HaiBunda

KEHAMILAN

Unik! Kisah Sahabat yang Melahirkan Bayi Kembar dan Triplet dalam Sebulan

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Sabtu, 10 Jan 2026 15:30 WIB
Ilustrasi Sahabat Hamil Bersamaan/ Foto: Getty Images/iStockphoto/LightFieldStudios
Jakarta -

Menjalani kehamilan di waktu bersamaan dengan sahabat bisa menjadi momen membahagiakan, Bunda. Apalagi bila kita dan sahabat melahirkan di waktu yang berdekatan.

Kisah sahabat melahirkan di waktu berdekatan dan menjalani kehamilan yang unik belum lama ini terjadi. Kisah ini dialami oleh Madison Knight dan Jamesen Hicks.

Madison dan Jamesen pertama kali bertemu tahun 2020 setelah dikenalkan oleh bibi Jamesen. Keduanya menjadi dekat dan menjalin persahabatan.


Pada Juli 2024, Madison mengetahui bahwa dia hamil. Selama beberapa tahun terakhir, dia dan Jamesen telah melewati banyak momen penting bersama, mulai dari pertunangan hingga pernikahan. Nah, karena mereka selalu membicarakan tentang memiliki anak bersama, Madison sangat ingin hamil bersamaan dengan Jamesen.

"Saat melihat hasil tes kehamilan positif, rasanya benar-benar tidak nyata karena saya dan suami tidak sedang berusaha untuk hamil," kata Madison kepada People.

"Saya baru saja berhenti minum pil KB, bukan untuk langsung mencoba hamil, tetapi hanya untuk memberi tubuh saya istirahat. Saya benar-benar tidak menyangka akan hamil secepat ini. Saya kaget, gugup, dan sekaligus bahagia."

Hal pertama yang dipikirkan Madison saat tahu dirinya hamil adalah memberi tahu Jamesen kabar bahagia tersebut. Ia langsung teringat sahabatnya itu lantaran punya keinginan untuk membesarkan anak bersama-sama.

"Saya langsung tahu saya harus memberi tahu Jamesen. Kami selalu membicarakan keinginan agar anak-anak kami tumbuh bersama, dan dialah orang yang selalu saya ajak berbagi segalanya. Dialah orang pertama yang mengetahui saya hamil," ungkap Madison.

Sejak awal, Madison sudah bercanda tentang memiliki anak kembar. Dia mengaku punya 'firasat kuat' bahwa dia akan memiliki lebih dari satu bayi dan firasat itu semakin kuat saat dia sakan melakukan pemeriksaan USG pertama. Benar saja, Madison hamil anak kembar.

"Saya terkejut karena firasat itu benar, tetapi saya tidak bisa berhenti tersenyum karena jauh di lubuk hati, saya sudah mengetahuinya sejak awal," ujar Madison.

"Saat kami meninggalkan ruang pemeriksaan, saya memberi tahu suami bahwa saya perlu memberi tahu Jamesen secara langsung. Kami pun bertemu setelah itu, dan ketika saya menunjukkan hasil USG kepadanya, dia sangat terkejut dan gembira," sambungnya.

Ilustrasi Ibu Hamil/ Foto: Getty Images/iStockphoto/LightFieldStudios

Jamesen hamil anak kembar tiga

Beberapa bulan kemudian atau tepatnya di bulan Oktober, Jamesen tiba-tiba menelepon Madison. Perempuan 26 tahun itu mengatakan bahwa ia melihat garis samar di alat tes kehamilannya, Bunda.

Madison pun langsung pergi ke rumah sahabatnya. Saat itu, ia mengetahui bahwa Jamesen benar-benar hamil.

Selama pertemuan itu, Madison kembali bercanda tentang sahabatnya yang juga akan memiliki bayi kembar. "Kami selalu tertawa, karena itu tampak sangat tidak mungkin. Tapi jauh di lubuk hati, sebagian dari diri saya berharap dia akan memiliki anak kembar, agar saya tidak menjalani perjalanan ini sendirian," kata Madison.

Setelah Jamesen menjalani USG pertamanya, ia langsung menelepon Madison untuk bertemu. Jamesen ingin menunjukkan foto-foto USG kepada sahabatnya sekaligus memberi tahu kabar bahagia lainnya.

"Saya langsung merasa ada yang tidak beres, karena itu persis seperti saat saya memberitahunya kalau saya hamil anak kembar," ujar Madison.

"Saat melihat USG dan melihat dua kantong, lalu berkata, 'Tunggu...apakah ada dua?' Dia menyuruh saya untuk terus menghitung. Saat itulah aku menyadari, ada tiga. Kembar tiga."

