HaiBunda

KEHAMILAN

Apakah Ikat Steril Bisa Lepas Sendiri Tanpa Disadari?

Annisa Aulia Rahim   |   HaiBunda

Selasa, 21 Oct 2025 23:00 WIB
Apakah Ikat Steril Bisa Lepas Sendiri Tanpa Disadari?/Foto: Getty Images/iStockphoto/Sorapop
Jakarta -

“Lho, kok bisa hamil lagi padahal sudah steril?” Pertanyaan ini sering muncul di kalangan para Bunda yang sudah menjalani ikat steril alias tubektomi sebagai metode kontrasepsi permanen. Banyak yang mengira bahwa setelah menjalani prosedur ini, peluang hamil sudah benar-benar tertutup. Namun, kenyataannya tidak selalu sesederhana itu.

Ya, meski kemungkinannya sangat kecil, ikat steril ternyata bisa lepas atau gagal tanpa disadari. Kok bisa? Yuk, Bunda, kita bahas bersama agar lebih paham dan bisa tetap waspada!

Apa itu ikat steril?

Ikat steril, atau dalam istilah medis disebut tubektomi, adalah prosedur kontrasepsi permanen untuk perempuan yang bertujuan mencegah kehamilan secara permanen. Caranya adalah dengan menutup, memotong, atau mengikat saluran tuba fallopi, yaitu saluran yang menghubungkan indung telur (ovarium) dengan rahim.


Secara sederhana, tuba fallopi adalah 'jalan' bagi sel telur untuk bertemu sperma. Kalau saluran ini ditutup, otomatis sel telur tidak bisa dibuahi, sehingga kehamilan tidak mungkin terjadi.

Prosedur ini biasanya dilakukan melalui operasi kecil, baik dengan cara laparoskopi (sayatan kecil di perut) maupun mini-laparotomi (sayatan lebih besar setelah melahirkan). Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), efektivitas tubektomi sangat tinggi, mencapai lebih dari 99 persen, menjadikannya salah satu metode kontrasepsi paling andal.

Apakah ikatan steril bisa lepas sendiri?

Secara umum, ikat steril tidak bisa lepas sendiri. Setelah saluran tuba fallopi diikat, dipotong, atau dibakar, peluang untuk salurannya terbuka kembali sangat kecil, itulah sebabnya metode ini dianggap kontrasepsi permanen dengan efektivitas lebih dari 99 persen.

Namun, dalam dunia medis, ada kondisi langka yang disebut rekanalisasi, yaitu saluran tuba yang sebelumnya sudah ditutup bisa terbuka kembali secara alami. Saat hal ini terjadi, sel telur dan sperma bisa bertemu lagi, sehingga kehamilan tetap mungkin terjadi meskipun sangat jarang.

Beberapa faktor yang dapat menyebabkan hal ini antara lain:

1. Proses penyembuhan alami tubuh

Setelah diikat atau dipotong, jaringan tuba bisa tumbuh dan menyatu kembali secara tidak sengaja, terutama jika jarak potongan tuba terlalu pendek.

2. Teknik operasi yang tidak sempurna

Jika proses sterilisasi tidak menutup tuba dengan benar atau tidak membakarnya sampai habis, masih ada kemungkinan terbentuk jalur kecil yang menghubungkan ujung tuba.

3. Jenis metode sterilisasi yang digunakan

Metode dengan klip atau cincin (ring steril) memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk terbuka dibandingkan metode pemotongan total.

Menurut studi yang dipublikasikan di Obstetrics & Gynecology Journal (2019), risiko kehamilan setelah sterilisasi mencapai sekitar 1 dari 200 wanita (0,5 persen) dalam waktu 10 tahun setelah prosedur.

Jadi, meskipun sangat jarang, ikatan steril memang bisa lepas atau terbuka kembali tanpa disadari, terutama setelah bertahun-tahun. Karena itu, bila bunda mengalami tanda-tanda seperti terlambat haid, mual, atau hasil tes kehamilan positif, sebaiknya segera periksa ke dokter kandungan untuk memastikan kondisi saluran tuba dan rahim tetap aman.

Tanda-tanda jika ikatan steril lepas

Jika ikatan steril lepas atau saluran tuba menyatu kembali, kehamilan masih bisa terjadi, bahkan kadang tanpa disadari. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain:

  • Terlambat haid atau tidak menstruasi sama sekali
  • Mual, muntah, atau perubahan selera makan.
  • Nyeri perut bawah seperti saat hamil muda.
  • Tes kehamilan menunjukkan hasil positif.

Namun, perlu hati-hati karena kehamilan setelah tubektomi berisiko lebih tinggi mengalami kehamilan ektopik (hamil di luar rahim), yang bisa berbahaya bagi Bunda.

Secara umum, ikat steril hampir tidak mungkin lepas sendiri, tetapi ada kemungkinan sangat kecil terjadinya rekanalisasi yang membuat saluran tuba kembali terbuka. Karena itu, jika Bunda mengalami tanda-tanda hamil setelah sterilisasi, jangan diabaikan ya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Simak video di bawah ini, Bun:

7 Arti Hasil Test Pack Samar, Benarkah Pertanda Hamil?

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Jarang Disadari, 11 Tanda Istri Kelelahan Secara Emosional & Butuh Bantuan

Mom's Life Annisa Karnesyia

Wajah Bule-Batak, Intip Potret Chloe Anak Melaney Ricardo di Usia Remaja

Parenting Amira Salsabila

Cara Merawat Tanaman Hias Bambu Hoki, Tetap Subur Buat Pajangan Imlek

Mom's Life Arina Yulistara

Ucapan Haru Najwa Shihab untuk Sang Putra Izzat yang Berulang Tahun Ke-25

Mom's Life Annisa Karnesyia

Naka Siap Jadi Kakak, Arie Kriting & Indah Permatasari Ungkap Alasan Tunda Promil Anak Kedua

Kehamilan Amrikh Palupi

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Jarang Disadari, 11 Tanda Istri Kelelahan Secara Emosional & Butuh Bantuan

Cara Merawat Tanaman Hias Bambu Hoki, Tetap Subur Buat Pajangan Imlek

Wajah Bule-Batak, Intip Potret Chloe Anak Melaney Ricardo di Usia Remaja

Naka Siap Jadi Kakak, Arie Kriting & Indah Permatasari Ungkap Alasan Tunda Promil Anak Kedua

Benarkah Memberi Kacang saat Bayi MPASI Bisa Mencegah Alergi? Ini Penjelasannya

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK