HaiBunda

KEHAMILAN

Naka Siap Jadi Kakak, Arie Kriting & Indah Permatasari Ungkap Alasan Tunda Promil Anak Kedua

Amrikh Palupi   |   HaiBunda

Selasa, 10 Feb 2026 20:40 WIB
Naka Siap Jadi Kakak, Arie Kriting & Indah Permatasari Ungkap Alasan Tunda Promil Anak Kedua/Foto: Instagram/@indahpertamas
Jakarta -

Keputusan memiliki anak bukan hanya soal kesiapan fisik dan finansial, tetapi juga menyangkut kesiapan emosional anak pertama. Hal inilah yang menjadi pertimbangan utama Arie Kriting dan Indah Permatasari saat memutuskan menunda program hamil anak kedua, meski sang putra, Naka, dinilai sudah menunjukkan tanda-tanda siap menjadi kakak.

Meski begitu, Indah Permatasari secara terbuka mengungkap bahwa ia dan Arie memiliki keinginan untuk menambah momongan. Namun, keinginan tersebut belum ingin diwujudkan dalam waktu dekat.

“Mau, tapi mungkin tahun-tahun depan tuh,” ujar Indah Permatasari dikutip dari laman akun YouTube Kaks Production


Bagi Indah, kehadiran anak bukan hanya tentang keinginan orang tua, tetapi juga tentang kesiapan keluarga secara menyeluruh, terutama kondisi psikologis anak pertama. Berbeda dengan pasangan yang menetapkan target usia atau jarak anak, Arie Kriting dan Indah Permatasari justru memilih untuk menyerahkan urusan anak pada ketetapan Tuhan.

Arie mengenang pengalaman mereka sebelum memiliki Naka. Saat itu, keinginan untuk punya anak hanya disampaikan secara ringan, namun ternyata langsung terwujud. Pengalaman ini membuat Arie percaya bahwa memiliki anak bukan sekadar perencanaan, melainkan juga soal kesiapan hati dan doa yang tulus.

"Kita sebenarnya tidak pernah punya target (tambah anak). Allah itu maha mendengar, kita tidak bisa ragukan sama sekali. Waktu itu Nona (Indah) itu mungkin belum ada 1-3 minggu ya kamu bilang aku mau ya sekarang, aku udah ready. Itu tahun kita mau masuk tahun 2022," kata Arie Kriting. 

"Jadi 2021 kita sudah nikah, masuk 2022 kita ngobrol, terus dia kesebut keknya tahun depan punya anak boleh deh kayaknya rumah udah cukup sepi. Tidak sampai satu bulan (Indah hamil). Makannya ketukan hati itu doa-doa yang baik," imbuh Arie Kriting. 

Salah satu hal yang membuat Arie kriting dan Indah Permatasari semakin merenung adalah perubahan sikap Naka saat bertemu adik sepupunya yang masih bayi. Naka terlihat sangat penyayang, protektif, dan penuh perhatian. Ia tak segan mengalah, menuruti sang adik, bahkan tampak menikmati perannya sebagai kakak.

"Jujur pengen banget punya anak lagi. Jadi Nona (Indah) dia punya adik lagi punya anak bayi umur 1 tahun, Naka itu senang banget kalau punya adik sepupu ini, dia kaya kakak banget, ngemong banget, sayang banget. Adiknya mau ngapain aja diturutin sama dia," kata Arie Kriting.

Takut kepribadian alfa Naka berubah

Bagi banyak orang tua, pemandangan ini tentu menghangatkan hati. Namun bagi Arie, justru muncul kekhawatiran yang lebih dalam. Arie mengakui bahwa sebelumnya Naka memiliki karakter alfa yang kuat, khas anak usia 2–3 tahun. Mulai dari memilih baju sendiri, menentukan makanan favorit, hingga sulit berbagi mainan.

"Di 2-3 tahun saya suka mood dia (Naka) yang alfa banget yang kaya mau makan apa, mainannya tidak mau berbagi kaya teritorial banget. Baju tuh dia selera banget, dia tuh ga mau pakai baju ini, tidak mau makan ini, jadi saya suka banget mood alfanya dia itu," ucap Arie Kriting. 

Namun setelah hadir adik sepupu, sikap itu perlahan berubah. Naka menjadi lebih sering mengalah. Arie pun berkaca pada pengalaman melihat keponakannya yang sebagai anak sulung terlalu sering mengalah hingga tumbuh menjadi sangat pasif. Kondisi inilah yang membuat Arie Kriting merasa perlu berpikir lebih jauh sebelum menghadirkan anak kedua.

"Belajar saya punya ponakan, dia anak sulung kan, lahir punya adik, dia sayang banget ke adik. Dia mengalah, punya adik lagi dia mengalah. Jadi sekarang itu kayak tukang mengalah sekali, terlalu pasif menurutku. Nah saya tuh agak ada deg-degan gitu," tuturnya. 

Alih-alih terburu-buru promil, Arie Kriting dan Indah Permatasari memilih menunda demi menyiapkan pola asuh yang tepat. Mereka ingin memastikan bahwa kehadiran adik nantinya tidak membuat Naka kehilangan ruang untuk tumbuh sebagai dirinya sendiri.

Mulai dari pembagian perhatian, cara melibatkan anak sulung, hingga menjaga keseimbangan emosi dalam keluarga menjadi hal-hal yang ingin mereka pikirkan matang-matang.

"Kalau nanti misalnya saya sama Nona (Indah) punya anak kedua, kita harus mempersiapkan skemanya," kata pria berusia 40 tahun ini. 

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Simak video di bawah ini, Bun:

Cerita Anggun C. Sasmi Alami Keguguran Berulang dan Tekanan Jadi Perempuan

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Jarang Disadari, 11 Tanda Istri Kelelahan Secara Emosional & Butuh Bantuan

Mom's Life Annisa Karnesyia

Wajah Bule-Batak, Intip Potret Chloe Anak Melaney Ricardo di Usia Remaja

Parenting Amira Salsabila

Cara Merawat Tanaman Hias Bambu Hoki, Tetap Subur Buat Pajangan Imlek

Mom's Life Arina Yulistara

Ucapan Haru Najwa Shihab untuk Sang Putra Izzat yang Berulang Tahun Ke-25

Mom's Life Annisa Karnesyia

Naka Siap Jadi Kakak, Arie Kriting & Indah Permatasari Ungkap Alasan Tunda Promil Anak Kedua

Kehamilan Amrikh Palupi

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Jarang Disadari, 11 Tanda Istri Kelelahan Secara Emosional & Butuh Bantuan

Cara Merawat Tanaman Hias Bambu Hoki, Tetap Subur Buat Pajangan Imlek

Wajah Bule-Batak, Intip Potret Chloe Anak Melaney Ricardo di Usia Remaja

Naka Siap Jadi Kakak, Arie Kriting & Indah Permatasari Ungkap Alasan Tunda Promil Anak Kedua

Benarkah Memberi Kacang saat Bayi MPASI Bisa Mencegah Alergi? Ini Penjelasannya

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK