KEHAMILAN
Penggunaan IUD Hormonal Berisiko Alami Kanker Payudara? Simak Hasil Studi Terbaru
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Rabu, 23 Oct 2024 20:35 WIBKontrasepsi IUD (intrauterine device) hormonal cukup banyak dipilih perempuan untuk menunda kehamilan. IUD merupakan alat kontrasepsi yang mengandung hormon levonorgestrel atau jenis sintetik progesteron, yang dimasukkan ke dalam rahim untuk mencegah kehamilan dalam waktu 8 tahun, Bunda.
Telah banyak penelitian mengungkap manfaat IUD sebagai alat kontrasepsi. Tapi, ada juga studi yang mengaitkan penggunaan IUD dengan risiko kanker payudara. Salah satunya studi terbaru yang diterbitkan di jurnal medis JAMA.
Studi ini menganalisis catatan kesehatan selama bertahun-tahun untuk ribuan perempuan di Denmark yang berusia 15 hingga 49 tahun. Mereka dibagi seimbang menjadi dua kelompok, yakni yang mulai menggunakan IUD hormonal (levonorgestrel) dan tidak menggunakan jenis kontrasepsi hormonal apa pun.
Di antara lebih dari 150.000 perempuan yang diteliti, ada sekitar 1.600 diagnosis kanker payudara baru. Tetapi ada risiko 40 persen lebih tinggi di antara perempuan yang menggunakan IUD, di mana ada sekitar 14 diagnosis tambahan untuk setiap 10.000 perempuan. Meski begitu, risiko tidak meningkat seiring dengan durasi penggunaan IUD.
Penelitian sebelumnya juga telah menemukan kaitan serupa antara alat kontrasepsi hormonal dan kanker payudara. Hasil penelitian secara khusus mengidentifikasi risiko yang terkait dengan penggunaan IUD, dan temuan tersebut sejalan dengan peningkatan risiko yang terkait dengan pil kontrasepsi oral.
Menurut data dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat, lebih dari 10 persen perempuan berusia 15 hingga 49 tahun di sana saat ini menggunakan IUD atau bentuk kontrasepsi reversibel jangka panjang lainnya, dan sekitar 14 persen menggunakan pil KB. Sekitar 1 dari 4 wanita dalam kelompok usia ini setidaknya pernah menggunakan IUD dalam hidup mereka.
Penelitian tersebut lantas membuat American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG)mengeluarkan rekomendasi yang menyoroti pentingnya membantu perempuan mempertimbangkan potensi risiko terhadap manfaat kontrasepsi.
"Wajar bila orang-orang melihat penelitian seperti ini dan merasa panik atau khawatir, karena peningkatan risiko terkena kanker jenis apa pun mengkhawatirkan," kata direktur komunikasi dan pendidikan Susan G. Komen Breast Cancer Foundation dan peneliti studi, Kelsey Hampton.
"Kami tidak ingin orang-orang melihat data ini dan merasa takut. Kami ingin mereka tahu bahwa ini hanyalah bukti dan informasi tambahan yang dapat mereka gunakan untuk berdiskusi dengan dokter mereka," sambungnya, dikutip dari CNN.
Hampton juga menekankan pentingnya untuk konsultasi ke dokter terkait risiko terkena kanker akibat penggunaan kontrasepsi. Konsultasi dapat dilakukan sedini mungkin sebelum Bunda membuat keputusan.
"Saat membuat keputusan perawatan kesehatan, seperti memilih jenis alat kontrasepsi yang tepat, itu adalah kesempatan yang bagus untuk membicarakan risiko kanker payudara yang lebih besar secara umum," katanya.
Risiko terkena kanker payudara rendah pada penggunaan IUD
Mempertimbangkan manfaat dan risiko memang penting sebelum memilih kontrasepsi untuk mencegah kehamilan, Bunda. Menurut profesor kedokteran di University of California, San Francisco, Dr. Eleanor Bimla Schwarz, manfaat IUD sebenarnya jauh lebih besar dibandingkan risikonya. Penelitian terbaru seharusnya tidak mengubah cara berpikir seorang perempuan tentang pilihan kontrasepsinya.
