HaiBunda

KEHAMILAN

5 Tips Diet Kesuburan: Pola Makan Sehat untuk Meningkatkan Peluang Hamil

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Rabu, 11 Feb 2026 08:50 WIB
Ilustrasi Diet Kesuburan/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Panupong Piewkleng
Jakarta -

Bunda pernah dengar tentang diet kesuburan? Jenis diet ini diyakini dapat meningkatkan peluang hamil karena berhubungan dengan penerapan pola hidup sehat.

Diet kesuburan menekankan pola makan bernutrisi dan menjauhi makanan tidak sehat. Melansir dari laman Mayo Clinic Press, pola makan sehat untuk kesuburan sangat mirip dengan pola makan untuk kesehatan secara umum.

Mengonsumsi makanan sehat dapat membantu seorang perempuan mencapai berat badan ideal. Nah, berat badan yang ideal tersebut dapat meningkatkan peluang pembuahan hingga terjadinya kehamilan.


"Makanlah seolah-olah kamu sudah hamil. Itu sebenarnya dapat membantu mempersiapkan tubuh untuk pembuahan," kata ahli gizi yang berbasis di St. Petersburg, Florida, Sarah Krieger, RD, melansir dari Parents.

Dalam tips diet kesuburan, ada beberapa pilihan makanan yang disarankan untuk dikonsumsi dan dijauhi. Simak penjelasan lengkap dari Bubun berikut ini ya!

Sumber makanan dalam diet kesuburan

Meskipun tidak ada satu pun 'diet kesuburan' yang terbukti efektif, setidaknya menjalani diet ini dapat membantu meningkatkan peluang hamil.

Berikut sumber makanan dalam diet kesuburan yang dapat Bunda konsumsi selama program hamil:

1. Buah-buahan dan sayuran

Penelitian yang diterbitkan di jurnal Nutrients tahun 2022 menunjukkan, insiden gangguan ovulasi ditemukan lebih tinggi pada orang yang mengonsumsi lebih banyak lemak trans dan protein hewani. Di sisi lain, orang yang mengonsumsi lebih banyak zat besi, serat, dan protein dari sayuran memiliki skor diet kesuburan yang lebih tinggi.

Studi tersebut menunjukkan bahwa konsumsi makanan dari buah-buahan dan sayuran sangat penting selama promil. Setidaknya, Bunda disarankan untuk memenuhi setengah isi piring dengan buah-buahan dan sayuran segar di setiap waktu makan.

"Buah dan sayuran mentah seperti semangka dan asparagus, serta jenis lainnya dapat memberi tubuh pasokan glutathione, yang penting untuk kualitas sel telur," ujar ahli nutrisi integratif, Alisa Vitti.

"Sementara itu, kale adalah sayuran unggulan lain yang bisa dikonsumsi karena mengandung unsur-unsur yang diperlukan untuk metabolisme estrogen," sambungnya.

Meskipun mengonsumsi buah atau sayuran utuh adalah yang terbaik, Vitti menyarankan untuk membuat jus kale dan sayuran hijau jika Bunda tidak menyukai sayuran mentah. "Saya senang merekomendasikan pasien untuk membuat jus segar yang sebagian besar terdiri dari sayuran dengan beberapa buah seperti beri goji, yang mengandung fitokimia yang bermanfaat untuk kesuburan," katanya.

2. Lemak sehat

Lemak sehat berbasis tumbuhan merupakan bagian penting dalam diet seimbang. Sumber lemak ini bisa didapatkan di kacang-kacangan, alpukat, minyak zaitun, dan minyak biji anggur.

Lemak sehat dapat membantu mengurangi peradangan dalam tubuh. Penelitian telah menunjukkan bahwa diet anti-inflamasi atau anti-peradangan dapat meningkatkan kesuburan. Beberapa jenis lemak juga dapat membantu orang yang berjuang dengan infertilitas.

"Studi menunjukkan bahwa mengonsumsi sejumlah lemak tak jenuh tunggal selama siklus bayi tabung dapat meningkatkan tingkat keberhasilan hingga tiga setengah kali lipat," ungkap Vitti.

Ilustrasi Makan Sehat/ Foto: Getty Images/iStockphoto

3. Karbohidrat kompleks

Untuk meningkatkan kesuburan, pasangan suami istri juga dapat mengonsumsi lebih banyak karbohidrat kompleks dan membatasi karbohidrat olahan. Perlu diketahui, tubuh mencerna karbohidrat olahan (seperti kue kering, kue, roti putih, dan nasi putih) dengan cepat dan mengubahnya menjadi gula darah.

Nah, untuk menurunkan lonjakan gula darah, pankreas akan melepaskan insulin ke dalam aliran dara. Studi telah menemukan bahwa kadar insulin yang tinggi dapat menghambat proses ovulasi.

Ada banyak jenis karbohidrat kompleks yang bisa membantu dalam diet kesuburan. Salah satunya adalah biji-bijian yang merupakan sumber vitamin B, vitamin E, dan serat

"Beberapa favorit saya adalah gandum hitam, yang mengandung d-chiro-inositol, senyawa yang bisa meningkatkan ovulasi," kata Krieger.

