KEHAMILAN
Mengenal Teknik Edging dalam Berhubungan Intim
Dwi Indah Nurcahyani | HaiBunda
Sabtu, 18 Oct 2025 21:00 WIBTeknik edging mungkin tidak terlalu familiar di antara semua pasangan. Yuk, mengenal teknik edging dalam berhubungan intim yang bisa membantu pasutri mencapai orgasme.
Banyak mitos beredar soal edging yang katanya hanya berlaku untuk orang yang memiliki penis atau kaum pria saja. Padahal, semua orang bisa menikmati teknik edging dan menyempurnakan kenikmatan seksualnya bersama pasangan, lho.
Apa itu teknik edging?
Teknik edging merupakan praktik melakukan stimulasi seksual hingga mencapai klimaks sebelum berhenti dan memulai lagi. Seseorang dapat melakukannya sendiri atau bersama orang lain, dan bertujuan untuk memperpanjang atau mengintensifkan kenikmatan seksual.
Dalam praktiknya, edging melibatkan siklus stimulasi yang dapat membawa beberapa orang mencapai orgasme yang lebih intens, seperti dikutip dari laman Web MD.
Bagi mereka yang mengalami ejakulasi dini mungkin menganggap teknik edging bermanfaat karena dapat meningkatkan durasi aktivitas seksual. Selain itu, hal ini dapat memberikan lebih banyak kesempatan untuk bereksperimen dan membangun kepercayaan diri saat berhubungan seks.
Teknik edging juga melibatkan stimulasi seksual dan berhenti tepat sebelum mencapai orgasme. Praktik ini bertujuan untuk memperpanjang kenikmatan seksual seseorang untuk jangka waktu yang lebih lama. Dan, praktik ini juga dapat mengintensifkan pengalaman tersebut.
Praktik edging juga melibatkan stimulasi hingga mencapai titik, atau ambang, orgasme. Orang akan berhenti tepat sebelum mencapai ambang dan beristirahat sejenak dari stimulasi. Seseorang dapat mengulangi siklus edging untuk beberapa kali dan dapat menggunakannya sebagai cara untuk menghindari ejakulasi dini.
Cara melakukan teknik edging
Ada beberapa cara dalam melakukan teknik edging dan semuanya bisa mengacu pada langkah-langkah berikut ini:
1. Mengalami stimulasi hingga tepat sebelum orgasme
2. Menghentikan stimulasi atau mengubah intensitas untuk menghindari klimaks
3. Menunggu sebentar
4. Meningkatkan stimulasi hingga mencapai puncaknya
5. Mengulangi langkah-langkah tersebut hingga ingin mencapai orgasme
Saat mempraktikkannya dengan pasangan, hal ini mungkin melibatkan perubahan posisi atau aktivitas untuk mengurangi stimulasi. Tujuannya yakni untuk mengurangi intensitas yang dapat mencakup melanjutkan aktivitas yang sama dengan kecepatan yang lebih lambat.
Bagaimana cara mengenali teknik edging dalam hubungan seks?
Teknik edging merupakan teknik seksual untuk menunda orgasme, dengan menempatkan diri atau pasangan di ambang orgasme, lalu mendinginkannya sejenak sebelum memulai lagi. Ini merupakan cara untuk memperpanjang kenikmatan seks atau menambah variasi dalam kehidupan seks.
Seseorang yang melakukan teknik edging mungkin akan mengetahui bahwa dirinya sedang edging jika seseorang tersebut hampir mencapai orgasme tetapi kemudian berhenti untuk mendinginkannya. Lalu, dia akan memulainya kembali.
Manfaat teknik edging dalam hubungan seks
Ada banyak manfaat teknik edging dalam hubungan seks jika Bunda dan pasangan mempraktikkannya. Berikut ini beberapa manfaat di dalamnya ya:
1. Mendekatkan diri dengan pasangan
2. Meningkatkan kepuasan seks
3. Menunda orgasme
4. Membuat seks lebih tahan lama
5. Membantu mengatasi ejakulasi dini
6. Meningkatkan intensitas orgasme
7. Menambah variasi dalam kehidupan seks
Potensi risiko dan pertimbangan keamanan
Melakukan teknik edging saat berhubungan intim tidaklah membahayakan ya, Bunda. Namun, tetap saja ada potensi risiko yang mungkin timbul dari praktik tersebut.
Salah satu risiko yang mungkin dikhawatirkan yakni dapat menyebabkan hipertensi epididimis yang umumnya dikenal sebagai bola biru. Hal ini terjadi ketika darah menumpuk di testis akibat periode terangsang yang lama tanpa ejakulasi. Namun, kondisi ini tidaklah berbahaya dan akan hilang dengan sendirinya.
