KEHAMILAN
Cerita Bunda Coba Penginapan Pasca Persalinan di Taiwan, Mewah & Pelayanan Ramah
Indah Ramadhani | HaiBunda
Minggu, 08 Feb 2026 11:10 WIBKenyaman saat melahirkan merupakan prioritas utama bagi seluruh Bunda. Inilah yang membuat Bunda Katie Lee mencoba perawatan pasca persalinan eksklusif di Taiwan.
Pada kehamilan pertamanya, Katie Lee diketahui mendapatkan pengalaman traumatis dan kurang mengenakan saat melahirkan di AS. Pengalaman tersebut bahkan membuat Katie ragu untuk memiliki anak kedua di Amerika.
Setelah melakukan segala pertimbangan, Katie dan suaminya, Jason, memutuskan untuk pindah ke Taiwan, tempat kakek dan nenek Jason berada. Mereka juga mengajak anak pertamanya, Forrest yang saat itu berusia lima tahun.
Selain pindah tempat tinggal, Katie pun juga sepakat untuk melahirkan anak keduanya di sana. Setelah melakukan riset, ternyata melahirkan di sana pelayanannya jauh lebih baik dan fasilitas yang diterima juga sangat luar biasa.
Bagaimana kisah selengkapnya? Yuk, simak dengan baik, Bunda.
Untuk pertama kalinya, Katie merasa kecewa dengan kehamilannya
Katie membagikan kilas balik saat ia melahirkan anak pertamanya di AS. Ia berkata bahwa melahirkan di AS mengeluarkan biaya yang begitu banyak. Bahkan, dimulai sejak ia melakukan pemeriksaan kehamilan bersama dokter kandungannya.
Katie mengatakan, saat di AS, memeriksa kehamilan saja bahkan perlu merogoh kocek Rp2,5 juta hingga Rp3,3 juta per sesi kunjungan. Ia membayangkan berapa banyak uang yang sudah dikeluarkan setiap bulan untuk melakukan pertemuan hingga trimester ketiga.
Menurutnya, akan semakin sulit apa bila ibu hamil tidak memegang asuransi, atau bahkan asuransi yang dimiliki tidak cukup meng-cover dengan baik. Ia sangat menyayangkan asuransi di sana seperti tidak begitu berguna dalam membantu kehamilan dan persalinan.
Kehamilan kedua dimulai, Katie ingin mendapatkan pelayanan yang lebih baik
Di Taiwan, Katie merasa jauh lebih layak dan lebih nyaman karena harga dan fasilitas yang didapat sepadan, harganya jauh lebih murah dibandingkan di AS. Dengan keputusan tersebut, ia berhasil melahirkan bayinya, baby Ruby pada bulan Juli tahun 2025.
Katie mengatakan, biaya bertemu dengan dokter kandungan bahkan tidak sampai Rp500 ribu per sesi kunjungannya. Selain itu, jika menggunakan asuransi, maka harganya semakin turun hingga hanya menyentuh Rp270 ribu. Ia sangat terkejut dengan harga yang begitu terjangkau ini.
Katie melahirkan di sebuah klinik swasta ternama dan menghabiskan dua hari tiga malam dengan kamar pribadi yang mewah dan makanan yang bergizi. Ternyata, harga kamar pasca persalinannya masih sangat terjangkau, yaitu Rp33 juta, lengkap dengan semua fasilitasnya.
Menurutnya, harga seperti ini tidak akan mungkin bisa didapatkan di AS, apalagi dengan fasilitas dan kamar mewah yang begitu nyaman. Selain itu, atmosfer dan kehangatan pasca persalinan di Taiwan tak akan ia dapatkan juga di AS.
Melahirkan di Taiwan merupakan pilihan yang tepat, meski ia masih harus melakukan beberapa penyesuaian. Ia pun juga sembari mempersiapkan diri menjadi ibu baru lagi untuk kedua kalinya.
Katie mengatakan ia berjuang dengan kecemasan pasca persalinan, tetapi baginya itu tidak sesulit seperti kehamilan pertamanya. Di Taiwan, ia memiliki pendamping yang begitu sigap menjaganya. Selain itu, ia mendapatkan dukungan penuh dari keluarga sang suami.
Tak seperti di AS, ketika ia selesai melahirkan, rasanya seperti hampa dan sendirian. Tak ada keluarga, tak ada sambutan hangat, dan tak ada support system yang membersamainya.
Jadi, menurutnya melahirkan di Taiwan merupakan sebuah keputusan yang sangat tepat dan worth it bagi Bunda yang ini mendapat fasilitas pasca persalinan yang luar biasa dengan harga yang terjangkau.