Madison mengatakan dia tidak bisa berkata apa pun dan mulai menangis bahagia. Dia tidak percaya dia hamil pada saat yang sama dengan Jamesen, dan fakta bahwa mereka berdua mengandung lebih dari satu anak.

"Rasanya seperti salah satu momen langka dalam hidup di mana semuanya selaras dengan cara yang terasa seperti takdir," katanya.

Waktu persalinan yang berdekatan

Madison melahirkan sepasang anak kembar yang diberi nama Sutton dan Barrett, pada Februari 2025. Sementara Jamesen melahirkan tiga putranya Campbell, Graham, dan Bennett, pada Mei 2025. Keduanya melahirkan lebih awal, dan semua bayi mereka sempat menghabiskan waktu di NICU.

"Anak laki-laki saya tinggal di NICU selama sebulan, dipulangkan, tetapi harus dirawat kembali selama beberapa minggu lagi," kata Madison.

"Anak perempuan saya dirawat di NICU selama 69 hari. Pada suatu saat, dia dipindahkan ke rumah sakit lain dengan NICU yang lebih canggih karena dokter mengira dia mungkin membutuhkan selang makan. Syukurlah, itu tidak terjadi, dan dia bisa pulang tanpa operasi."

Jamesen sering datang ke NICU bersama Madison, dan keduanya akan duduk bersama sementara suami Madison sedang bekerja. Meskipun Madison mengingat masa itu sebagai salah satu masa tersulit dalam hidupnya, dia senang karena dapat mengandalkan sang sahabat untuk membantunya melewati masa-masa terburuk.

Sebulan sebelum Jamesen melahirkan, ia juga harus menjalani istirahat total di rumah sakit di negara bagian lain. Kehamilan Jamesen termasuk berisiko tinggi, sehingga ia harus dipantau oleh dokter di Florida. Meskipun Madison tidak bisa berada di sana bersama Jamesen secara langsung, mereka berbicara setiap hari.

"Kami saling mendukung melalui beberapa momen tersulit yang pernah kami hadapi," ungkap Madison.

Madison dan Jamesen kini hidup berdampingan

Saat ini, keduanya menjalani hidup sebagai orang tua. Madison dan Jamesen tinggal berjarak sepuluh menit dan bergantian mengunjungi rumah satu sama lain. Mereka bahkan berbagi segala hal, mulai dari mainan hingga perlengkapan bayi. Madison mengatakan bahwa ia sangat senang bisa membesarkan anak-anaknya bersama sang sahabat.

"Sangat melegakan juga memiliki seseorang yang begitu dekat yang benar-benar mengerti bagaimana rasanya memiliki anak kembar. Segalanya menjadi sedikit lebih menantang, hal-hal sederhana seperti pergi ke toko bahan makanan, membeli makan malam, atau menjalankan tugas tiba-tiba membutuhkan perencanaan yang jauh lebih matang," ujar Madison.

"Sangat membantu untuk pergi keluar bersamanya dan bayi-bayinya karena itu mengingatkan saya bahwa saya tidak melakukan ini sendirian. Terkadang kami berjuang bersama, dan di lain waktu kami tertawa di tengah kekacauan, tetapi menyenangkan bahwa kami bisa melakukannya bersama."

Demikian kisah sahabat melahirkan di waktu berdekatan.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/pri)

Simak video di bawah ini, Bun:

Unik & Langka, Bayi Kembar Ini Lahir di Tanggal dan Tahun Berbeda

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

10 Kalimat yang Diucap Orang Pura-pura Peduli dan Baik

Mom's Life Natasha Ardiah

70 Persen Gen Z Sering Minta Bantuan Orang Tua untuk Cari Kerja, Ini Alasannya

Mom's Life Ajeng Pratiwi & Fauzan Julian Kurnia

Australia Bertekad Jadi Negara Pertama yang Bebas dari Kanker Serviks pada 2035

Kehamilan Annisa Aulia Rahim

Anak Tidak Bisa Membaca Jam Analog, Haruskah Khawatir?

Parenting Nadhifa Fitrina

Dewi Lestari Jalani Long Fasting 72 Jam untuk Bersihkan Tubuh hingga Turunkan Berat Badan

Mom's Life Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

10 Kalimat yang Diucap Orang Pura-pura Peduli dan Baik

Australia Bertekad Jadi Negara Pertama yang Bebas dari Kanker Serviks pada 2035

Anak Tidak Bisa Membaca Jam Analog, Haruskah Khawatir?

70 Persen Gen Z Sering Minta Bantuan Orang Tua untuk Cari Kerja, Ini Alasannya

Bersanding dengan Julia Roberts, Lisa BLACKPINK Cetak Rekor di Golden Globe Awards 2026

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK