KEHAMILAN
Tata Cara Salat Duduk saat Hamil yang Benar sesuai Ajaran Islam
Asri Ediyati | HaiBunda
Sabtu, 30 Nov 2024 16:40 WIBBagi ibu hamil, gerakan-gerakan salat mungkin sulit atau tidak mungkin dilakukannya di waktu-waktu tertentu selama masa kehamilannya. Namun, secara umum, jika ia dapat berdiri misalnya sambil mencuci piring, atau mengantre, maka ia wajib berdiri dalam salat. Rasa lelah bukanlah alasan untuk meninggalkan salat dan salat sambil duduk, Bunda.
Dikutip dari laman Moslem Obgyn, sebagaimana Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya salat sambil berdiri lebih utama, dan siapa yang salat sambil duduk memperoleh separuh pahala, dan siapa yang salat sambil berbaring memperoleh separuh pahala orang yang duduk.” (Sahih Bukhari)
Sehingga, penting untuk tetap berdiri dalam salat wajib jika ia mampu. Lalu, bagaimana jika ibu hamil tidak mampu karena kondisi medis? Dalam artikel ini akan dibahas tentang dalil salat dalam posisi duduk, tata cara salat sambil duduk bagi ibu hamil.
Namun, sebelum itu, Bunda perlu ketahui dahulu manfaat gerakan salat untuk ibu hamil. Simak penjelasan berikut ini!
Manfaat gerakan salat untuk ibu hamil
Shalat telah menjadi bagian tak terpisahkan dari aktivitas harian umat Islam dan meskipun shalat dilakukan sebagai kewajiban agama. Mengutip laman Rehability Journal berikut manfaat gerakan salat untuk fisik.
Takbir & Qayyam
Takbir adalah awal dari salat dan dimulai dengan mengangkat kedua tangan, menjaga telapak tangan terbuka di samping kedua telinga, meletakkan ibu jari di belakang daun telinga, menjaga siku tetap tertekuk, otot-otot pektoralis meregang dengan lembut dan tulang belikat. Mengangkat kedua tangan dan meletakkannya di perut dapat memperluas rongga dada.
Ada distribusi berat yang merata melalui kedua kaki selama latihan postur Qayyam. Ini akan memudahkan keseimbangan tubuh dan punggung bawah dibawa ke posisi netral sambil mengaktifkan otot-otot inti pada saat yang sama. Posisi ini membantu meluruskan punggung dan memperbaiki postur tubuh.
Ruku’
Ruku' adalah posisi membungkuk ke depan dalam shalat umat Islam. Ruku’ adalah tindakan merendahkan diri dengan menundukkan kepala kepada Allah, melepaskan kesombongan dan berserah diri kepada Allah. Ruku’ meregangkan otot-otot punggung bawah, tubuh bagian depan, paha, dan betis sepenuhnya.
Sujud
Ketika sujud di mana dahi menyentuh tanah. Disebutkan dalam sebuah hadis bahwa ini adalah posisi di mana umat Islam paling dekat dengan Sang Pencipta. Abu Huraira meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda:
“Seseorang paling dekat dengan Tuhannya ketika ia bersujud, maka berdoalah (dalam keadaan ini).” (Sahih Muslim, Kitab Doa, Hadits: 482).
Latihan otot dan peregangan dalam sujud membantu melepaskan rasa sakit/ketegangan di punggung bawah, bahu, dan dada.
Duduk tahiyat
Duduk di lantai, dengan membaca doa di rakaat kedua dan terakhir dari salat. Posisi ini membantu menyingkirkan sembelit, melawan gangguan perut, dan meningkatkan sirkulasi darah tubuh. Ini juga membantu menenangkan pikiran dan merangsang tubuh untuk rileks, Bunda.
Pada usia kehamilan berapa bulan, boleh salat sambil duduk?
Faktanya, bahwa dalam Islam tidak ada aturan yang mengatur dalam kaidah fiqih tentang usia kehamilan berapa bulan seorang ibu hamil diperkenankan shalat sambil duduk.
Namun, jika terjadi komplikasi selama kehamilan yang menyebabkan ibu khawatir akan kesehatannya sendiri atau kesehatan bayinya, ia boleh shalat sebagai orang sakit. Hukumnya adalah, jika berdiri untuk shalat akan memperparah gejala atau menunda pemulihannya, ia boleh shalat sambil duduk.
Dalil mengenai salat sambil duduk
Telah disinggung sedikit sebelumnya bahwa alangkah baiknya salat dalam keadaan berdiri. Hal ini, mengutip laman NU Lampung, berdasarkan firman Allah SWT dalam surah Al-Baqarah ayat 238:
"Berdirilah untuk Allah (dalam salatmu) dengan khusyu'.
