KEHAMILAN
10 Penyebab Flek Setelah Berhubungan seperti Haid dan Tanda Perlu ke Dokter
Nanie Wardhani | HaiBunda
Minggu, 17 Nov 2024 21:50 WIBBunda mungkin pernah merasa khawatir ketika mendapati flek setelah berhubungan. Kondisi ini tentu bisa mengundang pertanyaan dan kekhawatiran, terutama jika flek yang muncul menyerupai perdarahan saat haid.
Flek setelah berhubungan bukanlah hal yang jarang terjadi, dan ada beberapa penyebab yang mungkin menjadi pemicunya. Menurut informasi dari sumber medis seperti WebMD dan MedPark Hospital, flek atau perdarahan pasca-hubungan seksual dapat dipicu oleh berbagai faktor, baik yang ringan maupun yang memerlukan perhatian medis.
Mengetahui penyebab potensial dari flek setelah berhubungan penting agar Bunda tidak mudah cemas dan bisa menentukan langkah selanjutnya.
Beberapa penyebab mungkin bersifat ringan dan tidak membutuhkan penanganan khusus, namun ada pula yang memerlukan perhatian medis segera. Oleh karena itu, memahami berbagai faktor yang mungkin menjadi pemicu adalah langkah pertama dalam menjaga kesehatan reproduksi Bunda.
10 Penyebab flek setelah berhubungan
Agar Bunda tahu kapan harus mulai khawatir terkait flek setelah berhubungan, Bunda dapat simak beberapa kemungkinan penyebab adanya flek tersebut, seperti disebutkan di bawah ini:
1. Iritasi pada serviks
Salah satu penyebab umum flek setelah berhubungan adalah adanya iritasi pada serviks. Serviks memiliki jaringan yang sensitif dan dapat mudah teriritasi, terutama setelah aktivitas seksual yang intens. Kondisi ini seringkali tidak berbahaya dan flek biasanya berhenti dengan sendirinya.
2. Polip serviks
Polip serviks adalah pertumbuhan jaringan kecil di leher rahim yang bisa memicu perdarahan ringan setelah berhubungan. Meski polip umumnya jinak, Bunda sebaiknya memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan tidak ada masalah serius.
3. Infeksi menular seksual (IMS)
Beberapa jenis IMS, seperti klamidia dan gonore, dapat menyebabkan peradangan dan perdarahan pada serviks. Jika Bunda mengalami gejala lain seperti nyeri atau keputihan yang tidak biasa, penting untuk segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
4. Vagina kering
Kondisi vagina yang kering dapat menyebabkan gesekan yang lebih tinggi selama hubungan seksual, sehingga memicu iritasi dan perdarahan ringan. Vagina kering sering terjadi pada perempuan yang mengalami perubahan hormonal, seperti saat menyusui atau menopause. Gesekan yang terjadi karena vagina kering tersebut bisa mengakibatkan adanya flek setelah berhubungan.
5. Luka atau lecet
Adanya luka kecil atau lecet akibat aktivitas seksual juga dapat menyebabkan flek. Ini bisa terjadi karena kurangnya pelumas atau teknik yang menyebabkan gesekan berlebih. Penggunaan pelumas tambahan bisa membantu mengurangi risiko munculnya flek setelah berhubungan.
6. Erosi serviks (ektopi serviks)
Ektopi serviks terjadi ketika sel-sel dari dalam leher rahim menyebar ke permukaan luar serviks. Kondisi ini bisa menyebabkan perdarahan ringan setelah berhubungan. Meskipun biasanya kondisi ini tidak berbahaya, namun pemeriksaan medis tetap dianjurkan untuk memastikan diagnosis.
7. Perubahan hormonal
Perubahan hormonal yang dialami perempuan, seperti saat menggunakan kontrasepsi hormonal atau pada fase awal kehamilan, dapat menyebabkan perdarahan ringan. Jika Bunda curiga penyebabnya adalah hormon, konsultasikan dengan dokter untuk evaluasi lebih lanjut.
8. Endometriosis
Endometriosis adalah kondisi di mana jaringan yang mirip dengan lapisan rahim tumbuh di luar rahim. Ini dapat menyebabkan perdarahan abnormal, termasuk setelah berhubungan. Gejala lain mungkin termasuk nyeri panggul dan menstruasi yang berat.
9. Kondisi prakanker atau kanker
Meskipun hal ini lebih jarang terjadi, perdarahan setelah berhubungan juga bisa menjadi tanda adanya kondisi prakanker atau kanker serviks. Melakukan tes Pap smear secara rutin sangat penting untuk mendeteksi adanya sel-sel abnormal di leher rahim.
10. Trauma atau cedera
Cedera akibat aktivitas seksual yang kasar atau posisi yang tidak biasa juga bisa menyebabkan perdarahan ringan. Jika Bunda merasa nyeri atau mendapati flek berlanjut, penting untuk memeriksakan diri ke dokter.
Lalu kapan Bunda perlu ke dokter?
Meskipun flek setelah berhubungan bisa disebabkan oleh hal-hal yang ringan, ada beberapa tanda yang harus Bunda waspadai. Segera periksakan diri ke dokter jika:
- Flek disertai nyeri yang parah.
- Perdarahan yang berlangsung lebih dari beberapa hari.
- Terdapat gejala lain seperti keputihan yang tidak biasa atau bau yang tidak sedap.
- Flek sering terjadi setiap kali berhubungan.
Jika Bunda merasa khawatir dan ingin melakukan konsultasi dengan dokter, maka dokter akan melakukan pemeriksaan untuk menentukan penyebab pasti dan memberikan penanganan yang tepat. Deteksi dini sangat penting untuk mencegah kondisi yang lebih serius di kemudian hari.
Mengetahui penyebab flek setelah berhubungan bisa membantu Bunda mengatasi kekhawatiran dan mengambil langkah yang sesuai untuk kondisi Bunda. Meskipun sebagian besar kasus tidak berbahaya, namun tetap penting untuk selalu waspada dan memeriksakan diri ke dokter jika ada gejala yang dirasa cukup mengkhawatirkan. Ingatlah bahwa menjaga kesehatan reproduksi adalah bagian penting dari kesejahteraan Bunda dan Si Kecil.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
Simak video di bawah ini, Bun:
7 Risiko Hamil di Usia Muda yang Perlu Bunda Tahu
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
10 Persiapan Sebelum Jalani Program Hamil
Pentingnya Pemeriksaan Andrologi bagi Calon Ayah
Saat Program Hamil, Dukungan untuk Suami Juga Penting Diberikan
Just for Fun! Nama-nama Ibu yang Diprediksi Hamil di 2018
TERPOPULER
Potret Terbaru Zahra Mariam Bolkiah Anak Pangeran Mateen, Wajah Menggemaskan Curi Perhatian
Dea Annisa Tampil Cantik Berhijab saat Honeymoon usai Nikah
Gen Z Kini Makin Jarang Posting di Medsos, Ternyata Ini Alasannya
Apa Itu COVID-19 PQ.16.1.1, Varian Baru yang Dipantau WHO
Nyeri Punggung dan Panggul saat Hamil, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Scalp Serum untuk Mengatasi Ketombe dan Rambut Rontok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Ide Hiasan 17 Agustus 2026 Kemerdekaan yang Unik dan Menarik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Gen Z Kini Makin Jarang Posting di Medsos, Ternyata Ini Alasannya
Nyeri Punggung dan Panggul saat Hamil, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Potret Terbaru Zahra Mariam Bolkiah Anak Pangeran Mateen, Wajah Menggemaskan Curi Perhatian
Apa Itu COVID-19 PQ.16.1.1, Varian Baru yang Dipantau WHO
Dea Annisa Tampil Cantik Berhijab saat Honeymoon usai Nikah
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Simpel tapi Elegan, Casio LTP-V007L Cocok untuk Berbagai Gaya
-
Beautynesia
4 Manfaat Rutin Membaca Buku 20 Menit Setiap Pagi
-
Female Daily
Coba 6 Menu Spesial Hari Kemerdekaan di Bacha Coffee!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Anak Cindy Crawford & Richard Gere Pemotretan Vogue, Ikuti Ortu 34 Tahun Lalu
-
Mommies Daily
Menyimpan Parfum di Kulkas, Boleh atau Malah Merusak? Ini Penjelasannya