kehamilan
Posisi Tidur Ibu Hamil saat Asam Lambung Naik
HaiBunda
Sabtu, 28 Feb 2026 06:20 WIB
Daftar Isi
Bunda, asam lambung naik atau heartburn memang jadi salah satu keluhan yang sering muncul saat hamil, terutama memasuki trimester dua dan tiga. Perut terasa panas, dada seperti terbakar, sampai sulit tidur nyenyak. Tenang ya, ini cukup umum terjadi kok.
Secara medis, kondisi ini dikenal sebagai gastroesophageal reflux (GERD). Saat hamil, hormon progesteron meningkat dan membuat katup antara lambung dan kerongkongan lebih rileks. Ditambah lagi, rahim yang membesar menekan lambung sehingga asam lebih mudah naik ke atas.
Nah, salah satu cara sederhana tapi efektif untuk mengurangi keluhan ini adalah dengan mengatur posisi tidur.
|
Baca Juga : 7 Cara Mengatasi Nyeri Ulu Hati saat Hamil
|
Penyebab asam lambung naik saat hamil?
Berbagai penelitian menyebutkan bahwa lebih dari separuh ibu hamil mengalami heartburn, terutama saat memasuki trimester kedua dan ketiga. Menurut penelitian yang dipublikasikan di jurnal American Journal of Gastroenterology, lebih dari 50Â persen ibu hamil mengalami gejala refluks, terutama di trimester akhir. Lalu sebenarnya, kenapa asam lambung jadi lebih sering naik saat hamil?
1. Perubahan hormonÂ
Selama kehamilan, tubuh memproduksi hormon progesteron dalam jumlah lebih tinggi. Hormon ini berperan penting menjaga kehamilan tetap stabil dan mencegah kontraksi dini.
Namun di sisi lain, progesteron juga membuat otot-otot tubuh menjadi lebih rileks, termasuk katup yang memisahkan lambung dan kerongkongan (sfingter esofagus bawah).
Saat katup ini melemah, yang terjadi adalah:
- Penutup lambung tidak menutup rapat
- Asam lambung lebih mudah naik ke kerongkongan
- Timbul rasa panas atau perih di dada
Inilah yang membuat heartburn sering muncul bahkan meski Bunda tidak makan terlalu banyak.
2. Rahim membesar menekan lambung
Seiring pertumbuhan janin, ukuran rahim akan semakin membesar. Kondisi ini memberi tekanan tambahan pada organ di sekitarnya, termasuk lambung.
Tekanan tersebut menyebabkan:
- Isi lambung terdorong ke atas
- Risiko refluks meningkat
- Keluhan makin terasa di trimester akhir
Itulah sebabnya banyak ibu hamil merasa asam lambung makin sering kambuh saat usia kehamilan bertambah.
3. Sistem pencernaan melambat
Hormon kehamilan juga memperlambat proses pengosongan lambung. Tujuannya sebenarnya baik, yaitu membantu penyerapan nutrisi lebih optimal bagi janin.
Namun efek sampingnya:
- Makanan lebih lama berada di lambung
- Produksi asam tetap berlangsung
- Lambung terasa penuh dan begah
- Asam lebih mudah naik
Perpaduan antara tekanan rahim dan pencernaan yang melambat inilah yang memperbesar risiko refluks.
4. Pola makan dan kebiasaan sehari-hari
Selain faktor internal tubuh, kebiasaan juga bisa memicu asam lambung naik, seperti:
- Makan dalam porsi besar sekaligus
- Mengonsumsi makanan pedas, asam, atau berlemak
- Minum kopi atau minuman bersoda
- Langsung berbaring setelah makan
Saat hamil, sensitivitas lambung juga meningkat sehingga lebih mudah bereaksi terhadap makanan tertentu.
Foto: Getty Images/iStockphoto/Antonio_Diaz |
Posisi tidur terbaik saat asam lambung naik
Kabar baiknya, mengatur posisi tidur bisa sangat membantu mengurangi keluhan tanpa perlu langsung minum obat. Berikut rekomendasi posisi tidur ibu hamil saat asam lambung naik.
1. Tidur miring ke kiri (posisi paling disarankan)
Ini adalah posisi yang paling dianjurkan. Tidur miring ke kiri membantu:
- Mengurangi tekanan pada lambung
- Memanfaatkan gravitasi agar asam tidak mudah naik
- Melancarkan aliran darah ke plasenta
Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Clinical Gastroenterology menunjukkan bahwa posisi miring kiri secara signifikan menurunkan paparan asam di kerongkongan dibanding miring kanan.
Tips: Gunakan bantal tambahan di belakang punggung agar tidak mudah kembali ke posisi terlentang.
2. Tinggikan kepala dan dada
Jika Bunda tetap merasa tidak nyaman, coba gunakan bantal ekstra untuk meninggikan kepala sekitar 15–20 cm Atau gunakan pregnancy pillow berbentuk U.
Namun, mengganjal kepala saja kurang efektif. Yang penting adalah bagian dada hingga bahu ikut lebih tinggi, supaya gravitasi membantu menahan asam tetap di lambung.
3. Hindari tidur terlentang
Mulai trimester kedua, tidur terlentang kurang disarankan karena:
- Rahim menekan pembuluh darah besar (vena cava)
- Bisa memperparah asam lambung
- Membuat Bunda lebih mudah sesak
4. Hindari miring ke kanan saat asam lambung parah
Beberapa studi menunjukkan bahwa posisi miring ke kanan dapat memperburuk refluks karena posisi lambung membuat asam lebih mudah naik. Jadi kalau sedang kambuh, usahakan tetap di sisi kiri ya, Bun.
Tips tambahan agar tidur ibu hamil lebih nyaman
Selain posisi tidur, Bunda juga bisa melakukan hal berikut:
- Hindari makan besar 2–3 jam sebelum tidur
- Kurangi makanan pedas, asam, berlemak, dan cokelat
- Makan dalam porsi kecil tapi sering
- Minum air putih cukup, tapi jangan berlebihan menjelang tidur
- Gunakan pakaian tidur longgar
- Jika keluhan sangat mengganggu, konsultasikan ke dokter. Beberapa obat antasida tertentu aman untuk ibu hamil, tetapi tetap harus sesuai anjuran medis.
Demikian Bunda penjelasan posisi tidur yang baik untuk ibu hamil saat asam lambung naik. Semoga informasinya membantu ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Kehamilan
Normalkah Asam Lambung Sering Naik saat Hamil? Simak Pengobatan yang Aman
Kehamilan
Posisi Tidur yang Nyaman untuk Ibu Hamil, Kurangi Sakit saat Asam Lambung Naik
Kehamilan
9 Jus untuk Ibu Hamil Penderita Asam Lambung, Aman dan Sehat
Kehamilan
Posisi Tidur Terbaik & Terlarang untuk Bumil di Trimester 3
Kehamilan
Penyebab Asam Lambung Selama Kehamilan, Begini Meredakannya
5 Foto
Kehamilan
5 Potret Kebahagiaan Anggika Bolsterli Jalani Kehamilan Pertama
HIGHLIGHT
HAIBUNDA STORIES
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Foto: Getty Images/iStockphoto/Antonio_Diaz
7 Cara Mengatasi Perut Terasa Penuh dan Sesak saat Hamil
5 Penyakit yang Gejalanya Semakin Aneh saat Hamil
Makan Pedas saat Hamil Bisa Memicu Keguguran, Mitos atau Fakta?