Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

kehamilan

Viral Bunda Hamil Kembar Empat yang Langka, Ada Kembar Identik dan Non-identik

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Kamis, 04 Jun 2026 21:00 WIB

Ilustrasi Ibu Hamil
Ilustrasi Ibu Hamil Kembar Empat/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Saulich
Jakarta -

Menjalani kehamilan kembar tidak mudah bagi seorang perempuan. Apalagi bila Bunda mesti mengandung empat bayi kembar atau quadruplet di waktu bersamaan.

Hal itulah yang dialami seorang Bunda dari Sioux City, Iowa, Amerika Serikat. Perempuan bernama Marae ini mengetahui kehamilan kembar empat saat menjalani kehamilan keduanya.

Melalui unggahan di TikTok, Marae mendokumentasikan perjalanan kehamilan kembar empatnya ini ke publik. Dilansir laman KTIV, kehamilan yang dijalani oleh Marae ini ternyata masuk ke dalam kategori kehamilan langka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


"Saya pergi ke dokter kandungan dan segera mengetahui bahwa saya tidak hamil satu bayi, tidak hamil dua bayi, bahkan tidak tiga. Saya hamil empat bayi. Kalian lihat di sana," katanya di TikTok sambil mengunggah foto hasil USG ke publik.

Marae sebenarnya berencana untuk memiliki dua anak. Namun, hasil pemeriksaan USG vagina rutin mengungkapkan adanya beberapa plasenta di rahimnya.

"Ternyata ketika mereka mulai bergerak, ada tiga kantung yang berbeda dan kemudian dokter melihat tiga bayi yang berbeda muncul. Kemudian setelah memeriksa semuanya, ternyata ada dua bayi dalam satu kantung," ungkap Marae.

Kehamilan kembar Marae termasuk langka lantaran ia mengandung dua bayi kembar identik, dan dua bayi kembar non-identik. Marae terkejut dengan temuan hasil pemeriksaan ini, Bunda.

Dokter yang menangani Marae mengatakan bahwa ia dan tim medis belum pernah melihat kehamilan kembar empat yang langka ini selama beberapa dekade. Terutama, karena Marae mendapat kehamilannya secara alami atau tanpa teknologi reproduksi berbantuan.

"Spontan. Semuanya terjadi secara alami. Itulah yang membuat kami sedikit lebih kaget, yakni kenyataan bahwa kami tidak menggunakan obat-obatan, mencoba bayi tabung, atau hal semacam itu agar berhasil. Itu benar-benar terjadi secara acak. Sangat acak," ujar Marae.

Tantangan hamil kembar empat

Mengandung bayi kembar empat berarti menjalani kehamilan berisiko lebih tinggi. Marae sempat didiagnosis didiagnosis mengidap twin-to-twin transfusion syndrome dengan bayi kembar yang berbagi plasenta.

Bayi A menerima 50 persen pasokan darah penuh, tetapi Bayi B hanya mendapatkan 25 persen. Prosedur untuk memisahkan bayi kembar ke plasenta masing-masing disarankan agar Bayi B mendapatkan lebih banyak darah.

"Ada beberapa keputusan sulit yang mungkin harus diambil jika kita tidak bisa memulai prosedur itu. Tapi itu selalu menjadi prioritas kedua untuk saat ini. Semuanya terlihat baik-baik saja. Detak jantung bayi dan kondisi jantungnya saja terlihat luar biasa. Mereka tumbuh dengan baik. Hanya saja, bayi A dan B B sedikit lebih kecil daripada C dan D karena keadaan yang sedang terjadi," kata Marae.

Kehamilan satu janin saat hamil

Pada saat pengungkapan jenis kelamin, kondisi bayi B membaik. Prosedur pemisahan plasenta ditunda karena komplikasi tambahan yang dapat ditimbulkannya pada kehamilan Marae.

Namun, pada usia kehamilan lebih dari 20 minggu, Marae harus kehilangan bayi B. Setelah itu, Marae mesti menjalani pemeriksaan mingguan untuk mempertahankan ketiga janin lainnya.

"Berat badannya (bayi B) sekitar 368 gram saat meninggal. Ia hanya terpaut 85 gram dari bayi-bayi lainnya. Ia jelas berusaha untuk mencapai berat badan yang sama dengan mereka semua. Tapi, sesuatu terjadi. Kami tidak tahu pasti apa yang terjadi. Jadi, itulah bagian yang menyedihkan. Ketidakpastian ini," kata Marae.

Pada tanggal 12 Mei 2026, Marae menjalani operasi caesar untuk melahirkan bayi kembar tiga yang berjenis kelamin perempuan. Ketiganya diberi nama Renlyn, Hartley, dan Whitley.

Demikian kisah Bunda yang menjalani kehamilan kembar empat langka.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda