kehamilan
Kisah Bayi Pertama di Dunia yang Lahir melalui Ibu Pengganti, Kini Rayakan Ulang Tahun ke-40
HaiBunda
Jumat, 24 Apr 2026 11:10 WIB
Daftar Isi
Ibu pengganti atau surrogate mother kini dilegalkan di beberapa negara. Di Amerika Serikat (AS), sudah banyak perempuan menggunakan jasa ibu pengganti untuk mendapatkan keturunan, Bunda.
Bayi pertama di dunia yang lahir melalui jasa ibu pengganti juga berasal dari AS. Dia adalah Jill Brand, yang lahir pada 13 April 1986.
Jill Brand adalah anak dari seorang ahli jantung bernama Dr. Elliot Rudnitzky. Melansir dari People, mendiang Rudnitzky mengusulkan ide ibu pengganti pada tahun 1980 setelah ia dan istrinya Sandy kehilangan bayi melalui program bayi tabung.
Sebelum menikah dengan Rudnitzky, Sandy didiagnosis tidak dapat hamil karena saluran tuba falopinya diangkat. Sandy sempat berpikir tidak adil bagi Rudnitzky untuk menikahinya setelah ia tahu kenyataan tersebut.
"Dia (Rudnitzky) selalu menuruti keinginan orang tuanya. Dalam kasus ini, dan mungkin satu-satunya kasus dalam hidupnya, dia memberontak. Dia menikahi saya," kata Sandy kepada NBC News.
Setelah mengadopsi dua anak perempuan, Sandy dan mendiang suaminya mulai bertanya-tanya apakah teknologi bayi tabung yang sedang dikembangkan saat itu dapat membantu mereka mendapatkan anak biologis. Pada awalnya, program hamil ini tampak menjanjikan dan Sandy pun dinyatakan hamil.
"Kehamilan berjalan normal, lalu rahim saya pecah, sehingga saya harus menjalani operasi caesar darurat dan histerektomi," ungkap Sandy.
"Bayi kami, Heather, hidup selama 13 hari lalu meninggal. Kami sangat terpukul setelah itu," sambungnya.
Kisah awal mula menggunakan jasa ibu pengganti
Tiga tahun setelah kehilangan Heather, Rudnitzky mengusulkan ide untuk menggunakan jasa ibu pengganti. Sandy sempat menganggap ide itu 'gila' karena tidak pernah dilakukan oleh siapa pun.
"Saya berkata, 'Menurut saya itu gila. Dokter mana yang mau melakukan ini?'. Tapi dia berkata, 'Kita akan menemukan dokter, kita akan menemukan caranya'," kata Sandy.
Ide Rudnitzky sempat ditolak oleh puluhan dokter karena banyak yang mempertanyakan tentang moralitas praktik ibu pengganti. Hingga akhirnya seorang dokter bernama Wulf Utian memutuskan untuk mengeksplorasi konsep tersebut.
"Dia menganggap proposal itu terdengar menarik dan benar-benar memiliki kemungkinan untuk berhasil, dan itulah terobosan kami," kata Sandy.
Ketika putrinya Jill Brand lahir pada tahun 1986, Sandy menganggap itu sebagai salah satu hari paling menakjubkan dalam hidupnya.
Tepat di tanggal 13 April 2026, Jill Brand, merayakan ulang tahun ke-40. Saat ini, ia telah menjadi ibu dari tiga anak, Bunda.
Perayaan ulang tahun ini menandai sejarah dari penggunaan jasa ibu pengganti pertama di dunia, di mana seorang perempuan melahirkan bayi yang tidak memiliki hubungan genetik dengannya.
Jill Brand menjalani sebagian besar kehidupannya jauh dari sorotan publik dengan harapan bisa menjalani kehidupan normal. Namun belakangan, ia dan ibunya memutuskan untuk berbagi kisah mereka dengan dunia setelah ayahnya, Dr. Elliot Rudnitzky, meninggal tahun lalu.
"Pada tahun pertama kehidupan, ada sedikit publisitas dan sedikit berita seputar itu, tetapi kemudian ibu benar-benar menginginkan privasi. Dia selalu berkata, 'Saya hanya ingin menikmati waktu bersamamu. Saya ingin menikmati waktu bersamamu dan saudara-saudaramu'," kata Brand.
"Kurasa dia (mendiang ayah Brand) sedang menonton dan kurasa dia sangat, sangat bahagia. Dia mungkin berkata, 'Sudah waktunya'."
Apa itu ibu pengganti?
Dikutip dari dari BBC, surrogate mother atau ibu pengganti adalah seorang perempuan hamil dengan tujuan menyerahkan anaknya kepada orang lain setelah dia melahirkan. Biasanya, dia hamil untuk pasangan orang tua yang tidak dapat memiliki anak atau perempuan yang tidak ingin mengandung anak.
Selain di AS, beberapa negara lain telah melegalkan praktik, seperti negara Inggris, Irlandia, Denmark, dan Belgia. Sementara itu, Indonesia sama seperti China, tidak melegalkan jasa ibu pengganti.
Secara umum, ada dua jenis ibu pengganti. Berikut penjelasannya seperti melansir dari Healthline:
1. Traditional surrogate
Pada traditional surrogate, sel telur ibu pengganti digunakan untuk bisa hamil. Prosesnya dilakukan dengan inseminasi buatan dengan sperma ayah (dari pasangan yang ingin mendapatkan anak). Pada traditional surrogate, ibu pengganti menjadi ibu genetik dari Si Bayi.
2. Gestational surrogate
Gestational surrogate menggunakan teknik in vitro fertilisation (IVF) atau bayi tabung. Sel telur istri dan sperma suami yang sudah dibuahi melalui IVF kemudian ditanam di rahim ibu pengganti.
Ibu pengganti di sini akan menjalani kehamilan sampai bayi lahir, lalu menyerahkan ke pasangan suami istri. Dalam gestational surrogate, ibu pengganti sama sekali tidak memiliki ikatan genetik dengan anak dikandungnya.
Demikian kisah bayi pertama yang lahir dari jasa ibu pengganti.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/pri)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Kehamilan
Lily Collins Sambut Kelahiran Anak Pertama dari Ibu Pengganti
Kehamilan
Kisah Bunda Mengetahui Suami Diam-diam Pakai Surrogate Mother untuk Dapatkan Anak, Ini Alasannya
Kehamilan
Mengenal Proses Surrogate Mother, 'Meminjam' Rahim Ibu Pengganti untuk Hamil Anak Pasangan Lain
Kehamilan
Kisah Pria Punya 4 Anak di Usia 60 Tahun Melalui 2 Ibu Pengganti
Kehamilan
Lagi Tren di Kalangan Ibu Hamil, Apa Sih Surrogate Mother?
10 Foto
Kehamilan
10 Bunda Seleb Pernah Gagal Program Bayi Tabung, Ada yang Mencoba Enam Kali
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Mengenal Proses Surrogate Mother, 'Meminjam' Rahim Ibu Pengganti untuk Hamil Anak Pasangan Lain
Kata Pakar soal Ibu Pengganti atau Surrogate Mother dalam Pandangan Islam
Studi Temukan Ibu Pengganti atau Surrogate Berisiko Lebih Besar Alami Gangguan Mental