HaiBunda

KEHAMILAN

Keputihan Hamil Trimester 1: Penyebab, Ciri Tidak Normal, Cara Mengatasi & Mencegahnya

Dwi Indah Nurcahyani   |   HaiBunda

Rabu, 08 Apr 2026 13:20 WIB
Keputihan Hamil Trimester 1: Penyebab, Ciri Tidak Normal, Cara Mengatasi & Mencegahnya/Foto: Getty Images/galitskaya
Jakarta -

Keputihan saat hamil sebenarnya normal terjadi namun bikin tak nyaman ya, Bunda. Cari tahu lebih lanjut keputihan saat hamil trimester 1, kenali penyebab, ciri tidak normal, cara mengatasi dan mencegahnya.

Sejak awal kehamilan, biasanya perempuan mengalami keputihan. Intensitas keputihan ini pun sering kali meningkat sejak satu hingga dua minggu setelah pembuahan, bahkan sebelum terlambat menstruasi.

Apakah normal keputihan saat hamil trimester 1?

Selama kehamilan, perubahan hormon bisa meningkatkan keputihan yang berfungsi membersihkan sel-sel mati, melindungi terhadap infeksi, dan mendukung bakteri vagina yang sehat. 


Keputihan yang dialami saat kehamilan memang normal terjadi ya, Bunda. Biasanya, jumlahnya kemungkinan akan meningkat seiring perkembangan kehamilan. Cairan ini mirip dengan cairan vagina yang mungkin dialami di antara periode menstruasi, hanya saja lebih banyak seperti dikutip dari laman Whattoexpect.

Penyebab keputihan saat hamil

Penyebab keputihan saat hamil memang dikarenakan adanya perubahan hormonal di tubuh ya, Bunda. Ketika seseorang hamil, tubuhnya mengalami peningkatan kadar estrogen sehingga menyebabkan peningkatan aliran darah ke area panggul.

Peningkatan aliran darah ini kemudian merangsang selaput lendir tubuh, yang menyebabkan peningkatan cairan vagina di awal kehamilan dan seterusnya. Inilah mengapa cairan keputihan pun meningkat seiring pertumbuhan kehamilan.

Adanya cairan keputihan ini sebenarnya memiliki manfaat penting ya, Bunda. Seperti diketahui bahwa cairan keputihan saat kehamilan membersihkan sel-sel mati di vagna, melindungi saluran persalinan dari infeksi, dan menjaga keseimbangan bakteri yang sehat di vagina.

Keputihan saat hamil trimester 1 yang normal seperti apa?

Cairan keputihan normal terjadi selama kehamilan ya, Bun. Meski demikian, ketahui juga tekstur keputihan saat hamil trimester 1 yang normal. Biasanya, cairan keputihan yang normal di trimester 1 lebih tipis dan berwarna putih. Inilah ciri keputihan yang normal dan sehat sepanjang kehamilan.

Selain itu, Bunda juga mungkin memperhatikan adanya cairan keputihan yang berwarna cokelat atau  merah muda. Di awal kehamilan, hal ini menandakan adanya perdarahan implantasi. Kemudian, ada juga bercak vagina yang mungkin ditemukan selama kehamilan (bukan perdarahan hebat) terutama muncul setelah berhubungan intim atau pemeriksaan panggul. Namun, bercak tersebut normal terjadi sehingga tidak perlu dikhawatirkan.

Ciri-ciri keputihan yang tidak normal saat hamil muda

Tidak seperti cairan keputihan pada kehamilan normal, perubahan tertentu pada sekresi vagina bisa menandakan adanya masalah yang membutuhkan perhatian medis. Dalam hal ini, ibu hamil harus memantau cairan keputihan mereka untuk mengetahui tanda-tanda mengkhawatirkan di semua trimester.

Penting Bunda ketahui bahwa cairan keputihan yang tidak normal sering kali memiliki karakteristik yang berbeda dari cairan keputihan yang sehat. Ciri-ciri keputihan yang tidak normal saat hamil muda biasanya ditandai dengan warna hijau, kuning, atau abu-abu yang dapat mengindikasikan infeksi.

Kemudian, cairan keputihan kental seperti keju cottage biasanya menunjukkan infeksi jamur, yang lebih sering terjadi selama kehamilan karena perubahan hormonal seperti dikutip dari laman Medanta.

Adakalanya, cairan keputihan saat hamil muda muncul dengan intensitas yang sering dan bertekstur kental. Ketika cairan keputihan menggumpal atau kental, bisa jadi ini menjadi pertanda infeksi terutama jika disertai gejala lain seperti gatal dan bau amis.

Penting diingat bahwa cairan keputihan untuk setiap orang biasanya berbeda satu sama lain ya, Bunda. Sehingga, jika Bunda merasa ragu bisa berkonsultasi dengan dokter terkait hal tersebut.

Perbedaan keputihan biasa dan keputihan hamil

Keputihan merupakan kondisi umum yang dialami perempuan. Keputihan sendiri bisa menjadi tanda bahwa menstruasi akan segera tiba tetapi bisa juga dialami saat kehamilan. 

Meskipun terlihat sama, sebenarnya ada perbedaan pada dua kondisi tersebut ya, Bunda. Berikut ini beberapa perbedaannya:

1. Jumlah

Keputihan biasa di luar kehamilan jumlahnya tidak banyak ya, Bunda, yakni sekitar 4 ml per hari. Sementara keputihan saat kehamilan, jumlahnya kemungkinan meningkat seiring perkembangan kehamilan Bunda.

2. Tekstur

Tekstur dari keputihan jelang menstruasi biasanya lebih kental dan jumlahnya sedikit. Sementara keputihan pada kehamilan teksturnya lebih tipis.

3. Waktu muncul

Keputihan biasa muncul sebelum menstruasi tiba dan pascaovulasi. Pada keputihan kehamilan, kemunculannya sejak awal kehamilan dan selama kehamilan.

4. Warna

Warna keputihan biasa yakni putih dengan sedikit warna kekuningan sebelum menstruasi tiba. Pada keputihan kehamilan, warnanya putih susu dan teksturnya sedikit tipis atau encer.

5. Fungsi

Cairan keputihan sama-sama memiliki manfaat penting ya, Bunda. Keputihan biasa yang keluar dari vagina berfungsi membersihkan dan melindungi vagina dari infeksi. Sementara pada cairan keputihan kehamilan bermanfaat untuk membersihkan sel-sel kulit mati dari vagina, melindungi saluran persalinan dari infeksi, dan menjaga keseimbangan bakteri yang sehat di vagina. 

6. Bau

Keputihan biasa umumnya tidak berbau menyengat. Sama halnya pada keputihan kehamilan berbau ringan dan terkadang tidak berbau yang biasanya di alami perempuan di awal kehamilannya.

Cara mengatasi keputihan saat hamil trimester 1

Mengalami keputihan sepanjang waktu tentu tidak nyaman terutama di awal kehamilan ya, Bunda. Berikut ini beberapa cara mengatasinya agar vagina tetap sehat dan terhindari dari infeksi:

1. Mandi secara teratur dan kenakan celana dalam dengan bahan katun yang menyerap keringat. Menjaga kebersihan dan kekeringan di area tersebut membantu menjaga keseimbangan bakteri dan mencegah infeksi vagina.
2. Gunakan pembalut atau panty liner, jika keputihan mengganggu. Penggunaan panty liner dapat menyerap cairan berlebih dan membantu Bunda merasa lebih nyaman.
3. Membersihkan vagina dengan cairan pembersih belum terbukti aman sehingga selama kehamilan perlu dihindari sepenuhnya. Hal ini dikarenakan dapat mengganggu keseimbangan alami mikroorganisme di vagina dan menyebabkan vaginosis bakteri.
4. Hindari penggunaan tisu basah karena tisu basah dapat mengubah pH di saluran genital, meningkatkan risiko infeksi, dan lainnya. 

Ada baiknya, hubungi dokter jika keputihan berwarna kekuningan, kehijauan,  bercampur darah atau kental dan seperti keju. Selain itu, vagina juga beraroma busuk atau amis, bagian dalam vagina terasa terbakar atau gatal, merasakan sensasi terbakar saat buang air kecil, hubungan seksual terasa sakit, dan mengalami infeksi.

Cara mencegah keputihan saat hamil trimester 1

Keputihan pada sebagian besar perempuan hamil tentu  menimbulkan ketidaknyamanan. Apalagi, jumlah keputihannya mungkin meningkat, menjadi lebih kental dan berwarna putih. Untuk mencegah keputihan saat hamil trimester 1 lebih lanjut, berikut ini upaya yang bisa dilakukan ya, Bunda, seperti dikutip dari laman Marshfieldclinic:

1. Hindari penggunaan sabun mandi busa dan semprotan kewanitaan
2. Hindari celana ketat
3. Hindari penggunaan tampon
4. Hindari membersihkan vagina dengan cairan pembersih tanpa petunjuk khusus dari dokter
5. Selalu mandi setiap hari

Itulah serba serbi keputihan saat hamil trimester 1 yang bisa menjadi panduan ya, Bunda. Semoga informasinya membantu ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Simak video di bawah ini, Bun:

Charlie Puth Jadi Ayah! Nama Anak Pertamanya Terinspirasi Lagu Legendaris

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Jangan Ucapkan "Saya Tidak Tahu", Ini Kalimat Pengganti yang Bikin Terlihat Lebih Cerdas

Mom's Life Amira Salsabila

Arti Emoji Love Hitam & Warna Lainnya dalam Pertemanan hingga Percintaan, Cek Sebelum Kirim Chat

Mom's Life Natasha Ardiah

Belanja Makin Hemat! Diskon 20% Pakai Allo Paylater

Mom's Life Annisa Karnesyia

Studi Ungkap Media Sosial yang Paling Berisiko Picu Gangguan Mental

Mom's Life Amira Salsabila

Keputihan Hamil Trimester 1: Penyebab, Ciri Tidak Normal, Cara Mengatasi & Mencegahnya

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

11 Kebiasaan Ayah yang Menandakan Anak Dibesarkan oleh Laki-laki yang Baik Menurut Studi

Indah Istri Rigen Gelar Acara 7 Bulan Kehamilan Keempat, Intip Potretnya

Viral Pembelaan Ammar Zoni dalam Sidang, Haldy Sabri: Jangan Bawa Istri Orang

5 Rekomendasi Kotak Bekal Anak Stainless Steel Tahan Panas dan Anti Tumpah

Cekcok Perkara Rumah Rachel Vennya vs Mantan Suami, Kuasa Hukum Pilih Jalur Damai

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK