KEHAMILAN
Kisah Bunda Alami Koma 6 Hari setelah Melahirkan Bayi Kembar 3, Mengira Alami Kecelakaan
Annisa Aulia Rahim | HaiBunda
Kamis, 09 Jan 2025 14:40 WIBPerjalanan menjadi seorang ibu memang tidak mudah ya Bunda. Pernahkah Bunda membayangkan momen bahagia melahirkan berubah jadi perjuangan hidup dan mati? Itulah yang dialami Marisa, seorang Bunda asal Texas, AS. Setelah melahirkan bayi kembar tiga yang lucu-lucu, Marisa malah harus melewati cobaan besar koma selama enam hari!
Kisah persalinan dramatis
Selama berbulan-bulan setelah Marisa Christie dan suaminya Dylan mengetahui bahwa mereka akan mengandung bayi kembar tiga. Sebagai seorang Ayah, Dylan sempat merasa khawatir bakal kewalahan mengurus bayi kembarnya tersebut ditambah putra pertamanya, Grayson, 4 tahun.
Namun, tepat pada pagi hari tanggal 21 Agustus 2024, Marisa pun melahirkan bayi perempuan yang sehat yang diberi nama, Charlotte, Kendall, dan Collins di Memorial Hermann the Woodlands Medical Center. Marisa melahirkan 3 bayi kembarnya melalui operasi caesar terencana.
"Saya mencium Marisa dan mengatakan kepadanya betapa bangganya saya padanya," kenang Dylan.
Namun, rasa suka cita tersebut tiba-tiba berubah menjadi drama menegangkan. Setelah melahirkan bayi kembar tiga yang sehat, Marisa harus menjalani perjuangan hidup dan mati.
Koma selama 6 hari setelah melahirkan
Dr. Amber Samuel yang merupakan direktur medis Obstetrix Maternal-Fetal Medicine Specialists of Houston sekaligus Dokter spesialis ibu dan janin Marisa mengatakan bahwa setelah melahirkan, dalam hitungan detik, Marisa menunjukkan hal yang sangat tidak normal.
"Marisa bangkit dari tempat tidur, kedua lengannya terangkat, dan dia mengeluarkan suara, tanda-tanda vitalnya dan semuanya menjadi sangat tidak normal," kata Samuel dikutip dari The People.
"Dia tidak bernapas dan tidak ada detak jantung. Saat itulah kami menyatakan ini adalah AFE (emboli cairan ketuban), karena tidak ada hal lain yang benar-benar terlihat seperti itu," tambah Samuel.
Samuel dan tim dokter lainnya merasa kebingungan. Selain itu, AFE memiliki tingkat kematian setinggi 80 persen. Selama 45 menit berikutnya, tim medis mulai melakukan kompresi dada dan Marisa beberapa kali pingsan. Dokter akhirnya memasang alat bantu hidup bernama oksigenasi membran ekstrakorporeal (ECMO) pada Marisa, yang memompa darahnya ke mesin jantung-paru agar ia tetap hidup.
Enam hari berlalu, Marisa pun bangun dari tidur lamanya. Ketika Marisa terbangun dari koma yang diinduksi secara medis enam hari setelah melahirkan, ia tidak ingat sama sekali tentang persalinan itu.
"Saya ingat terbangun dan Dylan ada di sana dan dia memberi tahu saya bahwa anak-anak perempuan saya baik-baik saja, mereka sudah di sini," kata Marisa.
"Saya benar-benar mengira saya mengalami kecelakaan mobil atau semacamnya. Itulah satu-satunya penjelasan yang masuk akal mengapa saya tidak hamil lagi. Saya pikir saya sedang bermimpi selama beberapa saat. Itu mengerikan," sambungnya.
Komplikasi langka yang dialami Marisa
Dilansir dari Cleveland Clinic, apa yang dialami Marisa setelah melahirkan bayi kembar tiganya bukanlah kejadian biasa. Ia mengalami komplikasi langka yang disebut amniotic fluid embolism (AFE), atau emboli cairan ketuban. Komplikasi yang sangat langka ini memengaruhi 1 dari setiap 40.000 kelahiran, dan terjadi selama persalinan atau segera setelah melahirkan.
AFE terjadi ketika cairan ketuban atau jaringan janin masuk ke aliran darah ibu, menyebabkan reaksi serius yang mengganggu fungsi organ tubuh. Kondisi ini sangat berbahaya dan sering kali muncul tanpa peringatan. Gejalanya meliputi sesak napas mendadak, tekanan darah anjlok, pendarahan hebat, hingga gagal jantung.
Meskipun AFE jarang terjadi, kondisi ini memiliki tingkat mortalitas yang tinggi. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa AFE bertanggung jawab atas 10 persen kematian ibu selama persalinan di negara maju.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
Simak video di bawah ini, Bun:
3 Hal yang Perlu Bunda Tahu sebelum Memutuskan Jalani Operasi Caesar
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Tanda-tanda Hamil Kembar yang Harus Bunda Ketahui
Bak Keajaiban! 5 Hari Koma karena Corona, Wanita Ini Lahirkan Bayi Kembar
5 Fakta Hamil Kembar yang Tak Banyak Orang Tahu
11 Fakta Hamil Anak Kembar yang Jarang Disadari, Ini Saran Ahli
TERPOPULER
Kenapa Anak 14 Tahun Bisa Alami Gagal Ginjal? Ini Penjelasan IDAI, Bun
Pemberian MBG Dipangkas Jadi 5 Hari, Kecuali di Wilayah Ini
50 Pertanyaan Tes Kepribadian yang Bisa Ungkap Sifat Asli Seseorang
Bunda Wajib Coba! 7 Minuman Ini Bantu Turunkan Kolesterol Setelah Lebaran
10 Aroma yang Paling Dibenci Kutu yang Ampuh untuk Membasmi
REKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Obat Lambung untuk Ibu Hamil yang Aman Tersedia di Apotek
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
26 Rekomendasi Merek Sepatu Terkenal Branded Asal Indonesia & Luar Negeri, Bagus & Awet
Natasha ArdiahREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Sikat Gigi Anak 1 Tahun ke Atas, Bisa Jadi Pilihan Bunda
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Micellar Water untuk Kulit Kering, Bikin Wajah Tetap Lembap
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Snack MPASI Bayi untuk Finger Food & Mudah Dibawa
Nadhifa FitrinaTERBARU DARI HAIBUNDA
Mata Anak yang Suka Main HP Bisa Jadi Juling, Benarkah?
Pemberian MBG Dipangkas Jadi 5 Hari, Kecuali di Wilayah Ini
Kenapa Anak 14 Tahun Bisa Alami Gagal Ginjal? Ini Penjelasan IDAI, Bun
50 Pertanyaan Tes Kepribadian yang Bisa Ungkap Sifat Asli Seseorang
10 Aroma yang Paling Dibenci Kutu yang Ampuh untuk Membasmi
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
10 Makanan yang Sudah Ada Sejak Ribuan Tahun dan Masih Eksis Sampai Sekarang
-
Beautynesia
Banyak Dikeluhkan Usai Lebaran, Ini 9 Cara Alami Mengatasi Radang Tenggorokan
-
Female Daily
Lagi Sering Bloated? Chia Seeds Bisa Jadi Comfort Food Versi Sehatmu
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Ternyata Ini Perselingkuhan yang Paling Menyakitkan bagi Pria dan Wanita
-
Mommies Daily
Cornelio Mahatma Utomo: Dari Game Ponsel Berujung Jadi Music Director