KEHAMILAN
Cerita Kehamilan Keempat Usha Vance Istri Wapres AS, Disebut Cetak Sejarah Baru
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Rabu, 18 Feb 2026 18:30 WIBKabar bahagia datang dari Gedung Putih Amerika Serikat (AS). Pada pertengahan bulan Januari lalu, Wakil Presiden AS James David Vance (JD Vance) mengumumkan kabar kehamilan keempat istrinya Usha Vance.
Melalui akun Instagram resminya, JD Vance membagika kabar bahagia kehamilan sang istri. Menurut pengumuman resmi ini, Usha bakal melahirkan anak keempat yang berjenis kelamin laki-laki, pada bulan Juli 2026.
"Kami sangat gembira untuk berbagi kabar bahwa Usha sedang hamil anak keempat, seorang laki-laki. Usha dan bayinya dalam keadaan sehat, dan kami semua menantikan untuk menyambutnya pada akhir Juli," demikian isi pengumuman.
Dalam pesan tersebut, JD Vance juga mengucapkan terima kasih kepada para dokter militer karena telah merawat keluarganya. Ia juga berterima kasih kepada para staf yang telah berupaya keras untuk memastikan keluarganya dapat mengabdi kepada negara sambil menikmati kehidupan yang indah bersama anak-anak.
Perlu diketahui, JD Vance dan istrinya Usha resmi menikah pada tahun 2014. Keduanya telah dikaruniai tiga anak, yakni Ewan, Vivek, dan Mirabel Rose.
Kehamilan Usha cetak sejarah baru di AS
Kehamilan keempat Usha mencetak sejarah baru di AS. Usha menjadi salah satu Ibu Negara Kedua (Second Lady) yang akan melahirkan saat suaminya menjabat Wakil Presiden. Tak hanya itu, perempuan 40 tahun ini bahkan menjadi Ibu Negara Kedua termuda yang hamil saat suaminya duduk di pemerintahan, Bunda.
Sebelum Usha, satu-satunya Ibu Negara Kedua yang hamil saat suaminya menjabat adalah Ellen Maria Colfax. Ia adalah istri Wakil Presiden Schuyler Colfax. Ellen diketahui melahirkan seorang putra pada tahun 1870.
Kehamilan Usha disambut positif
Dilansir laman Time, JD Vance memang diketahui seorang pro-natalisme atau orang yang mendukung peningkatan angka kelahiran di negaranya. Pria 41 tahun ini pernah menyuarakan kekhawatiran tentang penurunan angka kelahiran dan cap Partai Demokrat AS sebagai 'perempuan penyuka kucing yang tidak punya anak' serta 'anti-keluarga dan anti-anak'.
Tak hanya itu, JD Vance juga pernah menyebut rendahnya keinginan orang Amerika untuk memiliki anak merupakan bagian dari krisis peradaban.
"Saya ingin lebih banyak bayi di Amerika Serikat," kata JD Vance dalam unjuk rasa March for Life tahun lalu.
"Saya ingin lebih banyak anak-anak bahagia di negara kita, dan saya ingin laki-laki dan perempuan muda yang bersemangat untuk menyambut mereka ke dunia dan bersemangat untuk membesarkan mereka."
|
|
Mengenal sosok Usha Vance
Usha Vance resmi menikah dengan JD Vance pada tahun 2014. Melansir dari laman BBC, Usha lahir dan dibesarkan di pinggiran kota San Diego, California, AS. Ayah Usha bekerja sebagai insinyur mesin, sedangkan ibunya adalah ahli biologi molekuler.
Pada tahun 2010, Usha bertemu dengan JD Vance saat masih menjadi mahasiswa di Yale Law School. Sebelum menjadi Ibu Negara Kedua, Usha memiliki karier di bidang hukum, termasuk pekerjaan sebagai pengacara perusahaan di firma Munger, Tolles & Olson di San Francisco. Perempuan berdarah India ini juga pernah bekerja untuk hakim di Mahkamah Agung.
Di tengah kesibukannya mengurus anak dan menjalankan peran sebagai istri, Usha 'bekerja' menjadi penasihat suaminya. Menurut beberapa sumber, Usha membantu sang suami dalam mempersiapkan debat Wakil Presiden 2024. Ia juga kerap mendampingi JD Vance dalam acara kampanye, Bunda.
Demikian kisah kehamilan keempat Usha Vance yang merupakan istri Wakil Presiden AS.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/rap)