini tidak menampakkan gejala. Ada yang membentuk trombosis, pembeku darah yang tidak semestinya," tulis Ivan.
"Kadang-kadang pembeku darah terbentuk di pembuluh ceva di kaki bagian bawah yang menyebabkan pembengkakan berwarna merah dan terada tidak nyaman. Kondisi tersebut disebut juga trombosis intra vena, yang biasanya dapat diketahui lewat pemeriksaan USG atau tes lain," sambungnya.
Dampak pengentalan darah tidak normal pada janin
Pengentalan darah yang abnormal dapat menimbulkan risiko pada kehamilan dan janin. Berikut beberapa dampaknya:
1. Keguguran hingga janin kekurangan nutrisi
Trombofilia pada kehamilan dapat menyebabkan keguguran berulang yang terjadi di usia kehamilan 10 minggu. Keguguran terjadi karena embrio tidak berhasil tertanam di dalam rahim.
"Kalaupun berhasil tertanam dalam rahim, tubuh membentuk antibodi dan menganggap jaringan itu tidak seharusnya ada. Akibatnya, pembuluh darah yang mengalir ke janin jadi menciut, janin pun tidak mendapatkan nutrisi," ujar Ivan.
2. Plasenta lepas
Pengentalan darah yang tidak normal juga dapat menyebabkan plasenta lepas, Bunda. Ini merupakan suatu kondisi di mana plasenta terlepas dari dinding rahim, sebagian atau seluruhnya sebelum melahirkan.
"Plasenta lepas dapat mengakibatkan perdarahan hebat yang berbahaya bagi ibu dan bayi," kata Ivan.
3. Preeklamsia
Preeklamsia merupakan komplikasi kehamilan yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah dan kadar protein tinggi di dalam urine. Pengentalan darah yang tidak ditangani saat hamil dapat meningkatkan risiko Bunda terkena preeklamsia.
Preeklamsia biasanya terjadi setelah minggu ke-32, namun juga bisa muncul di awal minggu ke-20. Kondisi ini dapat menimbulkan risiko pada janin, seperti kekurangan oksigen dan nutrisi yang menghambat pertumbuhannya dan kelahiran prematur.
4. Gangguan perkembangan janin
Risiko utama dari pengentalan darah yang tidak normal adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan janin. Dampaknya berat janin bisa kurang hingga menimbulkan kematian.
"Pengentalan darah juga bisa berefek pada pertumbuhan janin, apa beratnya yang kurang atau ketuban sedikit, itu bisa dilihat dan dibuktikan di laboratorium," kata Adila.
"Bahayanya adalah keguguran dan nutrisi ke janin jadi sedikit karena alirannya jadi macet. Janin bisa mengalami anemia, terjadi gangguan pertumbuhan, pertumbuhan janin terhambat, sampai kematian janin," sambungnya.
Penanganan pengentalan darah tak normal saat hamil
Penanganan kondisi pengentalan darah yang tak normal akan bergantung dari kondisi dan riwayat kesehatan ibu hamil. Bagi Bunda yang mengidap trombofilia dan memiliki riwayat pengentalan darah biasanya akan ditangani dengan pemberian obat antikoagulan (pengencer darah) selama kehamilan dan pasca persalinan.
Sementara itu, ibu hamil dengan kelainan darah bawaan yang ringan dapat ditangani dengan antikoagulan heparin yang diberikan dengan cara disuntik setiap harinya. Pilihan pengobatan lain yang diberikan adalah heparin molekuler rendah yang aman bagi janin.
Pada beberapa kondisi, Bunda akan diresepkan antikoagulan oral yang disebut warfarin setelah beberapa minggu melahirkan. Obat ini aman dikonsumsi selama menyusui, tapi tidak dianjurkan untuk diminum selama hamil karena dapat melewati plasenta dan menyebabkan cacat janin.
Demikian serba-serbi pengentalan darah saat hamil. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
Serba-serbi Pengentalan Darah Saat Kehamilan, Apakah Berbahaya?
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Lea Michele Keguguran 3 Kali, Jalani Operasi & Dapatkan 1.000 Suntikan demi Hamil Anak Kedua
Kisah Kehamilan Istri Eza Yayang, Disuntik Setiap Hari karena Pengentalan Darah
Pengentalan Darah saat Hamil, Langka tapi Tetap Perlu Diwaspadai Bun
Pengentalan Darah Saat Hamil Tak Bikin April Jasmine Trauma
TERPOPULER
Tak Asal Bicara, Ini 7 Kalimat yang Dihindari Orang dengan EQ Tinggi
Ramai Selebgram Fahira Almira Bandingkan Pengobatan di RI & Penang, Diduga Ada 'Black Campaign'
Serunya Dhea Ananda Ajak Ibunda Liburan ke China, Daki Gunung Naik Eskalator
Orang Tua Kini Sewa Babysitter Khusus Anak Sekolah, Ternyata Ini yang Dilakukan
Tips Memilih Gaun untuk Maternity Shoot agar Tampil Cantik dan Flawless dengan Baby Bump
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Scalp Serum untuk Mengatasi Ketombe dan Rambut Rontok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Ide Hiasan 17 Agustus 2026 Kemerdekaan yang Unik dan Menarik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Tak Asal Bicara, Ini 7 Kalimat yang Dihindari Orang dengan EQ Tinggi
Tips Memilih Gaun untuk Maternity Shoot agar Tampil Cantik dan Flawless dengan Baby Bump
Orang Tua Kini Sewa Babysitter Khusus Anak Sekolah, Ternyata Ini yang Dilakukan
Ramai Selebgram Fahira Almira Bandingkan Pengobatan di RI & Penang, Diduga Ada 'Black Campaign'
Serunya Dhea Ananda Ajak Ibunda Liburan ke China, Daki Gunung Naik Eskalator
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Review Mic Wireless Karaoke: Jangkauan 80 Meter, Beneran Stabil?
-
Beautynesia
3 Kalimat Orang Cerdas secara Emosional saat Menghadapi Situasi Tegang
-
Female Daily
Usual Parfums × Barasuara “Hitam dan Biru”: Saat Lagu Menjadi Aroma
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Pebalap F1 George Russell Lamar Kekasih, Cincin Tunangan Rp 24 M Jadi Sorotan
-
Mommies Daily
Drama Hayoung yang Bisa Masuk Daftar Tontonan Mommies, Terbaru Our Sticky Love