KEHAMILAN
Kisah Bunda Alami Preeklamsia Pasca Persalinan, Berawal dari Sering Lelah saat Hamil
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Selasa, 17 Mar 2026 09:45 WIBSeorang Bunda tiga anak bernama Sabrina tak pernah menyangka bisa didiagnosis preeklamsia usai melahirkan anak ketiganya. Perempuan asal New Jersey, Amerika Serikat ini, padahal menjalani kehamilan ketiganya dengan lancar.
Sejak awal kehamilan, Sabrina mengatakan bahwa ia memang mengalami 'tuntutan lebih banyak secara fisik dan emosional'. Pasalnya, ia menjalani kehamilan ketiga sembari mengurus dua orang anak dengan jarak usia yang cukup jauh.
"Saya hamil sambil membesarkan seorang balita dan seorang anak yang hampir praremaja, mencoba menyeimbangkan peran sebagai ibu, melewati pemulihan (pasca melahirkan), dan kehidupan sehari-hari. Tubuh saya terasa lelah. Saya merasa terbebani secara fisik dan emosional," katanya, dilansir People.
"Setiap kehamilan berbeda, tetapi yang ini terasa lebih berat. Saya lebih tua, lebih sadar akan tubuh saya, dan lebih peka terhadap perasaan ketika ada sesuatu yang tidak beres," sambungnya.
Sabrina menjalani persalinan ketiganya selama 16,5 jam. Seminggu setelah melahirkan, ia mendapat kunjungan dari perawat untuk memeriksa kesehatannya.
Dari hasil pemeriksaan tanda-tanda vital, perawat mendapati tekanan darah Sabrina sangat tinggi. Di sisi lain, Sabrina mengatakan kakinya terlihat bengkak. Mengetahui hal tersebut, perawat pun langsung membuatkan janji temu dengan dokter untuk memeriksa kondisi Sabrina lebih detail.
Namun, sebelum bertemu dengan dokter, Sabrina merasakan gejalanya mulai memburuk. Selain pergelangan kaki dan kakinya bengkak, ia mulai mengeluarkan gumpalan darah besar.
"Saya mengeluarkan gumpalan darah yang sangat besar dan mulai berteriak serta menangis. Itu memicu trauma keguguran yang pernah saya alami sebelumnya, dan pada saat itu, saya benar-benar berpikir saya akan mati," ujar Sabrina.
"Namun yang paling menakutkan bagi saya bukanlah kematian itu sendiri. Melainkan pikiran untuk meninggalkan anak-anak."
Didiagnosis preeklamsia pasca persalinan
Setelah menjalani pemeriksaan, dokter mendiagnosis Sabrina dengan kondisi medis preeklamsia pasca persalinan. Sejak saat itu, ia mendapatkan perawatan dengan mengonsumsi obat dan menerima suntikan steroid untuk mengurangi peradangan.
"Dua minggu pertama setelah melahirkan, saya hampir tidak bisa menggenggam pulpen, apalagi bayi saya," kata Sabrina.
"Ini adalah perjalanan medis, yang tidak pernah saya duga, tetapi saya bersyukur itu terdeteksi sejak dini," sambungnya.
Apa itu preeklamsia pasca persalinan?
Dikutip dari Mayo Clinic, preeklampsia postpartum atau pasca persalinan adalah kondisi langka yang terjadi ketika perempuan mengalami tekanan darah tinggi dan kelebihan protein dalam urine segera setelah melahirkan. Sebagian besar kasus preeklamsia pasca persalinan berkembang dalam waktu 48 jam setelah melahirkan.
Namun, preeklampsia pasca persalinan terkadang dapat berkembang hingga enam minggu atau lebih setelah melahirkan. Hal ini dikenal sebagai preeklamsia postpartum lanjut.
Preeklamsia pascapersalinan membutuhkan penanganan segera. Jika tidak diobati, preeklamsia pasca persalinan dapat menyebabkan kejang dan komplikasi serius lainnya.
