HaiBunda

KEHAMILAN

Ilmuwan Ciptakan 'Plasenta dalam Chip', Terobosan Baru untuk Meneliti Janin dI Kandungan

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Kamis, 23 Jul 2026 17:55 WIB
Ilmuwan Ciptakan 'Plasenta dalam Chip', Terobosan Baru untuk Meneliti Janin dalam Kandungan/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Natali_Mis
Jakarta -

Kehamilan merupakan proses yang sangat kompleks, Bunda. Hingga kini, banyak ilmuwan masih berusaha menguak lapis demi lapis di balik rahasia kehamilan melalui beragam metode penelitian.

Baru-baru ini, ilmuwan mulai mengembangkan penemuan yang 'unik' terkait kehamilan. Para peneliti dari IIT Bombay and the ICMR-National Institute for Research on Women's Health (NIRWoH) telah mengembangkan platform plasenta dalam chip, yang meniru plasenta manusia di laboratorium.

Perlu diketahui, plasenta adalah organ sementara yang berkembang selama kehamilan dan berfungsi sebagai penghubung antara ibu dan bayi. Melansir dari Times of India, plasenta mengatur pertukaran nutrisi, oksigen, hormon, obat-obatan, dan produk limbah ke janin.


Penelitian tentang plasenta selama ini tidak banyak dilakukan lantaran keterbatasan etika. Banyak ilmuwan kerap memanfaatkan pengujian pada hewan untuk meneliti organ penting selama kehamilan ini, Bunda.

Nah, melalui temuan 'plasenta dalam chip' ini, para ilmuwan bisa mempelajari bagaimana obat-obatan, nutrisi, dan produk limbah berpindah dari ibu ke janin. Studi yang diterbitkan dalam Biofabrication ini setidaknya menjelaskan dua perangkat ruang yang berisi sel plasenta manusia dan sel pembuluh darah yang bertumbuh di sisi berlawanan dari membran berpori.

Model tersebut berhasil memproduksi fungsi plasenta, termasuk sekresi hormon, transportasi nutrisi, pertukaran limbah, dan fungsi penghalang selektif. Berbeda dengan sistem 'organ dalam chip', platform asal India ini menggunakan desain yang lebih sederhana sehingga lebih mudah diproduksi dan dioperasikan.

"Banyak sistem 'organ di dalam chip' yang canggih, tetapi seringkali membutuhkan infrastruktur khusus. Kami ingin mengembangkan platform yang tangguh, yang dapat diadopsi secara lebih luas oleh laboratorium penelitian," kata Profesor Abhijit Majumder dari IIT Bombay.

Validasi model ini dipimpin oleh para peneliti di di ICMR-NIRWoH. Salah satu peneliti, ProfesorĀ Deepak Modi, mengatakan bahwa model yang relevan dengan manusia seperti ini semakin penting untuk memahami biologi penyakit dan mengevaluasi keamanan terapi.

"Melalui penggabungan teknik dan biologi reprodiksi, kami telah menciptakan platform yang dapat membantu menjembatani kesenjangan dan memajukan penelitian," ujar Modi.

Ke depannya, para peneliti akan menggunakan obat untuk melakukan tes saat kehamilan. Hal tersebut dilakukan untuk lebih memahami komplikasi terkait kehamilan, seperti diabetes gestasional, preeklamsia, dan gangguan pertumbuhan janin.

Fungsi plasenta untuk perkembangan janin

Plasenta adalah organ yang berkembang di dalam rahim selama kehamilan. Plasenta memegang peranan penting untuk perkembangan janin dalam kandungan, Bunda.

Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), plasenta terbentuk dari beberapa sel yang membelah dengan cepat. Secara umum, plasenta berfungsi sebagai sistem pendukung kehidupan selama kehamilan. Melalui plasenta, nutrisi, hormon, dan oksigen ditransfer ke janin.

"Sepanjang kehamilan, plasenta akan tumbuh dan berubah bentuk. Ketebalannya akan mengikuti perkembangan kehamilan," kata ahli di bidang kebidanan dan ginekologi, Monique Rainford, MD, dikutip dari Very Well Health.

Ada beberapa fungsi utama plasenta untuk perkembangan janin, yakni:

  • Transfer nutrisi ke janin
  • Memasok oksigen ke janin
  • Transfer metabolik beberapa zat dan protein
  • Fungsi endokrin, yang berperan dalam produksi estrogen dan progesteron
  • Fungsi imunologis pasif pada janin di beberapa bulan pertama kehidupan

Demikian studi terbaru tentang temuan plasenta dalam chip untuk meneliti janin di dalam kandungan. Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)

Simak video di bawah ini, Bun:

Sakit Perut Sebelah Kiri saat Hamil Trimester 2? Ini Penyebabnya, Bun!

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Ciri Kepribadian Orang Santai dan Menyenangkan untuk Diajak Berteman Menurut Piskologi

Mom's Life Annisa Karnesyia

Kini Berusia 13 Th, Ini Potret Pangeran George Calon Raja Inggris di Masa Depan

Parenting Annisa Karnesyia

Naomi Osaka Curhat Tekanan Jadi Ibu, Ternyata Ini yang Paling Berat

Parenting Annisa Karnesyia

3 Cara Membuat Ayam Crispy agar Tidak Lembek dan Renyah Tahan Lama

Mom's Life Amira Salsabila

Ilmuwan Ciptakan 'Plasenta dalam Chip', Terobosan Baru untuk Meneliti Janin dI Kandungan

Kehamilan Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Ciri Kepribadian Orang Santai dan Menyenangkan untuk Diajak Berteman Menurut Piskologi

3 Cara Membuat Ayam Crispy agar Tidak Lembek dan Renyah Tahan Lama

Naomi Osaka Curhat Tekanan Jadi Ibu, Ternyata Ini yang Paling Berat

Ilmuwan Ciptakan 'Plasenta dalam Chip', Terobosan Baru untuk Meneliti Janin dI Kandungan

Kini Berusia 13 Th, Ini Potret Pangeran George Calon Raja Inggris di Masa Depan

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK