kehamilan
Setelah Berhubungan Intim Buang Air Kecil, Apakah Bisa Hamil?
HaiBunda
Sabtu, 18 Apr 2026 20:20 WIB
Daftar Isi
- Apakah setelah berhubungan langsung buang air kecil bikin cepat hamil?
- Manfaat buang air kecil setelah berhubungan intim
- Kapan perempuan perlu buang air kecil setelah berhubungan intim?
- Apakah setelah berhubungan intim suami juga harus buang air kecil setelah berhubungan intim?
- Bisakah mencegah kehamilan dengan buang air kecil setelah berhubungn intim?
- Penyebab pasangan suami istri belum mendapatkan momongan
- Penyebab seseorang bisa cepat hamil
Mitos yang beredar di kalangan masyarakat begitu banyak yang beredar. Salah satunya tentang setelah berhubungan intim langsung buang air kecil berkaitan dengan kehamilan. Untuk itu ketahui fakta ilmiahnya.
Selama ini Bunda mungkin lebih sering mendengar kalau buang air kecil (BAK) setelah berhubungan intim bagus untuk kesehatan. Namun, info lain yang beredar menghubungkannya dengan kehamilan.
Apakah setelah berhubungan langsung buang air kecil bikin cepat hamil?
Anggapan yang beredar itu menahan pipis dapat meningkatkan peluang kehamilan. Namun ada juga yang mengatakan setelah bercinta langsung buang air kecil bikin cepat hamil. Benarkah?
Sejauh ini, BAK usai bercinta dihubungkan dengan mengurangi risiko infeksi saluran kemih (ISK).
"Secara umum, semakin cepat orang buang air kecil setelah berhubungan seks, semakin cepat mereka dapat menghilangkan bakteri sebelum menyebar ke uretra," kata Dr Debra Sullivan, yang merupakan nurse educator, dilansir MedicalNewsToday.
Bagaimana dengan peluang kehamilan? Melansir laman Healthline, faktanya kencing setelah berhubungan seks tidak mempengaruhi peluang Bunda untuk hamil.
Menahan pipis atau langsung BAK setelah berhubungan seks tak berhubungan dengan kehamilan. Mengeluarkan urine dari uretra tidak akan mengeluarkan sperma dari vagina.
Urine itu dikeluarkan dari uretra, dan sperma diejakulasi ke dalam saluran vagina. Keduanya berada di lubang yang terpisah. Sehingga apa yang terjadi di salah satu lubang tidak akan mempengaruhi apa yang terjadi di lubang lainnya.
Dengan kata lain, mengeluarkan BAK setelah berhubungan intim tidak akan mengeluarkan apa pun dari vagina. Jika air mani sudah masuk ke dalam vagina, tidak ada kembali lagi. Sperma sudah bergerak ke atas untuk mencoba membuahi sel telur.
Manfaat buang air kecil setelah berhubungan intim
Buang air kecil setelah berhubungan intim tidak terkait kehamilan. Namun, BAK setelah berhubungan intim tetap bermanfaat untuk kesehatan, terutama untuk mengurangi risiko ISK.
Buang air kecil setelah berhubungan intim dapat juga membersihkan uretra (tabung tempat air kencing keluar dari tubuh). Jika BAK setelah berhubungan intim maka uretra terbilas sebelum menyebabkan ISK.
"Saat Anda buang air kecil, apa pun yang mencoba masuk ke kandung kemih akan terdorong keluar bersama air kencing," jelas Dokter kandungan Salena Zanotti, MD dilansir dari Health ClevelandClinic.
Perempuan lebih rentan terhadap ISK daripada pria hanya karena anatomi. Pada perempuan, uretra yang merupakan tabung tempat keluarnya urine, lebih pendek dan lebih dekat ke anus daripada pada pria. Itu memudahkan kuman untuk mencapai uretra dan masuk ke kandung kemih.
Kapan perempuan perlu buang air kecil setelah berhubungan intim?
Tidak ada waktu yang pasti kapan perempuan perlu BAK setelah berhubungan intim. Tapi, idealnya perempuan harus BAK dalam waktu 30 menit setelah berhubungan seks untuk mendapatkan manfaat pencegahan ISK. Namun, lebih cepat lebih baik.
Jika terlalu lama menahan pipis bisa meningkatkan risiko ISK, karena bakteri memiliki peluang lebih besar untuk masuk ke kandung kemih. Untuk itu, segera pipis jika terasa.
Apakah setelah berhubungan intim suami juga harus buang air kecil setelah berhubungan intim?
Pria tak wajib buang air kecil setelah bercinta. Ini karena saluran urine pada pria lebih panjang, selain itu risiko ISK lebih rendah ketimbang perempuan.
Namun, suami yang merasa ingin pipis setelah bercinta juga tidak salah. Menahannya justru tidak bagus untuk kesehatan.
Bisakah mencegah kehamilan dengan buang air kecil setelah berhubungn intim?
Menurut Monica Grover, DO, OB-GYN dan Kepala Petugas Medis di VSPOT medical spa, anggapan bahwa buang air kecil setelah berhubungan seks dapat memengaruhi kemampuan untuk hamil pada dasarnya adalah mitos. Buang air kecil setelah berhubungan seks tidak mengurangi peluang Seseorang untuk hamil.
"Ketika sperma diejakulasi, ia bergerak dengan sangat cepat dan kuat, dan juga sangat terkonsentrasi pada pria rata-rata," jelas Dr. Grover dilansir dari Parents.
Buang air kecil setelah berhubungan seks tidak dapat digunakan sebagai metode kontrasepsi. Begitu sperma disimpan di saluran vagina, perempuan bisa hamil. Dan buang air kecil setelah berhubungan intim tidak akan mengeluarkan sperma tersebut.
"Ada mitos di luar sana bahwa buang air kecil setelah berhubungan seks dapat membunuh sperma atau membersihkannya sebelum Anda dapat hamil, atau bahwa hal itu dapat digunakan sebagai alat kontrasepsi,” kata Dr. Robinson. "Semua itu salah."
Penyebab pasangan suami istri belum mendapatkan momongan
Pasangan suami istri (pasutri) yang sedang berusaha hamil tapi belum berhasil, bisa dipengaruhi banyak faktor. Penyebab satu pasutri dengan pasutri lain bisa berbeda-beda. Namun, umumnya pasutri yang belum mendapatkan momongan disebabkan:
- Waktu bercinta yang kurang tepat dengan masa subur.
- Masalah kualitas sperma atau sel telur.
- Pola hidup (rokok, stres, berat badan tidak ideal).
- Usia dan faktor medis lainnya.
Umumnya, dokter akan menyarankan pasangan yang sudah mencoba hamil selama 1 tahun tanpa hasil untuk memeriksakan diri agar mendapat evaluasi lebih detail.
Penyebab seseorang bisa cepat hamil
Ada beberapa faktor yang meningkatkan peluang kehamilan, seperti:
- Melakukan hubungan intim pada masa subur.
- Tidak terpapar stres berlebihan.
- Menerapkan gaya hidup sehat seperti berat badan stabil serta nutrisi yang cukup.
- Memiliki kualitas sperma dan sel telur yang baik.
Setelah berhubungan intim langsung buang air kecil tak bisa menentukan kehamilan, baik itu mencegah atau mempercepat. Karena banyak faktor yang memengaruhinya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Kehamilan
Buang Air Kencing setelah Berhubungan Bikin Susah Hamil, Benarkah? Simak Faktanya
Kehamilan
Berapa Kali Berhubungan Intim dalam Seminggu agar Cepat Hamil?
Kehamilan
4 Cara Membuat Anak Kembar Berdasarkan Posisi Berhubungan Intim
Kehamilan
Kapan Jam yang Baik untuk Berhubungan Intim Agar Cepat Hamil? Ketahui Waktu yang Tepat
Kehamilan
Apakah Boleh Berhubungan Intim saat Alami Implantasi?
10 Foto
Kehamilan
10 Bunda Seleb Pernah Gagal Program Bayi Tabung, Ada yang Mencoba Enam Kali
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Ini yang Bikin Hubungan Intim Suami Istri Lebih Sehat Menurut Studi
10 Pertanyaan Seputar Seks yang Kerap Malu untuk Ditanyakan Ibu Hamil
Telat Suntik KB 3 Bulan selama Beberapa Hari tapi Sudah Berhubungan, Apakah Bisa Hamil?