Gejala preeklamsia pasca persalinan
Preeklamsia pasca persalinan bisa sulit dideteksi, Bunda. Banyak perempuan yang mengalami kondisi ini tidak menunjukkan tanda atau gejala selama kehamilan.
Ada beberapa tanda atau gejala yang cukup khas dari preeklamsia pasca persalinan yang sering kali tidak terdeteksi. Berikut gejalanya:
- Tekanan darah tinggi (hipertensi), tensi 140/90 mm Hg atau lebih
- Kelebihan protein dalam urine (proteinuria)
- Sakit kepala parah
- Perubahan penglihatan, termasuk kehilangan penglihatan sementara, penglihatan kabur, atau sensitivitas terhadap cahaya
- Nyeri di perut bagian atas, biasanya di bawah tulang rusuk di sisi kanan
- Mual dan muntah
- Sesak napas
- Penurunan frekuensi buang air kecil
Penelitian terbatas menunjukkan bahwa faktor risiko preeklamsia pasca persalinan mungkin meliputi tekanan darah tinggi selama kehamilan terakhir, obesitas, hamil anak kembar, memiliki tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol sebelum kehamilan, atau Bunda mengidap diabetes tipe 1, tipe 2, atau diabetes gestasional.
Demikian kisah Bunda alami preeklamsia pasca persalinan setelah melahirkan anak ketiganya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
BAB Terasa Sakit Setelah Operasi Caesar? Ini Cara Mengatasinya
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Perjuangan Memes Prameswari Melahirkan Bayi Kembar dengan Preeklamsia, Hipertensi, & Anemia
Faktor Risiko & Deteksi Dini Preeklamsia pada Ibu Hamil, Jangan Disepelekan
Kabar Bayi Terkecil di Dunia, Dulu Lahir 212 gr & Diprediksi Sulit Bertahan Hidup
Konsumsi Asam Folat Bisa Cegah Preeklamsia? Ini Kata Dokter Bun
TERPOPULER
Mengenal Hip Dips, Perubahan pada Pinggul Ibu Hamil seperti Dialami Amanda Manopo
Cara Mengenali Kepribadian Orang dari Jenis Tas dan Koper yang Dipakai saat Bepergian
Tom Holland Akhirnya Konfirmasi Pernikahannya dengan Zendaya
Hotel Legendaris Jakarta 'Sultan' Resmi Dikosongkan, Petugas Dihadang Puluhan Orang
10 Tempat & Rumah Sunat Terdekat di Bekasi Beserta Kisaran Harganya
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Powerbank CCC dan Fast Charging, Cocok buat Pertolongan saat Mati Lampu
asaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Serum untuk Rambut Rontok, Bantu Perkuat Akar
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Bibit Jeruk Lengkap dari Purut, Nipis & Bali
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Kulkas 1 Pintu Watt Rendah Hemat Energi, Bantu Pengeluaran Rumah Tangga Lebih Irit!
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Lampu LED Emergency, Cadangan saat Kena Pemadaman Listrik
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Mengenal Hip Dips, Perubahan pada Pinggul Ibu Hamil seperti Dialami Amanda Manopo
10 Tempat & Rumah Sunat Terdekat di Bekasi Beserta Kisaran Harganya
Cara Mengenali Kepribadian Orang dari Jenis Tas dan Koper yang Dipakai saat Bepergian
Resep Cucur Udang yang Lembut dan Enak, Camilan Khas Negeri Jiran
Toy Story 5 Sajikan Konflik Gadget vs Mainan Boneka hingga Pentingnya Bermain dengan Teman
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Doa Malih untuk Bolot yang Tengah Dirawat Usai Terkena Serangan Jantung
-
Beautynesia
Zendaya dan Tom Holland Jadi Couple Stylish di Press Tour Spider-Man: Brand New Day
-
Female Daily
Apa Penyebab “Panas Dalam”? Cari Tahu Cara Meredakannya
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Kerja Non-stop 98 Hari, Jennifer Lopez Hampir Ambruk
-
Mommies Daily
20 Bekal Piknik yang Praktis dan Disukai Anak: Anti Ribet dan Pasti Lahap!