KEHAMILAN
Bolehkah Pasien Kanker Mendapatkan Kehamilan? Ketahui Fakta Medisnya
Dr. dr. Jeffry Beta Tenggara, SpPD-KHOM | HaiBunda
Senin, 10 Nov 2025 17:05 WIBPerempuan yang terdiagnosis kanker, mungkin bertanya-tanya apakah masih bisa hamil dan melahirkan? Bagi sebagian pasien kanker yang sedang menjalani pengobatan, tentunya hal ini mendatangkan kecemasan tersendiri.
Kanker sendiri merupakan penyakit yang membutuhkan serangkaian pengobatan. Namun, menyangkut kesempatan apakah masih bisa hamil atau tidak, hal itu bergantung pada jenis kanker dan tingkatan stadiumnya.
Peluang pasien kanker bisa hamil
Pada pasien kanker yang masih di stadium awal, biasanya harapan untuk bisa hamil masih tinggi. Berbeda dengan orang-orang yang sudah di tahap stadium lanjut, yang tidak disarankan dokter untuk mendapatkan kehamilan.
Selain itu, biasanya dokter akan memertimbangkan jenis kanker yang dialaminya. Pada pasien kanker serviks atau kanker rahim, di mana tindakan pengobatannya membutuhkan operasi dan pengangkatan, maka kehamilan menjadi sesuatu yang sulit untuk terwujud.
Bolehkah kemoterapi diberikan pada ibu hamil?
Kemoterapi boleh diberikan pada ibu hamil di trimester 2 dan 3. Namun tentunya, keputusan pemberian kemoterapi pada ibu hamil ini tidak semudah dilakukan pada pasien umum.
Sebelum tindakan kemoterapi diberikan pada ibu hamil, akan ada keputusan yang melibatkan beberapa dokter seperti medical oncology, dokter kandungan, dokter anak, hingga komite medik mengenai kondisi pasien yang boleh mendapatkan kemoterapi atau tidak. Jika diputuskan untuk diberikan, akan didiskusikan lagi jenis seperti apa saja yang diperbolehkan.
Benarkah terapi kanker sebabkan infertilitas?
Saat ini, pasien perempuan muda yang baru menikah dan kemudian terkena kanker di stadium awal, biasanya disarankan untuk melakukan egg banking terlebih dahulu, di mana sel telurnya sebaiknya disimpan terlebih dahulu.
Ini adalah bagian dari upaya preservasi dari kesuburan. Setelah dilakukan egg banking, barulah kemudian akan mulai diberikan pengobatan sistemik.
Setelah pengobatan selesai, maka pasien masih berpeluang untuk bisa hamil baik secara alami maupun menggunakan metode in vitro fertilisasi (IVF).
Apakah boleh hamil saat menjalani pengobatan kanker?
Harapan untuk hamil saat menjalani pengobatan kanker, memang masih ada. Namun, membutuhkan persiapan yang matang terutama sebelum masuk ke pengobatan itu sendiri.
Adakah risiko anak yang lahir dari ibu yang mengalami kanker?
Ingat ya, kanker bukan penyakit menular. Jadi ibu yang hamil dalam kondisi kanker tidak akan otomatis menurun ke anak yang dilahirkannya. Kanker bukan infeksi, sehingga tidak menular. Semua sangat tergantung dari jenis kanker dan stadiumnya.
Pasien kanker yang tidak disarankan hamil
Pada pasien kanker stadium 4 dengan kondisi sudah terjadi penyebaran pada organ lain, tidak disarankan untuk hamil. Bahkan, pada beberapa kanker di stadium awal pun ada yang tidak disarankan untuk mendapatkan kehamilan.
Misalnya, kanker yang tidak terpengaruh oleh faktor hormon, misalnya kanker paru, kanker liver, kanker usus. Namun, jika pengobatan sudah selesai dilakukan, biasanya dokter akan mengizinkan untuk memulai program hamil.
Pada pasien kanker payudara yang dipengaruhi oleh hormon, maka disarankan untuk menunda kehamilan sampai lima tahun pada stadium awal.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
Ini 7 Cara Seru Ayah Ajak Ngobrol Bayi Sejak dalam Kandungan
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Apakah Kanker Bisa Menular dari Ibu Hamil ke Bayi dalam Kandungan? Ini Temuan Studi
Kanker saat Hamil, Cara Mendeteksi hingga Penanganan yang Aman untuk Janin
Kisah Bunda Didiagnosis Kanker saat Periksa Kehamilan, Jalani Kemoterapi Sebelum Melahirkan
Bismillah Kunikahi Suamimu, Film tentang Getirnya Ibu Hamil dengan Kanker Usus
TERPOPULER
Cara Mengenali Orang yang Kesepian Secara Mental dan Emosional dari Obrolan Sehari-hari
Cara Membuat Bola Ubi Kopong Anti Gagal, Renyah di Luar Lembut di Dalam
Anak Jatuh dan Kepala Terbentur? Jangan Panik, Lakukan Ini Bun
Perempuan dengan Endometriosis Disarankan Segera Hamil, Ini Alasan di Baliknya
Tak Asal Bicara, Ini 7 Kalimat yang Dihindari Orang dengan EQ Tinggi
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Scalp Serum untuk Mengatasi Ketombe dan Rambut Rontok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Ide Hiasan 17 Agustus 2026 Kemerdekaan yang Unik dan Menarik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Dea Annisa Tampil Cantik Berhijab saat Honeymoon usai Nikah
Cara Membuat Bola Ubi Kopong Anti Gagal, Renyah di Luar Lembut di Dalam
Sejarah Respon Internasional terhadap Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
Perempuan dengan Endometriosis Disarankan Segera Hamil, Ini Alasan di Baliknya
Anak Jatuh dan Kepala Terbentur? Jangan Panik, Lakukan Ini Bun
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Rambut Rontok Parah? Serum Aminexil Kerastase Genesis Diklaim Ampuh dari Akar
-
Beautynesia
Younghoon THE BOYZ Lanjutkan Karier Akting Bersama Agensi Namoo Actors
-
Female Daily
Bobbi Brown Hadirkan Vitamin Enriched Face Base+, Formula Baru dengan 5x Vitamin dan 24H Makeup Priming
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Gaya Syahrini Tampil Serba Merah, Bros Unik Rp 288 Juta Bikin Salfok
-
Mommies Daily
Drama Hayoung yang Bisa Masuk Daftar Tontonan Mommies, Terbaru Our Sticky Love