Berdiri dengan catatan jika memang kondisinya mampu. Hal ini karena, sebagaimana Rasulullah SAW kepada Imran bin Husain:
"Kerjakanlah shalat dengan berdiri. Jika kamu tidak mampu maka kerjakanlah dengan posisi duduk. Jika tidak mampu juga maka kerjakanlah dengan posisi berbaring." (HR : Al-Bukhari 1117 dan Abu Daud : 952)
Tata cara salat sambil duduk
Mengutip buku Tata Cara Shalat Lengkap yang Dicintai Allah dan Rasulullah karya Yoli Hemdi, berikut tata cara shalat sambil duduk:
Tata cara sholat sambil duduk bisa dilaksanakan dengan melakukan gerakan shalat seperti biasanya. Dimulai dengan takbiratul ihram sambil mengangkat kedua tangan lalu bersedekap.
Ketika ruku' bisa sedikit membungkukkan badan layaknya hendak ruku'. Sementara itu, gerakan sujud dilakukan seperti biasanya, Bunda.
Bagaimana jika tidak mampu salat sambil duduk?
Jika tidak mampu shalat sambil duduk, bagaimana dengan berbaring? Tidak ada larangan untuk berbaring selama kondisi ibu hamil tidak memungkinkan untuk berdiri atau duduk, dalam hal ini kondisi bedrest. dikutip dari detikcom, firman Allah SWT dalam Al-Qur'an Al-Baqarah ayat 286, berbunyi:
"Allah tidak membebani seseorang kecuali sesuai batas kemampuannya,"
Disebutkan dalam Tafsir Ibnu Katsir, dengan kata lain ayat tersebut menjelaskan bahwa seseorang tidak dibebani melainkan sebatas kesanggupannya. Hal ini, menurut Ibnu Katsir, merupakan salah satu dari lemah lembut Allah SWT kepada makhluk-Nya dan kasih sayang-Nya kepada mereka, serta kebaikan-Nya kepada mereka.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
Simak video di bawah ini, Bun:
7 Kondisi Nifas yang Mengancam Kesehatan Bunda
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Panas yang Ekstrem Bisa Bahayakan Ibu Hamil? Ini Penjelasan Pakar Bun
Fenomena Cuaca Panas Bisa Berdampak Serius Pada Bumil, Waspadai Dehidrasi
6 Manfaat Ikan untuk Ibu Hamil, Termasuk Ikan Kakap
7 Rekomendasi Buah untuk Ibu Hamil, Baik untuk Perkembangan Janin
TERPOPULER
Sedang Merasa Dibenci Semua Orang? Ternyata Ini Maknanya Menurut Psikologi
Bunda Wajib Coba! 7 Minuman Ini Bantu Turunkan Kolesterol Setelah Lebaran
6 Kebiasaan yang Diam-diam Meningkatkan Risiko Kanker Payudara
4 Kalimat Langka yang Diucapkan Laki-laki saat Tulus Jatuh Cinta Menurut Psikolog
10 Cara Menyikapi Masa Pubertas pada Remaja yang Benar
REKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Obat Lambung untuk Ibu Hamil yang Aman Tersedia di Apotek
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
26 Rekomendasi Merek Sepatu Terkenal Branded Asal Indonesia & Luar Negeri, Bagus & Awet
Natasha ArdiahREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Sikat Gigi Anak 1 Tahun ke Atas, Bisa Jadi Pilihan Bunda
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Micellar Water untuk Kulit Kering, Bikin Wajah Tetap Lembap
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Snack MPASI Bayi untuk Finger Food & Mudah Dibawa
Nadhifa FitrinaTERBARU DARI HAIBUNDA
Setop Makan Gula dan Tepung 24 Jam, Ini yang Terjadi pada Tubuh
83 Nama Bayi Heroik dari Tokoh Dunia, Penuh Makna Kuat dan Inspiratif
Bunda Wajib Coba! 7 Minuman Ini Bantu Turunkan Kolesterol Setelah Lebaran
Sedang Merasa Dibenci Semua Orang? Ternyata Ini Maknanya Menurut Psikologi
10 Cara Menyikapi Masa Pubertas pada Remaja yang Benar
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Nominal Fantastis Gugatan Komposer 'The Lion King' Usai Candaan Lagu 'Circle of Life' Viral
-
Beautynesia
8 Cara Mengatur Keuangan Setelah Lebaran agar Kembali Stabil
-
Female Daily
Meal Prep Is The New Self-Care: Rahasia Cewek Produktif Anti Ribet Setiap Hari
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Potret Kim Go Eun Single's Inferno 5, Ngaku Soal Oplas dan Ubah Bentuk Mata
-
Mommies Daily
Coba 7 Menu Sehat Setelah Lebaran untuk Detoks dari Opor dan Rendang