HaiBunda

KEHAMILAN

Persalinan Water Birth seperti Nikita Willy Tak Direkomendasikan di Indonesia, Ini Alasannya...

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Rabu, 18 Dec 2024 20:00 WIB
Nikita Willy/ Foto: Instagram @nikitawillyofficial94
Jakarta -

Aktris Nikita Willy melahirkan anak keduanya berjenis kelamin laki-laki pada Minggu (15/12/24) di Amerika Serikat. Putra kedua Nikita Willy yang bernama Nael Idrissa Djokosoetono ini lahir melalui proses persalinan dengan metode water birth, Bunda.

Dalam foto-foto yang dibagikan, Nikita Willy tampak melahirkan dibantu oleh bidan dan pendamping persalinan. Setelah persalinan selesai, istri Indra Priawan ini langsung memeluk putra kecilnya itu sambil tetap berada di dalam bak berisi air.

Proses persalinan water birth bukan hal baru di dunia medis. Lantas, apa saja keuntungan dan risiko melahirkan dengan metode water birth ya?


Simak penjelasannya berikut ini.

Keuntungan melahirkan water birth

Dikutip dari Parents, water birth adalah proses persalinan yang dilakukan di dalam bak berisi air hangat. Persalinan ini dapat dilakukan di rumah, di pusat bersalin, atau rumah sakit tertentu.

Metode persalinan water birth sering kali dipilih karena memiliki beberapa keuntungan, seperti:

  • Minim rasa sakit
  • Tidak memerlukan obat atau epidural
  • Minim intervensi tambahan, seperti induksi atau episiotomi
  • Waktu persalinan lebih singkat
  • Bunda merasa nyaman selama proses persalinan
  • Mudah bergerak, sehingga mampu menemukan posisi yang nyaman untuk membantu bayi keluar
  • Mengurangi robekan perineum (area antara vagina dan anus)

Sebenarnya, water birth tidak 100 persen bebas rasa sakit. Faktanya, nyeri persalinan bisa saja dirasakan selama proses persalinan dengan metode ini. Namun, lingkungan di air yang hangat cenderung membuat Bunda lebih nyaman dan dapat menenangkan saat mengalami sakit.

American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) mengatakan bahwa melahirkan di air selama tahap pertama persalinan mungkin memiliki beberapa manfaat. Tetapi, melahirkan bayi di dalam air harus dianggap sebagai prosedur eksperimental dengan risiko.

(ank/som)
Alasan water birth tidak direkomendasikan di Indonesia

Alasan water birth tidak direkomendasikan di Indonesia

Halaman Selanjutnya

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Potret Pangeraan Mateen & Istri Umumkan Nama Anak Pertamanya, Curi Perhatian Netizen

Parenting Nadhifa Fitrina

5 Potret Reza SMASH Resmi Menikah di KUA & Pulang Naik Moge Curi Perhatian Netizen

Mom's Life Amira Salsabila

Singkirkan 6 Benda Ini Jelang Imlek, Dianggap Pembawa Sial di Rumah

Mom's Life Annisa Karnesyia

11 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Bawah Wastafel Dapur, Waspadai Bahayanya

Mom's Life Amira Salsabila

Bunda Hamil/Promil, Apa Harus 'Buang' Kucing Peliharaan?Ini Penjelasan Dokter Hewan

Kehamilan Tim HaiBunda

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Mengenal Kanker Usus Besar, Penyakit yang Diidap James Van Der Beek Sebelum Meninggal

Bunda Hamil/Promil, Apa Harus 'Buang' Kucing Peliharaan?Ini Penjelasan Dokter Hewan

Potret Pangeraan Mateen & Istri Umumkan Nama Anak Pertamanya, Curi Perhatian Netizen

20 Kado Anniversary Pernikahan untuk Pasangan yang Bagus dan Berguna

Singkirkan 6 Benda Ini Jelang Imlek, Dianggap Pembawa Sial di Rumah

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK