KEHAMILAN
Kasus Kematian pada Ibu Hamil Meningkat Akibat Sepsis, Waspadai Gejalanya
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Minggu, 26 Jan 2025 19:20 WIBSetiap tahun, semakin banyak perempuan meninggal karena komplikasi yang terkait dengan kehamilan dan persalinan. Beberapa penyebabnya lantas dikaitkan dengan infeksi dan sepsis.
Perlu diketahui ya, menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), sekitar 287.000 perempuan meninggal selama dan setelah kehamilan dan persalinan di tahun 2020. Hampir 800 di antaranya meninggal karena penyebab yang dapat dicegah. Data juga menunjukkan, satu kematian terjadi hampir setiap dua menit, Bunda.
Di negara maju seperti Amerika Serikat (AS), kasus kematian karena kehamilan juga masih ditemukan. Dua penyebab terbesarnya adalah infeksi dan sepsis. Demikian seperti dilansir laman NIH MedlinePlus Magazine.
Sementara menurut WHO, sepsis pada kehamilan merupakan penyebab kematian ibu yang paling umum ketiga. American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) menjelaskan bahwa sepsis berpotensi dapat dicegah.
Apa itu sepsis pada kehamilan?
Sepsis merupakan respons ekstrem tubuh terhadap infeksi yang sudah diidap oleh seseorang. Infeksi ini memicu reaksi berantai dalam tubuh. Infeksi ini dapat menyebabkan gejala seperti detak jantung cepat, nyeri hebat, dan perasaan bingung atau disorientasi.
Sepsis dapat mengancam jiwa dan dapat terjadi pada siapa saja. Tetapi, ibu hamil dan bayi termasuk yang paling rentan mengalaminya.
Risiko sepsis pada kehamilan
Sepsis maternal terjadi selama kehamilan atau setelah melahirkan. Risiko Bunda terkena sepsis maternal lebih tinggi bila mengalami infeksi dari kondisi berikut ini:
- Luka akibat operasi caesar
- Keguguran atau aborsi
- Penyakit pernapasan yang memengaruhi paru-paru
- Meningitis atau pembengkakan di sekitar otak dan sumsum tulang belakang
- Perdarahan pasca persalinan
- Infeksi saluran kemih (ISK)
- Endometritis
- Kelahiran prematur
- Stillbirth
Intervensi dan komplikasi ringan selama persalinan juga dapat menyebabkan infeksi, seperti:
- Persalinan yang lama atau bila ketuban pecah lebih dari 18 jam sebelum melahirkan
- Melakukan beberapa pemeriksaan vagina selama persalinan
- Menggunakan forcep atau vakum selama proses persalinan
Gejala sepsis pada kehamilan
Tanda dan gejala sepsis pada kehamilan dapat bervariasi, Bunda. Berikut beberapa gejala sepsis yang perlu Bunda waspadai dan perlu segera dikonsultasikan ke dokter:
- Demam dan menggigil
- Pusing
- Nyeri perut bagian bawah
- Keputihan berbau tidak sedap
- Perdarahan vagina
- Peningkatan denyut jantung
- Batuk yang bersumber dari dada
- Nyeri/terbakar saat buang air kecil atau tidak buang air kecil dalam sehari
- Perasaan tidak nyaman atau tidak enak badan
Diagnosis sepsis selama dan setelah kehamilan
Seperti bentuk sepsis lainnya, mendiagnosis sepsis pada ibu hamil bisa menjadi sulit. Dokter sering kali meminta beberapa pemeriksaan, termasuk tes darah, untuk menentukan bukti adanya infeksi. Demikian seperti melansir dari laman Endsepsis.
Dokter juga biasanya akan memeriksa keputihan yang tidak normal, edema, dan hipoglikemia di antara gejala-gejala lainnya. Kunci untuk deteksi dini adalah waspada terhadap risiko sepsis pada semua ibu hamil.
Sejauh ini, para peneliti menemukan bahwa skrining yang dilakukan antara 20 minggu kehamilan dan tiga hari setelah melahirkan lebih akurat ketika penyedia layanan menggunakan alat yang disesuaikan dengan kehamilan. Skrining yang dilakukan di luar jangka waktu tersebut harus dilakukan dengan alat yang tidak disesuaikan dengan kehamilan.
Para peneliti lalu merekomendasikan pasien yang hasil skriningnya positif sepsis untuk mendapatkan evaluasi kesehatan lanjutan.
Cara mencegah sepsis pada ibu hamil dan bayi baru lahir
Berikut beberapa cara mencegah sepsis pada ibu hamil dan bayi baru lahir:
- Mencegah dan mengobati infeksi selama kehamilan
- Menjalani pemeriksaan untuk Streptococcus grup B (GBS) dan virus herpes simpleks (HSV) selama kehamilan
- Mengonsumsi antibiotik bila Bunda hamil dan mengidap GBS atau korioamnionitis (infeksi pada cairan ketuban) atau melahirkan bayi dengan sepsis yang disebabkan oleh bakteri
- Melahirkan dalam waktu 12 hingga 24 jam setelah ketuban pecah (ketika selaput ketuban pecah). Persalinan caesar harus dilakukan dalam waktu 6 jam setelah ketuban pecah.
- Melahirkan di tempat yang bersih.
Demikian penjelasan mengenai sepsis pada kehamilan yang menyebabkan kematian pada ibu hamil dan setelah melahirkan. Semoga informasi ini bermanfaat ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
5 Penyakit yang Biasa Dialami Ibu Hamil, Waspada Bun
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
14 Ciri-ciri Hamil 1 Bulan yang Sering Tidak Disadari
10 Ciri-ciri Hamil 1 Bulan yang Perlu Bunda Tahu
10 Makanan yang Baik Dikonsumsi Ibu Hamil di Trimester 1
14 Makanan Penyebab Keguguran di Awal Kehamilan
TERPOPULER
Chelsea Islan & Rob Clinton Sambut Kelahiran Anak Pertama, Namanya Cantik & Elegan
Berat Badan Turun hingga 46 Kg, Goo Hye Sun Akui Mulai Alami Efek Yo-Yo
Respons Nadya Hutagalung saat Rambut Ubannya Disebut Bikin Tak Cantik
Pengantin Baru, 5 Potret Bahagia Jennifer Coppen & Justin Hubner Bareng Kamari
Potret Kehamilan Go Woo Ri Eks Rainbow, Happy Bakal Punya Anak Laki-Laki
REKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Nasal Aspirator yang Aman Digunakan untuk Bayi
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
Deretan Rekomendasi Alat Rajut Otomatis yang Bagus
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Vitamin Rambut, Menutrisi dari Akar hingga Cegah Rontok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Daftar Topi MPLS SD 2026 dengan Desain Menarik dan Unik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Merk Sprei Kasur yang Bagus dengan Bahan Lembut dan Nyaman
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Respons Nadya Hutagalung saat Rambut Ubannya Disebut Bikin Tak Cantik
Potret Kehamilan Go Woo Ri Eks Rainbow, Happy Bakal Punya Anak Laki-Laki
9 Lembar Gambar untuk Lomba Mewarnai di Hari Anak Nasional
Berat Badan Turun hingga 46 Kg, Goo Hye Sun Akui Mulai Alami Efek Yo-Yo
Chelsea Islan & Rob Clinton Sambut Kelahiran Anak Pertama, Namanya Cantik & Elegan
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Sebelum Beli Garam Himalaya, Kenali Dulu Perbedaan Teksturnya
-
Beautynesia
Daftar Aktor dan Aktris Korea Terpopuler Juli 2026, Ada So Ji Sub hingga Heo Nam Jun
-
Female Daily
Beverly’s Secret Luncurkan Summer Treats Collection, Koleksi Parfum Baru dengan Aroma Manis dan Segar
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Ramalan Zodiak Cinta 18 Juli: Aries Jaga Kepercayaan, Cancer Singkirkan Ego
-
Mommies Daily
4 Event Jakarta 25-26 Juli 2026 yang Seru untuk Quality Time Bareng Keluarga dan Sahabat