Selain itu, beberapa potensi risiko berikut juga perlu diwaspadai ya, Bunda:
1. Anorgasmia
Seseorang yang melakukan teknik edging juga perlu memperhatikan bagaimana mereka dalam menjalani praktik ini. Meskipun dapat membantu orgasme, hal ini tidak berlaku bagi mereka yang mengalami anorgasmia, yang berarti mereka kesulitan mencapai orgasme.
2. IMS
Seperti halnya aktivitas seksual lainnya, terdapat risiko infeksi yang mungkin muncul. Aktivitas seksual diketahui dapat menyebabkan IMS seperti klamidia, sifilis, atau gonore.
Namun, risiko akibat edging dapat diminimalisir dengan menggunakan metode kontrasepsi penghalang seperti kondom dan melakukan pemeriksaan kesehatan seksual secara teratur seperti dikutip dari laman Medical News Today.
Mitos dan kekeliruan tentang teknik edging
Ada banyak mitos beredar soal teknik edging yang membuat banyak orang jadi khawatir melakukannya. Seperti misalnya banyak beredar mitos bahwa teknik edging hanya berlaku untuk mereka yang memiliki penis saja. Padahal kenyataannya, semua orang dapat menikmati teknik edging untuk mewujudkan kenikmatan seks.
Selain itu, ada juga mitos lainnya seperti teknik edging yang dikatakan tidak baik untuk dilakukan karena dapat menyebabkan masalah seperti orgasme tertunda atau kesulitan ereksi. Dan, teknik edging tidak akan menyebabkan air mani kembali ke dalam tubuh. Padahal, tidak ada bukti yang mendukung klaim apa pun tentang efek negatif edging.
Nah, daripada pusing terjebak dengan mitos yang tidak jelas, tak ada salahnya mempraktikkan teknik edging sesekali bersama pasangan agar kenikmatan dalam berhubungan intim lebih maksimal.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
7 Arti Hasil Test Pack Samar, Benarkah Pertanda Hamil?
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Apakah Melakukan Gaya Lilin setelah Berhubungan Suami Istri Bikin Cepat Hamil?
Aturan Berhubungan Intim untuk Ibu Hamil saat Puasa
KB Steril Bikin Berhubungan Intim Tidak Nyaman, Mitos atau Fakta?
Pagi, Siang, atau Malam? Ini Waktu Terbaik Berhubungan Intim agar Cepat Hamil
TERPOPULER
105 Nama Bayi Elegan yang Terkesan Mewah, Klasik hingga Modern Beserta Artinya
7 Ciri Kepribadian Orang yang Punya Ratusan Chat Belum Dibaca Sampai Menumpuk
11 Ciri Kepribadian Anak yang Dibesarkan oleh Orang Tua Moodyan
Singapura Larang Penggunaan HP di Sekolah, Siswa Kini Lebih Asyik Bermain
Studi Temukan Paparan Bahan Kimia Ini Bisa Tingkatkan Risiko Keguguran Berulang
REKOMENDASI PRODUK
26 Rekomendasi Merek Sepatu Terkenal Branded Asal Indonesia & Luar Negeri, Bagus & Awet
Natasha ArdiahREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Sikat Gigi Anak 1 Tahun ke Atas, Bisa Jadi Pilihan Bunda
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Micellar Water untuk Kulit Kering, Bikin Wajah Tetap Lembap
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Snack MPASI Bayi untuk Finger Food & Mudah Dibawa
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Ide Menu Siap Saji Lebaran Hemat tapi Tetap "Wah" untuk Keluarga Besar
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
7 Ciri Kepribadian Orang yang Punya Ratusan Chat Belum Dibaca Sampai Menumpuk
11 Ciri Kepribadian Anak yang Dibesarkan oleh Orang Tua Moodyan
105 Nama Bayi Elegan yang Terkesan Mewah, Klasik hingga Modern Beserta Artinya
Singapura Larang Penggunaan HP di Sekolah, Siswa Kini Lebih Asyik Bermain
Tak hanya Menutrisi, Asam Lemak ASI Juga Bantu Bayi Tidur Lebih Nyenyak
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Video: Aktor Lee Sang-bo Meninggal Dunia, Polisi Masih Selidiki Penyebab
-
Beautynesia
5 Ciri Pasangan yang Terlihat Sangat Penyayang Padahal Sebenarnya Sangat Posesif dan Mengontrol
-
Female Daily
Rawan Spoiler, Ini 5 Alasan Kenapa Film ‘Tunggu Aku Sukses Nanti’ Layak Kamu Tonton!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Teriakan Pelaku Bisnis Mode, Mulai Khawatir Dampak Perang Iran-AS
-
Mommies Daily
Disney Adventure Berlayar di Singapura! Ini Fasilitas, Kegiatan, dan Daftar Harga Kamar