"Data ini melaporkan risiko yang sangat kecil, satu dari seribu, untuk didiagnosis risiko kanker payudara, yang tidak sama dengan meninggal karena kanker payudara," kata Schwarz.
"Risiko itu benar-benar lebih rendah daripada banyak risiko sehari-hari lainnya yang sering diambil perempuan, yang berdampak pada risiko terkena kanker payudara."
Selain efektif dalam mencegah kehamilan, IUD hormonal juga dapat membantu Bunda mengurangi pendarahan dan kram. Bahkan, ada bukti yang menunjukkan bahwa IUD dapat menurunkan risiko kanker endometrium pada perempuan, Bunda.
Menurut ulasan di laman Cleveland Clinic, IUD hormonal bekerja dengan melepaskan hormon levonorgestrel atau jenis sintetik progesteron. Hormon tersebut bekerja dengan cara membuat lendir serviks menebal, sehingga mencegah sperma masuk ke dalam rahim dan mencapai sel telur. IUD hormonal memiliki tingkat efektivitas lebih dari 99 persen dalam mencegah kehamilan.
Demikian penjelasan soal kaitan IUD hormonal dan risiko kanker payudara pada perempuan. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
Punya Efektivitas Tinggi, Ini 7 Efek Samping KB IUD
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Ketahui Penyebab Perdarahan Menstruasi Berat (PMB) dan Penanganannya dengan IUD Hormonal
Perbedaan IUD Hormonal & Non Hormonal Serta Dampaknya pada Gangguan Menstruasi
Mengenal 2 Jenis IUD, Hormonal dan Non Hormonal Beserta Risikonya
Benarkah IUD Non Hormonal Bisa Sebabkan Perdarahan Seperti Ashanty? Ini Kata Dokter
TERPOPULER
11 Ucapan Sehari-hari yang Bikin Kamu Terdengar Lebih Berkelas Menurut Pakar
4 Bulan Kelahiran yang Punya Kepribadian Unik dan Susah Ditebak
7 Ciri Kepribadian Orang Perfeksionis, Sering Menuntut Diri Harus Sempurna
Potret Megan Anak Tina Toon yang Menggemaskan, Dibilang Mirip Ibunda saat Masih Kecil
Momen Putri Sulung Ersa Mayori Lulus Jadi Sarjana Teknik ITB, Intip Potretnya
REKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Slow Juicer Tanpa Ampas, Cocok untuk Pencinta Jus Segar
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Anak Sering Sakit? Ini 5 Vitamin untuk Bantu Jaga Daya Tahan Tubuh
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
Jangan Dibunuh, Ini 5 Obat Penghilang Semut yang Diklaim Ampuh sampai Tuntas
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Food Processor Terbaik & Kelebihannya Dibanding Blender
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Lip Product dalam Kemasan Squeeze Tube yang Praktis Digunakan
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
10 Film Bruce Lee Rating Tertinggi yang Wajib Ditonton Sekali Seumur Hidup
11 Ucapan Sehari-hari yang Bikin Kamu Terdengar Lebih Berkelas Menurut Pakar
4 Bulan Kelahiran yang Punya Kepribadian Unik dan Susah Ditebak
7 Ciri Kepribadian Orang Perfeksionis, Sering Menuntut Diri Harus Sempurna
Potret Megan Anak Tina Toon yang Menggemaskan, Dibilang Mirip Ibunda saat Masih Kecil
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Ternyata Ada Power Bank Untuk Laptop? Cek Di Sini
-
Beautynesia
Perbedaan Tanggal Kedaluwarsa dan Best Before pada Makanan yang Wajib Diketahui
-
Female Daily
ROSÉ Comeback Lewat “new trick”, Tampil Playful dengan Nuansa Pop-Rock dan Visual 2000-an
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Ramalan Zodiak 21 September: Taurus Ada Harapan, Gemini Hadapi Gunjingan
-
Mommies Daily
Rekomendasi Film Jepang Dewasa untuk Ditonton Bareng Pasangan, Biar Makin Intim