Isi seperempat piring Anda dengan karbohidrat kompleks, seperti nasi merah. Ada baiknya juga untuk keluar dari kebiasaan makan nasi dan pasta dan mencoba biji-bijian utuh yang lebih beragam seperti amaranth, millet, dan quinoa. Makanan-makanan ini akan membantu Anda merasa kenyang lebih lama dan menjaga kadar gula darah tetap sehat.

4. Makanan sumber protein

Protein adalah unsur pembangun penting untuk mendapatkan kehamilan yang sehat. Bunda dapat memilih jenis protein hewani yang rendah lemak dan protein nabati untuk menu diet kesuburan.

Menurut studi di jurnal Nutrients tahun 2019, protein hewani rendah lemak sangat baik untuk kesuburan. Sementara itu, asupan protein nabati dapat menurunkan risiko gangguan ovulasi.

Sumber protein hewani rendah lemak bisa ditemukan di daging ayam, kalkun, dan sapi yang telah dihilangkan lemak berlebihnya. Selain itu, Bunda juga bisa mendapatkan sumber nutrisi hewani dari ikan dan telur.

Nah, untuk sumber protein nabati, Bunda dapat memperolehnya di kacang-kacangan, biji-bijian, dan polong-polongan.

5. Produk susu

Memasukkan produk susu dalam diet kesuburan juga dapat meningkatkan peluang hamil. Bagi Bunda yang toleran terhadap laktosa bisa memilih susu murni atau produk susu berlemak, seperti yogurt, dibandingkan susu tanpa lemak dan rendah lemak. Hal ini karena konsumsi berlebihan susu rendah lemak telah terbukti dapat meningkatkan risiko infertilitas ovulasi dibandingkan dengan susu berlemak tinggi.

Sebaliknya, jika Bunda terus mengalami kesulitan untuk hamil, dokter mungkin menyarankan untuk membatasi konsumsi produk susu dalam rencana diet kesuburan.

"Selama ini, kita lebih sering terpapar produk susu dalam jumlah besar yang dipengaruhi hormon, artinya produksi susu sapi telah dimanipulasi secara kimiawi," kata Vitti.

"Hormon berlebih ini dapat mengganggu komunikasi yang coba dilakukan otak dengan sistem endokrin, khususnya ovarium."

Jika memutuskan untuk sementara waktu menghilangkan produk susu dari diet, Bunda sebaiknya berkonsultasi dulu dengan dokter ya. Pastikan untuk mendapatkan cukup kalsium selama menjalani promil.

Hal penting dalam diet kesuburan

Selain jenis makanan spesifik yang dikonsumsi, Bunda juga perlu mempertimbangkan hal lain dalam menjalani diet kesuburan. Berikut beberapa hal yang perlu dicatat!

  • Pilihlah makanan utuh daripada makanan olahan sesering mungkin. Pertimbangkan untuk mengambil inspirasi dari diet Mediterania, yang menekankan konsumsi biji-bijian utuh dan sayuran sambil mengurangi konsumsi daging olahan.
  • Konsumsi multivitamin setiap hari yang mengandung setidaknya 400 mikrogram (mcg) asam folat dan 40 hingga 80 miligram (mg) zat besi. Asam folat mendukung perkembangan tabung saraf bayi dan mengurangi risiko cacat lahir pada otak dan tulang belakang tertentu.
  • Variasikan menu makanan. Terlalu banyak mengonsumsi apa pun tidak baik untuk tubuh. Variasikan menu makan dengan makanan sehat yang kaya nutrisi.
  • Ketahui masa subur. Mengadaptasi diet kesuburan memang dapat meningkatkan peluang hamil, tetapi penting juga untuk mengatur waktu berhubungan intim di masa subur. Pertimbangkan untuk menggunakan kalkulator ovulasi untuk memahami masa subur Bunda.

Demikian tips dalam diet kesuburan untuk meningkatkan peluang hamil. Semoga informasi ini bermanfaat.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)

Simak video di bawah ini, Bun:

Menurut Studi, Ini Waktu Terbaik untuk Hamil Jika Ingin Anak Pintar

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Transformasi Tissa Biani Turun Hampir 10 Kg, Tunjukkan Foto Before-After

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Ciri Orang yang Belum Dewasa secara Emosional, Sering Ucapkan 7 Kalimat Ini

Mom's Life Amira Salsabila

Bolehkah Membiarkan Bayi Menangis Sampai Diam Sendiri? Ini Efeknya Menurut Pakar

Parenting Indah Ramadhani

Orang Tua Wajib Tahu, 5 Tanda Anak Pemalu yang Perlu Didampingi

Parenting Angella Delvie Mayninentha & Fauzan Julian Kurnia

10 Manfaat Kunyit untuk Ibu Setelah Melahirkan yang Jarang Diketahui

Kehamilan Melly Febrida

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Potret Nova Eliza & Sang Putri Naima yang Tingginya Melebihi Ibunda, Kayak Kembar Bun

10 Manfaat Kunyit untuk Ibu Setelah Melahirkan yang Jarang Diketahui

Ciri Orang yang Belum Dewasa secara Emosional, Sering Ucapkan 7 Kalimat Ini

Orang Tua Wajib Tahu, 5 Tanda Anak Pemalu yang Perlu Didampingi

Transformasi Tissa Biani Turun Hampir 10 Kg, Tunjukkan Foto Before-After

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK