KEHAMILAN
Usai Jalani Operasi Bariatrik karena Obesitas, Jelita Ramlan Umumkan Kehamilan Anak Kedua
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Rabu, 03 Sep 2025 13:10 WIBBunda masih ingat dengan Jelita Ramlan? Adik dari artis Olla Ramlan ini pernah menjadi sorotan publik usai membagikan perjuangannya menurunkan berat badan karena obesitas.
Baru-baru ini, kabar bahagia datang dari Jelita. Perempuan yang pernah menjalani operasi bariatrik ini mengumumkan kabar kehamilan keduanya.
Melalui unggahan di Instagram, Jelita mem-posting video yang menunjukkan test pack hasil positif dan USG kehamilannya. Jelita ternyata tak menyangka bisa hamil anak kedua usai menjalani operasi bariatrik.
"Hiii auntie and uncle semua.. doakan aku sehat2 ya di perut mami.. setelah oprasi bariatrix, badan aku fully sehat langsung di kasih rezeki yg tak terduga2.. what a beautiful blessing.. GOD is the greatest!! Doakan aku dan baby selalu sehat, happy, lancar sampe dia brojol taun depan," tulisnya, dikutip dari Instagram @jelitaramlan.
Jelita Ramlan diketahui sudah dikaruniai seorang anak laki-laki yang lahir pada 8 Maret 2019.
Pernah jalani operasi bariatrik karena obesitas
Perlu diketahui, Jelita memutuskan untuk menjalani operasi bariatrik pada pertengahan tahun 2024. Melalui operasi ini, berat badannya berhasil turun hingga 40 kilogram (kg). Setelah operasi, Jelita mulai pun bisa mengatur porsi makannya.
Pada awal tahun 2025, Jelita sempat mengungkap targetnya dalam menurunkan berat badan. Perempuan 40 tahun ini ingin mendapatkan berat badan yang sehat, Bunda.
"Semoga di tahun 2025 ini sesuai gol aku penginnya 80 (kg) dulu, enggak usah muluk-muluk. Harusnya kalau sesuai target tuh timbangannya sekitar 70 (kg). Aku penginnya 80 saja dulu, enggak mau terlalu kurus-kurus banget kayak model gitu," katanya beberapa waktu lalu, dikutip dari Insertlive.
Belum sampai setahun, target ini tampaknya belum bisa dipenuhi oleh Jelita. Kehamilan kedua yang didapatnya menjelang akhir tahun tentu bisa membuat targetnya berubah.
Berat badan dan peluang hamil
Bicara soal berat badan, kebanyakan orang tahu bahwa kelebihan berat badan atau obesitas dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan seperti penyakit jantung dan diabetes. Namun, banyak yang tidak menyadari bahwa kondisi tersebut juga dapat mengurangi kesuburan dan peluang untuk mendapatkan kehamilan sehat, Bunda.
Sudah banyak studi mengaitkan obesitas dengan masalah kesuburan dan peluang hamil alami. Salah satunya adalah studi yang dipublikasikan dalam Journal of the Turkish-German Gynecological Association tahun 2015.
Studi ini mengungkap bahwa perempuan yang kelebihan berat badan memiliki insiden disfungsi menstruasi dan anovulasi yang lebih tinggi. Mereka juga berisiko tinggi mengalami masalah reproduksi.
Dilansir laman Better Health, kelebihan berat badan dapat memengaruhi kesuburan perempuan dengan menyebabkan:
- Ketidakseimbangan hormon
- Masalah ovulasi (pelepasan sel telur dari ovarium)
- Gangguan menstruasi
Kelebihan berat badan juga dapat menyebabkan kesulitan dalam menjalani program bayi tabung.
Bagi perempuan, memiliki berat badan sehat sebelum konsepsi juga dapat meningkatkan peluang melahirkan bayi sehat. Pasalnya, obesitas dan kelebihan berat badan selama kehamilan dikaitkan dengan sejumlah komplikasi, seperti keguguran, preeklamsia, diabetes gestasional, stillbirth, dan peluang untuk menjalani operasi caesar.
Selain itu, bayi yang lahir dari ibu dengan obesitas juga memiliki risiko lebih tinggi mengalami obesitas pada masa kanak-kanak dan dewasa, serta masalah kesehatan jangka panjang lainnya.
Menurunkan berat badan memang bisa meningkatkan peluang untuk hamil, Bunda. Pada perempuan dengan obesitas, penurunan berat badan yang sedikit pun dapat meningkatkan kesuburan.
Demikian kabar kehamilan kedua Jelita Ramlan, serta penjelasan terkait berat badan sehat dan peluang hamil.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
Kaitan Usia dengan Kesuburan & Ketahui Penyebab Infertilitas pada Wanita Menurut Dokter
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
17 Makanan Bantu Tingkatkan Kesuburan saat Jalani Program Hamil
Alasan Wanita Harus Hindari Alkohol Sebelum Memulai Program Hamil
10 Persiapan Sebelum Jalani Program Hamil
Saat Program Hamil, Dukungan untuk Suami Juga Penting Diberikan
TERPOPULER
Anak Ussy & Andhika Pratama Disebut Mirip Bae Suzy, Intip 5 Potret Eleanor Terbaru
Sarah Sechan Jelaskan Kondisi Mulutnya yang Kerap Disangka Sedang Mengunyah, Ternyata...
5 Dongeng Pendek untuk Anak SD Kelas 1,2,3 yang Kaya Pesan Moral
Mengenal Polyworking, Fenomena Satu Pekerjaan Tak Pernah Cukup
Tanpa Disadari, 11 Kebiasaan Ini Bisa Bikin KB Jadi Kurang Efektif
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Bidet Portable yang Bisa Dibawa Ibu Hamil saat Bepergian & Liburan
Dwi Indah NurcahyaniREKOMENDASI PRODUK
30 Vitamin yang Bagus untuk Ibu Hamil agar Tetap Sehat
Azhar HanifahREKOMENDASI PRODUK
8 Rekomendasi Yogurt untuk Ibu Hamil, Ketahui Risiko & Manfaatnya
Natasha ArdiahREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Serum Vitamin C, Cerahkan Wajah Kusam dan Bikin Glowing
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
3 Tips Jaga Pencernaan Anak saat Bepergian
Tim HaiBundaTERBARU DARI HAIBUNDA
Anak Ussy & Andhika Pratama Disebut Mirip Bae Suzy, Intip 5 Potret Eleanor Terbaru
5 Dongeng Pendek untuk Anak SD Kelas 1,2,3 yang Kaya Pesan Moral
Mengenal Polyworking, Fenomena Satu Pekerjaan Tak Pernah Cukup
Tanpa Disadari, 11 Kebiasaan Ini Bisa Bikin KB Jadi Kurang Efektif
Sarah Sechan Jelaskan Kondisi Mulutnya yang Kerap Disangka Sedang Mengunyah, Ternyata...
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Keanu Tak Menyangka Curhatan Lula Lahfah soal Penyakit jadi Pesan Terakhir
-
Beautynesia
Tes Kepribadian: Zebra atau Singa yang Pertama Kamu Lihat? Ini Artinya!
-
Female Daily
Slick Hair Styling Guide: Hairstyle Cepat Saat Bad Hair Day
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Potret Pacar Max Verstappen yang Viral Dituduh Netizen 'Child Grooming'
-
Mommies Daily
Stop Lakukan 10 Hal Ini Jika Tak Ingin Memelihara Budaya Patriarki di Keluarga