Industri perawatan pasca persalinan di Taiwan yang begitu berkembang pesat
Menurut laporan dari Quartz yang dilansir dari CNBC Make It, terdapat 193 fasilitas pasca persalinan di Taiwan di sepanjang tahun 2006 hingga 2016, yang membuat industri ini menjadi salah satu sektor bisnis paling terkemuka.
Berdasarkan data, lebih dari 50 persen ibu baru di tahun 2014 mengunjungi klinik pasca persalinan di Taiwan. Menurut pemerintah, mereka rata-rata menghabiskan Rp66 juta untuk memesan penginapan pasca persalinan.
Selain itu, klinik pasca persalinan tersebut mayoritas bisa diakses oleh orang asing atau orang dari luar Taiwan, yang membuatnya semakin istimewa. Sebenarnya, tidak heran, dengan harga dan fasilitas yang ditawarkan begitu sepadan, pasti sangat menarik perhatian global.
Menurut salah satu pengamat industri di Taiwan, Gary Lee, industri perawatan pasca persalinan memiliki nilai yang begitu tinggi, yaitu US$400 juta atau setara dengan Rp6,7 miliar. Dengan mencakup fasilitas rumah kurungan, makanan, penjaga khusus, membuat nilai bisnis industri ini sangat meroket.
Hal ini pula yang membuat Taiwan menjadi pasar per kapita terbesar untuk perawatan pasca persalinan sejauh ini, meskipun industrinya sangat kompetitif, serta tingkat kelahiran tahunannya berkurang, bahkan tidak lebih dari 150.000 kelahiran per tahun, dilansir dari laman Taiwan Business TOPICS.
Demikian informasi ini disampaikan mengenai kenyamanan yang ditawarkan layanan pasca persalinan di Taiwan. Semoga bermanfaat untuk menambah wawasan Bunda dalam mencari solusi dan memilih pilihan terbaik dalam mempersiapkan persalinan.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
Kaleidoskop 2025: 7 Kisah Melahirkan Paling Unik, Mengharukan & Tak Terduga
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Siap-siap! Seperti Ini Tanda Melahirkan Pembukaan 1 hingga 10
Detik-detik Bumil Melahirkan Secara Dramatis, Leher Dimasukkan Selang!
11 Tips Supaya Bunda Melahirkan Normal dan Lancar
7 Tips agar Bunda Bisa Melahirkan dengan Mudah dan Lancar
TERPOPULER
Perayaan Ulang Tahun Sederhana Istri Bule Randy Pangalila, Penuh Senyum Bareng Anak
Tanda Kolesterol Tinggi yang Dapat Dilihat dari Perubahan Lidah
Si Kecil Demam Tinggi Tengah Malam, Kapan Perlu ke RS dengan Dokter Anak Siaga 24 Jam?
Bunda Jalani Kehamilan Berisiko? Ini 7 Tips agar Tetap Tenang dan Minim Stres
55 Puisi Kemerdekaan Indonesia untuk 17 Agustus Lengkap dari 4, 8 Bait hingga Karya Chairil Anwar
REKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Selang Gas yang Bagus dan Aman, Miliki 3 Lapis Pengaman
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Scalp Serum untuk Mengatasi Ketombe dan Rambut Rontok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Ide Hiasan 17 Agustus 2026 Kemerdekaan yang Unik dan Menarik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiTERBARU DARI HAIBUNDA
Kelas 3 SD Disebut Jadi Masa Sulit bagi Anak, Ternyata Ini Perubahan yang Terjadi
Bunda Jalani Kehamilan Berisiko? Ini 7 Tips agar Tetap Tenang dan Minim Stres
Si Kecil Demam Tinggi Tengah Malam, Kapan Perlu ke RS dengan Dokter Anak Siaga 24 Jam?
Perayaan Ulang Tahun Sederhana Istri Bule Randy Pangalila, Penuh Senyum Bareng Anak
55 Puisi Kemerdekaan Indonesia untuk 17 Agustus Lengkap dari 4, 8 Bait hingga Karya Chairil Anwar
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Porto X - Verner Blush Pink Sandal Slide Recovery Premium Empuk Anti Slip Arch Support
-
Beautynesia
Naura Ayu Ungkap Persiapan Menuju Cerita Penuh Cahaya Live Showcase
-
Female Daily
Glow & Lovely Punya 3 Skincare Baru untuk Bantu Wujudkan #NoFilterGlassSkin
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Vokalis Muse Matt Bellamy Cerai dari Elle Evans, Ajukan Hak Asuh Tunggal
-
Mommies Daily
Jangan Lewatkan! 15 Promo Kemerdekaan 2026 untuk HUT RI