kehamilan
Chelsea Olivia Jelaskan Kondisi Dirinya Pasca Operasi, Berawal Haid yang Tak Normal
HaiBunda
Sabtu, 28 Feb 2026 09:55 WIB
Daftar Isi
Chelsea Olivia akhirnya buka suara soal kondisi kesehatannya setelah menjalani operasi yang dilakukan di Malaysia. Istri dari Glenn Alinskie ini mengungkap bahwa semua bermula dari siklus haid yang tidak normal hingga membuat tubuhnya mengalami perubahan drastis.
Chelsea Olivia menjelaskan bahwa gangguan tersebut mulai terjadi pada Januari lalu, tepat setelah ia pulang dari Jepang. Saat itu, ia sedang menstruasi, namun merasakan perbedaan yang cukup signifikan.
"Jadi semuanya bermula di bulan Januari saat aku sedang menstruasi (tepat setelah pulang dari Jepang). Rasanya berbeda dari biasanya lebih sakit dan kramnya jauh lebih kuat," kata Chelsea Olivia dikutip dari akun Instagram @chelseaoliviaa.
Awalnya Bunda dua anak ini mengira kondisi itu wajar karena faktor kelelahan setelah liburan. Namun ternyata perdarahan tidak kunjung berhenti. Jika biasanya menstruasi berlangsung beberapa hari, kali ini berlangsung hingga 10 hari, dua minggu, bahkan hampir dua bulan.
"Akhirnya aku langsung kontrol ke dokter OBGYN," kata Chelsea Olivia.
Selama dua bulan tersebut, Chelsea Olivia mengalami berbagai gejala yang cukup mengganggu. Perutnya terlihat membesar seperti hamil padahal tidak. Ia juga merasakan kram hebat, tubuh lemas, pusing, hingga kenaikan berat badan hampir 5 kilogram dalam waktu singkat. Kondisi itu tentu membuat aktivitasnya terganggu.
"Terlihat seperti hamil padahal tidak. Perut membengkak, kram, lemas dan terkadang disertai rasa pusing dalam 2 bulan aku hampir naik BB 5kg," tuturnya.
Hasil pemeriksaan awalnya normal
Chelsea Olivia menjalani pemeriksaan hormon dan sejumlah tes lainnya ke dokter spesialis kandungan (OBGYN). Hasilnya tidak menunjukkan kejanggalan, rahimnya dinyatakan sehat dan bahkan ditemukan banyak sel telur. Ia kemudian diberi obat hormon untuk membantu menyeimbangkan kondisi dan menghentikan perdarahan.
Sayangnya, setelah 10 hari mengonsumsi obat dan menunggu hasilnya, tidak ada perubahan signifikan. Tubuhnya justru semakin lemas, perut makin sakit, serta mood naik turun akibat efek obat.
"Aku hanya diberi obat hormon untuk penyeimbang dan supaya berhenti. Setelah minum obat selama 10 hari dan menunggu, ternyata tidak ada perubahan. Badanku makin lemas, perut semakin sakit dan mood naik turun karena efek obat," kata Chelsea Olivia.
Konsultasi ke dokter internis hingga lepas IUD
Tak berhenti di situ, pemilik nama lengkap Chelsea Olivia Wijaya ini memutuskan memeriksakan diri ke dokter penyakit dalam (internis) dan menjalani tes darah lengkap. Lagi-lagi hasilnya dinyatakan baik. Tidak ada masalah serius yang terdeteksi, hanya beberapa indikator yang sedikit rendah.
"Aku pun memutuskan untuk periksa ke dokter internis. Dilakukan pemeriksaan darah lengkap tapi lagi-lagi tidak ditemukan masalah. All good hasil darah pun semakin baik, hanya ada beberapa yang rendah," tuturnya.
Merasa belum mendapatkan jawaban, Chelsea Olivia kembali ke dokter OBGYN dan memutuskan untuk melepas IUD. Setelah diperiksa ulang, kondisi rahim tetap dinyatakan sehat. Tidak ditemukan miom, kista, maupun kelainan lainnya.
"Akhirnya aku kembali lagi ke dokter obgyn untuk melepas IUD. Setelah diperiksa beliau mengatakan semuanya dalam kondisi baik. Telur banyak, rahim sehat, tidak ada miom, kista dan lain-lain," kata perempuan 33 tahun ini.
Hal inilah yang membuatnya bertanya-tanya, mengapa setelah mencoba empat jenis obat dan berkonsultasi dengan tiga dokter, perdarahan tetap tidak berhenti.
Jalani operasi: Histeroskopi hingga polipektomi
Setelah melalui serangkaian proses medis, Chelsea Olivia akhirnya menjalani tindakan operasi kecil. Ia menyebut prosedur yang dijalaninya meliputi histeroskopi, polipektomi, D&C, serta endometrial resection. Saat ini, Chelsea Olivia masih dalam tahap pemulihan pasca operasi tersebut.
"Hai guys terimakasih banyak untuk doa2nya sekarang aku masi dalam proses recovery after small surgery “hysteroscopy, Polypectomy, D&C , Endometrial resection," tuturnya.
Sayangnya, Chelsea Olivia tak menjelaskan detail apa penyakit yang dialami sampai menjalani tiga rangkaian operasi di Malaysia tersebut. Meski begitu, Chelsea berjanji akan menjelaskan lebih lanjut apa yang sedang dialami.
"Jika sudah lebih membaik nanti aku ceritain kenapa bisa terjadi," tuturnya.
Di akhir ceritanya, Chelsea Olivia menyampaikan empatinya untuk para perempuan yang mungkin pernah mengalami fase serupa. Ia mengaku kondisi tersebut sangat melelahkan dan membuat frustrasi, terutama ketika hasil pemeriksaan medis terlihat baik-baik saja namun tubuh terasa tidak normal.
"Aku ingin memeluk semua perempuan yang pernah ada di fase sepertiku. Tidak mudah, lelah dan frustrasi,” ungkapnya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Kehamilan
Chelsea Olivia Lakukan USG, Sel Telur Banyak dan Didoakan Hamil Anak Ketiga
Kehamilan
Chelsea Olivia Melahirkan Anak Kedua, Ini Arti Nama Bayinya
Kehamilan
Chelsea Olivia Hamil Besar, Ini Jenis Kelamin Anak Keduanya
Kehamilan
Chelsea Olivia Ungkap Bedanya Hamil Pertama & Kedua, Kini Suka Makan Petai
Kehamilan
Chelsea Olivia Hamil Anak Kedua, Nastusha Tak Sabar Ajak Calon Adik Berenang
5 Foto
Kehamilan
5 Potret Cantik Chelsea Olivia Saat Maternity Photoshoot, Makin Bersinar
HIGHLIGHT
HAIBUNDA STORIES
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Foto 7 Artis Umumkan Hamil Saat Pandemi Corona, Zaskia Mecca Ngaku Kebobolan
5 Foto Maternity Photoshoot Bunda Seleb, Bisa Jadi Inspirasi Ibu Hamil
7 Potret Chelsea Olivia Yoga Saat Hamil Besar