KEHAMILAN
Ibu Hamil yang Obesitas dan PCOS Berisiko Lahirkan Bayi Lebih Kecil, Ini Faktanya
Asri Ediyati | HaiBunda
Kamis, 05 Dec 2024 08:30 WIBDalam menjalani kehamilan, bahkan sebelum menjalaninya, seorang calon ibu diharapkan dalam kondisi sehat dan bugar. Ibu hamil yang memiliki kondisi tubuh obesitas dan PCOS (polycystic ovary syndrome) biasanya mendapat perhatian khusus dari dokter kandungan sebab mungkin akan menghadapi beberapa risiko, Bunda.
Ya, dalam sebuah penelitian terbaru dari Norwegian University of Science and Technology (NTNU), perempuan dengan sindrom ovarium polikistik (PCOS) dan obesitas memiliki risiko lebih tinggi melahirkan bayi yang lebih kecil dalam hal berat lahir, panjang, dan lingkar kepala.
Dalam studi tersebut, 390 anak yang lahir dari perempuan dengan PCOS dibandingkan dengan sekitar 70.000 anak dari Studi Kohort Ibu, Ayah, dan Anak Norwegia. Para peneliti menemukan bahwa rata-rata, bayi yang lahir dari ibu dengan PCOS memiliki berat badan lebih sedikit, lebih pendek, dan memiliki lingkar kepala yang lebih kecil saat lahir. Hal ini khususnya terjadi ketika ibu mengalami obesitas, yang berarti mereka memiliki BMI lebih dari 30.
Menurut Profesor Eszter Vanky di Departemen Kedokteran Klinis dan Molekuler NTNU, pada perempuan dengan berat badan normal yang menderita PCOS, mereka hanya menemukan bahwa anak-anak mereka memiliki berat badan lahir lebih rendah dibandingkan dengan perempuan yang tidak menderita PCOS. Kelompok anak yang lahir dari ibu dengan obesitas adalah yang paling menonjol.
"Bayi-bayi ini memiliki berat badan lebih rendah, perawakan lebih pendek, dan lingkar kepala lebih kecil. Obesitas memberikan beban tambahan pada ibu yang menderita PCOS dan anak-anak mereka," ujar Vanky dikutip dari News Medical Net.
Plasenta bekerja berlebihan pada ibu hamil obesitas & PCOS
PCOS erat kaitannya dengan kelebihan berat badan dan obesitas. Rata-rata, perempuan dengan PCOS memiliki BMI (Body Mass Index) yang lebih tinggi, bertambah berat badan selama kehamilan, dan 25 persen dari mereka mengalami diabetes gestasional. Yang artinya, ada kemungkinan punya bayi yang besar.
Akan tetapi, hasil dari penelitian justru sebaliknya, Bunda. perempuan-perempuan ini melahirkan bayi yang lebih kecil dari rata-rata. Para peneliti masih belum tahu mengapa, tetapi mereka melihat bahwa plasenta terpengaruh pada perempuan-perempuan ini.
Peneliti lainnya, Maren Talmo dan Ingvild Fløysand, menjelaskan bahwa plasenta pada perempuan yang mengalami obesitas dam PCOS tersebut berukuran lebih kecil. Vanky juga mengatakan bahwa plasenta bekerja berlebihan.
"Plasenta memberikan nutrisi kepada bayi melalui tali pusar. Pada perempuan dengan PCOS, kita melihat bahwa plasenta umumnya berukuran lebih kecil. Pada saat yang sama, plasenta harus menyediakan semua yang dibutuhkan bayi, sehingga harus bekerja sangat keras untuk memenuhi tuntutan ini. Namun, terkadang plasenta tidak dapat memenuhinya, yang dapat menyebabkan insufisiensi plasenta dan, dalam kasus yang jarang terjadi, kematian janin."
Risiko lain untuk ibu hamil obesitas & PCOS
Ibu hamil yang obesitas atau memiliki BMI yang tinggi dan PCOS selama kehamilan meningkatkan risiko berbagai komplikasi kehamilan. Dikutip dari Mayo Clinic dan Healthline, risiko komplikasi termasuk:
- Keguguran, lahir mati, dan keguguran berulang.
- Diabetes gestasional.
- Komplikasi kehamilan yang ditandai dengan tekanan darah tinggi dan tanda-tanda.
- kerusakan pada sistem organ lain, paling sering hati dan ginjal (preeklamsia).
- Masalah jantung.
- Sleep apnea.
- Kebutuhan untuk operasi caesar dan risiko komplikasi operasi caesar, seperti infeksi luka.
Memiliki obesitas selama kehamilan juga telah dikaitkan dengan peningkatan risiko berbagai masalah kesehatan bagi bayi, termasuk:
- Kelainan bawaan.
- Berbadan jauh lebih besar dari rata-rata saat lahir (makrosomia janin).
- Masalah pertumbuhan.
- Asma pada anak.
- Obesitas pada anak.
- Masalah kognitif dan keterlambatan perkembangan.
Mengubah pola hidup bagi pengidap PCOS dan obesitas
perempuan dapat membuat perubahan gaya hidup untuk mengelola PCOS dan menjaga kesehatan. Dilansir Pregnancy Baby Birth, perubahan tersebut meliputi:
- Menjaga berat badan yang sehat
- Makan dengan sehat
- Olahraga
- Mengelola stres
- Cukup tidur
Perubahan gaya hidup ini dapat mengurangi gejala PCOS dan meningkatkan peluang untuk hamil.
Jika mengalami obesitas atau kelebihan berat badan, penurunan berat badan sebesar 5 - 10 persen dapat mengembalikan siklus menstruasi yang normal. Konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan panduan tentang cara membuat perubahan gaya hidup yang efektif, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
Simak video di bawah ini, Bun:
5 Manfaat Ibu Hamil Rutin Konsumsi Vitamin D
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Fenomena Cuaca Panas Bisa Berdampak Serius Pada Bumil, Waspadai Dehidrasi
6 Manfaat Ikan untuk Ibu Hamil, Termasuk Ikan Kakap
Bunda, Kenali Yuk Risiko Obesitas pada Ibu Hamil dan Bayi
Bunda-bunda PCOS Berbagi Cerita Saat Berhasil Hamil
TERPOPULER
Potret Pangeraan Mateen & Istri Umumkan Nama Anak Pertamanya, Curi Perhatian Netizen
5 Potret Reza SMASH Resmi Menikah di KUA & Pulang Naik Moge Curi Perhatian Netizen
Singkirkan 6 Benda Ini Jelang Imlek, Dianggap Pembawa Sial di Rumah
11 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Bawah Wastafel Dapur, Waspadai Bahayanya
Bunda Hamil/Promil, Apa Harus 'Buang' Kucing Peliharaan?Ini Penjelasan Dokter Hewan
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Muted Eyeshadow untuk Look Lembut dan Tidak Mencolok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Lotion Anti Nyamuk untuk Bayi yang Aman dan Melindungi Kulit Si Kecil
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
9 Sepatu Karet Perempuan Waterproof yang Nyaman saat Hujan, Cocok untuk Kerja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Underpad Bayi untuk Perlindungan Maksimal, Pilih yang Aman dan Bagus Bun!
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Bidet Portable yang Bisa Dibawa Ibu Hamil saat Bepergian & Liburan
Dwi Indah NurcahyaniTERBARU DARI HAIBUNDA
Mengenal Kanker Usus Besar, Penyakit yang Diidap James Van Der Beek Sebelum Meninggal
Bunda Hamil/Promil, Apa Harus 'Buang' Kucing Peliharaan?Ini Penjelasan Dokter Hewan
Potret Pangeraan Mateen & Istri Umumkan Nama Anak Pertamanya, Curi Perhatian Netizen
20 Kado Anniversary Pernikahan untuk Pasangan yang Bagus dan Berguna
Singkirkan 6 Benda Ini Jelang Imlek, Dianggap Pembawa Sial di Rumah
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
5 Drama Korea Rating Tertinggi Awal Februari 2026
-
Beautynesia
Tes Kepribadian: Gambar Pertama yang Dilihat Bisa Ungkap Kamu Bahagia atau Dilanda Stres
-
Female Daily
Dari Uban Pertama sampai Eksplor Warna, Style Rambut Sekarang Bisa Ngikutin Trend dengan Hasil Tetap Lembut
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Jangan Sepelekan Ini Hal yang Paling Dibenci dan Bikin Marah Zodiak Aquarius
-
Mommies Daily
Cara Menjelaskan Makna Puasa ke Anak Balita dan Usia SD Menurut Psikolog