HaiBunda

KEHAMILAN

5 Mitos soal Menurunkan Berat Badan setelah Melahirkan, Jangan Asal Percaya Bun!

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Jumat, 24 Oct 2025 14:55 WIB
Ilustrasi Olahraga Usai Melahirkan/ Foto: Getty Images/iStockphoto/ISMOLOEX
Jakarta -

Banyak mitos beredar seputar cara tepat untuk menurunkan berat badan usai melahirkan. Beberapa di antaranya mengaitkan dengan aktivitas fisik dan proses menyusui.

Perlu diketahui, berat badan memang cenderung naik usai melahirkan. Dalam studi tahun 2015 di jurnal Obstetrics & Gynecology, dilaporkan bahwa 75 persen perempuan mengalami kenaikan berat badan dalam satu tahun setelah melahirkan.

Keberhasilan program penurunan berat badan akan bergantung pada berapa banyak kenaikan yang Bunda dapatkan selama kehamilan, serta gaya hidup yang dijalani setelah melahirkan.


Mitos menurunkan BB usai melahirkan

Melansir dari Times of India, berikut lima mitos soal menurunkan berat badan setelah melahirkan yang perlu Bunda ketahui:

1. Mulai olahraga setelah Bunda merasa sehat

Melakukan aktivitas fisik setelah merasa sehat usai melahirkan memang tidak dilarang. Tapi, Bunda perlu melakukannya secara bertahap ya.

"Kebugaran harus dimulai dengan perlahan, dengan latihan pernapasan, mobilitas ringan, dan latihan dasar panggul," kata founder of FitMoms, Payal Agarwal Mukherjee.

"Dokter menyarankan untuk menunggu setidaknya enam minggu pasca persalinan dan 8 hingga 12 minggu pasca operasi caesar, tergantung dengan komplikasinya."

2. Menyusui dapat membakar banyak kalori

Menyusui setelah melahirkan dapat membantu dalam membakar kalori. Setidaknya, sekitar 300 hingga 500 kalori per hari dapat hilang karena proses menyusui.

Meski begitu, perlu dicatat bahwa penurunan berat badan setelah melahirkan tidak terjadi secara otomatis. Tubuh setiap perempuan merespons secara berbeda.

"Beberapa mungkin akan mengalami penurunan berat badan, tapi ada juga yang tidak berubah, dan keduanya normal. Alih-alih terobsesi dengan timbangan, fokuslah pada pemenuhan nutrisi," ujar Mukherjee.

"Konsumsi biji-bijian utuh, protein, dan lemak sehat untuk mendukung masa pemulihan dan suplai ASI."

3. Gerakan sit-up dan plank dapat mengecilkan perut

Gerakan sit-up dan plank sering kali dianggap bisa membantu mengecilkan perut setelah melahirkan. Faktanya, pendekatan yang terbaik perlu melibatkan aktivasi otot inti, latihan pernapasan, gerakan memiringkan panggul, dan penguatan otot inti. Semuanya disarankan untuk dilakukan di bawah pengawasan profesional.

Gerakan sit-up dan plank memang dapat membantu dalam mengecilkan perut. Tapi, Bunda juga perlu melakukan gerakan lain yang berpusat pada otot inti. Seiring waktu, latihan-latihan tersebut dapat membangun stabilitas dan mengurangi nyeri punggung.

4. Pijat pasca persalinan dapat mengecilkan perut

Di beberapa tradisi, pijat pasca melahirkan diyakini dapat memperlancar sirkulasi darah hingga meredakan ketegangan otot. Namun, hanya mengandalkan pijat saja dianggap tidak tepat usai melahirkan.

Pijat tidak dapat memperbaiki otot yang melemah atau membakar lemak. Kebugaran pasca persalinan yang terbaik adalah memadukan antara gerakan, nutrisi, istirahat, dan perawatan.

"Pijat bersifat suportif, bukan transformatif," ungkap Mukherjee.

5. Hindari olahraga saat menyusui

Banyak Bunda percaya kalau olahraga dapat memengaruhi kualitas dan kuantitas ASI. Faktanya, hal tersebut tidak benar alias mitos.

Olahraga ringan, seperti berjalan kaki, yoga, dan latihan kekuatan tidak akan mengurangi produksi ASI. Sebaliknya, olahraga dapat membantu dalam mengatur suasana hati, mengurangi depresi pasca persalinan, dan meningkatkan energi secara keseluruhan.

Setelah diizinkan untuk berolahraga usai melahirkan, Bunda dapat melanjutkan aktivitas fisik ini selama proses menyusui. Selain menyehatkan, olahraga selama menyusui juga dapat membantu dalam menurunkan berat badan. Tapi ingat, jangan lupa untuk menjaga asupan nutrisi dan tetap terhidrasi ya.

Demikian 5 mitos seputar menurunkan berat bada setelah melahirkan. Semoga informasi ini bermanfaat, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)

Simak video di bawah ini, Bun:

Kimmy Jayanti Kembali Langsing & Stylish Usai Melahirkan Anak Ketiga

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

105 Nama Bayi Elegan yang Terkesan Mewah, Klasik hingga Modern Beserta Artinya

Nama Bayi Annisya Asri Diarta

7 Ciri Kepribadian Orang yang Punya Ratusan Chat Belum Dibaca Sampai Menumpuk

Mom's Life Nadhifa Fitrina

11 Ciri Kepribadian Anak yang Dibesarkan oleh Orang Tua Moodyan

Parenting Nadhifa Fitrina

Singapura Larang Penggunaan HP di Sekolah, Siswa Kini Lebih Asyik Bermain

Parenting Nadhifa Fitrina

Studi Temukan Paparan Bahan Kimia Ini Bisa Tingkatkan Risiko Keguguran Berulang

Kehamilan Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

7 Ciri Kepribadian Orang yang Punya Ratusan Chat Belum Dibaca Sampai Menumpuk

11 Ciri Kepribadian Anak yang Dibesarkan oleh Orang Tua Moodyan

105 Nama Bayi Elegan yang Terkesan Mewah, Klasik hingga Modern Beserta Artinya

Singapura Larang Penggunaan HP di Sekolah, Siswa Kini Lebih Asyik Bermain

Tak hanya Menutrisi, Asam Lemak ASI Juga Bantu Bayi Tidur Lebih Nyenyak

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK