kehamilan
Perbedaan Perubahan Otak Bunda saat Hamil Anak Pertama dan Kedua
HaiBunda
Selasa, 14 Apr 2026 11:30 WIB
Daftar Isi
Kehamilan bukan hanya mengubah tubuh secara fisik, tapi juga membawa perubahan besar pada otak. Menariknya, perubahan otak hamil anak pertama dan kedua ternyata tidak sepenuhnya sama, lho, Bunda.
Ada proses adaptasi yang berkembang seiring pengalaman menjadi ibu. Sebuah penelitian terbaru mengungkap bagaimana otak ibu berubah sejak kehamilan pertama hingga kehamilan kedua. Yuk, simak penjelasan lengkapnya berikut ini!
Bagaimana perubahan otak terjadi saat hamil?
Penelitian menunjukkan bahwa kehamilan dapat memengaruhi struktur dan fungsi otak secara signifikan. Tujuannya adalah untuk mempersiapkan Bunda dalam menjalin ikatan dengan si kecil serta menghadapi berbagai tantangan dalam menjadi orang tua.
Namun, sebuah studi baru yang menganalisis otak ibu yang menjalani kehamilan kedua mengungkapkan detail lebih lanjut tentang perubahan spesifik antara kehamilan pertama dan kedua seorang perempuan.
Hasil penelitian tentang perubahan otak hamil anak pertama dan kedua
Mengutip laman Womenshealthmag, penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Nature Communications ini melibatkan 110 perempuan yang diikuti sebelum kehamilan hingga setelah mereka melahirkan. Dari jumlah tersebut, 40 adalah ibu yang baru pertama kali hamil, 30 adalah ibu yang menjalani kehamilan kedua, dan 40 lainnya tidak mengalami kehamilan.
Para peneliti memantau kondisi otak dan kesehatan mental para peserta melalui pemindaian MRI serta kuesioner selama masa kehamilan dan setelah persalinan untuk melihat adanya perubahan.
1. Kehamilan pertama
Pada kehamilan pertama, otak mengalami perubahan besar, terutama pada area yang berhubungan dengan refleksi diri, pemahaman sosial, cara melihat sudut pandang, serta pemrosesan identitas. Hal ini menunjukkan bahwa otak mengalami reorganisasi, terutama dalam hal hubungan sosial dan pembentukan jati diri saat kehamilan pertama.
2. Kehamilan kedua
Sementara itu, pada kehamilan kedua, perubahan otak tetap terjadi tetapi lebih halus dan terarah. Otak tampaknya sudah “belajar” dari pengalaman sebelumnya.
Selain itu, terdapat perubahan yang lebih besar pada jaringan otak yang berperan dalam perhatian terhadap tuntutan dari luar, fokus pada tujuan, pemrosesan sensorimotor (kemampuan untuk menerima dan menafsirkan informasi dari indra seperti penglihatan, sentuhan, dan suara), serta dalam hal pergerakan dan koordinasi.
"Temuan ini menunjukkan bahwa kehamilan kedua secara unik mengubah otak seorang wanita, yang mencakup baik perubahan saraf yang serupa maupun yang berbeda," tulis para peneliti dalam studi tersebut.
Alasan otak bisa berubah dari kehamilan pertama ke kedua
Meski penelitian ini tidak secara langsung menjelaskan penyebabnya, para ahli memiliki beberapa teori menarik penyebab perubahan otak hamil anak pertama dan kedua.
1. Respons terhadap hormon berbeda
Menurut Elseline Hoekzema, PhD, salah satu penulis studi sekaligus ahli saraf mengatakan ada kemungkinan bahwa otak Bunda menjadi kurang sensitif atau bereaksi berbeda terhadap paparan hormon kehamilan pada kehamilan kedua dibandingkan yang pertama.
"Perubahan ini bisa menjadi bentuk 'manfaat adaptif' yang membantu mempermudah transisi menjadi ibu dengan lebih dari satu anak," katanya.
2. Tubuh sudah pernah mengalami
Clifford Segil, DO, seorang ahli saraf mengatakan Otak dan tubuh Bunda sudah familiar dengan proses kehamilan pertama dan kedua. Karena itu, kehamilan kedua bisa terasa lebih nyaman karena tubuh dan otak sudah pernah melalui pengalaman tersebut sebelumnya. Ia juga menyebut kemungkinan bahwa otak menyempurnakan koneksi-koneksinya selama kehamilan kedua.
3. Perhatian dan proses berpikir
Meskipun perubahan ini tampaknya mempersiapkan otak untuk mengasuh lebih dari satu anak, Clifford Segil menekankan bahwa dampaknya dalam kehidupan nyata bisa berbeda-beda pada setiap orang. Menjadi orang tua untuk kedua kalinya bisa terasa menenangkan bagi sebagian orang, tetapi juga bisa terasa menantang atau bahkan melelahkan bagi yang lain.
Sementara Elseline Hoekzema juga menjelaskan bahwa jaringan otak yang berubah ini berperan penting dalam mengarahkan perhatian dan proses berpikir. Hal ini mungkin membantu seseorang untuk bisa memperhatikan beberapa anak sekaligus. Meski begitu, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan apakah benar demikian.
Apa makna dari temuan ini?
Meski penelitian ini memberikan gambaran umum betapa luar biasanya tubuh wanita beradaptasi untuk memenuhi tuntutan kehamilan dan peran sebagai ibu menurut Catherine Birndorf, MD, pendiri The Motherhood Center di New York City sekaligus profesor psikiatri.
"Otak beradaptasi sesuai dengan apa yang dibutuhkan seorang ibu. Ini benar-benar luar biasa dan merupakan proses yang indah, di mana otak menyesuaikan diri untuk menciptakan kondisi terbaik agar dapat merawat anak dengan optimal," ujar Catherine Birndorf.
Begitulah penjelasan tentang perubahan otak hamil anak pertama dan kedua ya, Bunda. Semoga informasinya bermanfaat.
(pri/pri)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Kehamilan
Cerita Tantri 'Kotak' Lebih Menikmati Kehamilan Keduanya
Kehamilan
Ini yang Terjadi pada Otak Perempuan Setelah Melahirkan
Kehamilan
Peneliti Bakal Ungkap Perubahan Otak Ibu Hamil dan Dampaknya pada Kesehatan Mental
Kehamilan
Cerita Kehamilan Kedua Istri Nex Carlos, Sengaja Hamil Jarak Dekat karena Alasan Ini
Kehamilan
7 Cara Cepat Hamil Anak Kedua untuk Ayah & Bunda yang Ingin Tambah Momongan
5 Foto
Kehamilan
5 Potret Kehamilan Kedua Vanessa Lima, Model asal Brasil Istri Erick Iskandar
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
6 Tips Program Hamil Anak Kedua untuk Mencegah Kehamilan Berisiko Tinggi
Bayi Meninggal di Kandungan, Bunda Ini Salahkan Dokter karena Anggap Remeh Keluhannya
Cerita Lucu AHY Antar Annisa Pohan Konsul Kandungan, Datang Agak Nunduk karena Merasa Pasangan 'Senior'