KEHAMILAN
10 Kandungan Skincare yang Aman untuk Ibu Hamil, Kenali Juga yang Berbahaya
Annisa Aulia Rahim | HaiBunda
Minggu, 16 Aug 2026 21:35 WIBSaat hamil, perubahan hormon sering memicu berbagai masalah kulit, mulai dari jerawat, kulit kusam, hingga hiperpigmentasi. Tak heran jika banyak Bunda tetap ingin menggunakan skincare agar kulit tetap sehat selama kehamilan.
Namun, tidak semua kandungan skincare aman digunakan saat hamil. Beberapa bahan aktif diketahui dapat diserap melalui kulit dan dikhawatirkan berisiko mengganggu perkembangan janin, terutama bila digunakan dalam kadar tinggi atau dalam jangka panjang.
Lalu, bolehkah ibu hamil pakai skincare? Jawabannya tentu boleh ya Bunda, asalkan memilih produk dengan kandungan yang aman untuk ibu dan janin.
Bolehkah ibu hamil pakai skincare?
Tentu saja boleh, Bunda. Bahkan, merawat kulit selama kehamilan tetap penting untuk menjaga kesehatan kulit yang mengalami banyak perubahan akibat hormon.
Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), sebagian besar produk perawatan kulit aman digunakan selama hamil. Namun, ibu hamil perlu lebih teliti membaca label karena beberapa kandungan aktif memiliki potensi membahayakan janin.
Bila Bunda memiliki kondisi kulit tertentu, seperti jerawat berat atau melasma, sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan produk baru.
Kenapa ibu hamil perlu memperhatikan kandungan skincare yang digunakan?
Kulit memang berfungsi sebagai pelindung tubuh, tetapi sebagian bahan aktif dalam skincare tetap dapat diserap ke dalam aliran darah.
Walaupun jumlah yang terserap biasanya kecil, beberapa zat telah diketahui memiliki efek terhadap perkembangan janin sehingga penggunaannya tidak dianjurkan selama kehamilan.
Selain itu, perubahan hormon membuat kulit ibu hamil menjadi lebih sensitif sehingga lebih mudah mengalami iritasi maupun alergi terhadap bahan tertentu.
10 Kandungan skincare yang tidak boleh untuk ibu hamil
1. Retinoid (Retinol, Retinal, Retinyl Palmitate, Tretinoin)
Retinoid merupakan turunan vitamin A yang banyak ditemukan pada produk anti-aging dan anti jerawat.
Penggunaan retinoid oral telah terbukti meningkatkan risiko cacat lahir. Meski retinoid topikal memiliki penyerapan lebih rendah, para ahli tetap menyarankan ibu hamil menghindarinya sebagai langkah pencegahan.
2. Hydroquinone
Hydroquinone sering digunakan untuk mengatasi flek hitam dan melasma.
Bahan ini memiliki tingkat penyerapan kulit yang cukup tinggi, yaitu sekitar 35–45 persen. Karena data keamanannya pada ibu hamil masih terbatas, hydroquinone sebaiknya tidak digunakan selama kehamilan.
3. Salicylic acid dosis tinggi
Banyak Bunda bertanya mengenai salicylic acid untuk ibu hamil.
Salicylic acid dalam konsentrasi rendah (maksimal sekitar 2 persen) pada facial wash umumnya masih dianggap aman. Namun, penggunaan salicylic acid berkonsentrasi tinggi, peeling kimia, maupun penggunaan pada area tubuh yang luas tidak dianjurkan selama hamil karena berpotensi meningkatkan penyerapan ke dalam tubuh.
4. Benzoyl peroxide konsentrasi tinggi
Meski sebagian dokter masih memperbolehkan benzoyl peroxide dalam kadar rendah, penggunaan konsentrasi tinggi atau tanpa pengawasan dokter sebaiknya dihindari selama kehamilan.
5. Formaldehyde dan formaldehyde-releasing preservatives
Bahan seperti quaternium-15, DMDM hydantoin, dan imidazolidinyl urea dapat melepaskan formaldehida. Paparan formaldehida dalam jumlah tinggi dikaitkan dengan gangguan kehamilan sehingga sebaiknya dihindari.
6. Phthalates
Phthalates sering ditemukan pada parfum sintetis dan beberapa produk kosmetik. Beberapa penelitian menunjukkan paparan phthalates yang tinggi berpotensi memengaruhi sistem hormon dan perkembangan janin, meskipun penelitian lebih lanjut masih diperlukan.
7. Oxybenzone
Oxybenzone merupakan salah satu bahan tabir surya kimia. Beberapa penelitian menunjukkan oxybenzone dapat mengganggu sistem endokrin sehingga banyak dokter menyarankan ibu hamil memilih sunscreen berbahan mineral seperti zinc oxide atau titanium dioxide.
8. Methylparaben
Masih banyak yang mencari informasi mengenai Methylparaben untuk ibu hamil. Methylparaben adalah pengawet yang umum digunakan pada kosmetik. Meski penggunaannya masih diperbolehkan dalam batas tertentu oleh regulator, beberapa penelitian mengaitkan paparan paraben dalam jumlah tinggi dengan gangguan hormon. Karena itu, ibu hamil dianjurkan memilih produk bebas paraben bila memungkinkan.
9. Propylparaben
Selain methylparaben, Propylparaben untuk ibu hamil juga menjadi perhatian. Propylparaben diduga memiliki aktivitas menyerupai hormon estrogen sehingga sebagian ahli menyarankan ibu hamil membatasi paparan bahan ini, terutama bila tersedia alternatif yang lebih aman.
10. Essential oil tertentu
Tidak semua essential oil aman untuk ibu hamil. Beberapa jenis seperti rosemary oil, sage oil, wintergreen oil, dan pennyroyal oil diduga dapat merangsang kontraksi atau menimbulkan efek samping tertentu bila digunakan dalam jumlah besar.
10 Kandungan skincare yang boleh untuk ibu hamil
Bunda tidak perlu khawatir karena masih banyak bahan aktif yang aman digunakan selama kehamilan.
1. Niacinamide
Banyak yang bertanya, Niacinamide boleh untuk ibu hamil?
Jawabannya ya. Niacinamide termasuk bahan yang aman digunakan selama hamil. Kandungan ini membantu memperbaiki skin barrier, mengurangi kemerahan, mengontrol minyak, sekaligus mencerahkan kulit.
2. Hyaluronic Acid
Hyaluronic acid membantu menjaga kelembapan kulit tanpa memengaruhi janin karena penyerapannya sangat minimal.
3. Glycerin
Glycerin bekerja sebagai humektan yang menjaga kulit tetap lembap dan cocok digunakan setiap hari.
4. Ceramide
Ceramide membantu memperkuat lapisan pelindung kulit sehingga mengurangi kulit kering dan sensitif selama kehamilan.
5. Zinc Oxide
Zinc oxide merupakan sunscreen fisik yang direkomendasikan bagi ibu hamil karena bekerja di permukaan kulit.
6. Titanium Dioxide
Selain zinc oxide, titanium dioxide juga menjadi pilihan sunscreen yang aman selama kehamilan.
7. Vitamin C
Vitamin C membantu menyamarkan noda hitam, meningkatkan produksi kolagen, sekaligus melindungi kulit dari radikal bebas.
8. Azelaic Acid
Azelaic acid sering direkomendasikan dokter untuk membantu mengatasi jerawat maupun hiperpigmentasi selama kehamilan.
9. Allantoin
Allantoin membantu menenangkan kulit sensitif dan mempercepat regenerasi kulit.
10. Aloe Vera
Gel lidah buaya membantu melembapkan serta meredakan iritasi ringan pada kulit.
Tips memilih skincare untuk ibu hamil
Agar tetap aman selama kehamilan, berikut beberapa tips yang bisa Bunda lakukan:
- Selalu baca daftar kandungan sebelum membeli skincare.
- Pilih produk dengan formula sederhana dan minim bahan aktif.
- Hindari penggunaan beberapa bahan aktif sekaligus.
- Gunakan sunscreen setiap hari untuk mencegah melasma.
- Lakukan uji tempel (patch test) sebelum memakai produk baru.
- Konsultasikan dengan dokter kulit atau dokter kandungan bila memiliki masalah kulit tertentu.
Bila Bunda sedang menyusui, perhatikan juga kandungan skincare yang tidak boleh dipakai ibu hamil dan menyusui, karena beberapa bahan aktif masih perlu dihindari selama masa laktasi.
Selain itu, ketahui pula kandungan skincare yang tidak Boleh dipakai ibu menyusui, terutama bila produk diaplikasikan di area payudara yang berpotensi terkena kontak langsung dengan bayi.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
Rahasia Glowing Nol Rupiah
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Urutan Skincare dan Perawatan Kulit yang Aman untuk Ibu Hamil, Biar Tetap Glowing Bun!
Skincare yang Aman untuk Ibu Hamil, Cek Kandungan Sebelum Pakai
Skincare Ibu Hamil, Bahan yang Dilarang & Saran Dokter
5 Cara Memilih Skincare Paling Aman untuk Ibu Hamil, Catat Bun
TERPOPULER
Orang dengan 3 Tanggal Lahir Ini Disebut Memiliki Bakat Jenius Sejak Lahir
Perayaan Ulang Tahun Zoey Anak Joanna Alexandra, Sederhana tapi Penuh Kebersamaan
Kasus Influenza A Naik, Kemenkes Imbau Tak Panik dan Jangan Sembarangan Minum Oseltamivir
10 Cara Orang Tua Jepang Mendidik Anak agar Sopan, Mindful, dan Kreatif
Julie Estelle Melahirkan Anak Kedua, Nama Bayi Laki-lakinya Curi Perhatian
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Blush On Stick Terbaik untuk Bikin Pipi Merona Natural dan Fresh
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Smart Door Lock Terbaik untuk Rumah Lebih Aman Anti Maling
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Deretan Mesin Cuci Termahal, Fitur Canggih dan Harganya Bikin Melongo
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Merk Baju Bayi Perempuan Baru Lahir yang Lucu dan Unik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Produk Wardah yang Aman untuk Ibu Hamil, Lengkap dari Sabun Cuci Wajah-Suncreen
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Orang dengan 3 Tanggal Lahir Ini Disebut Memiliki Bakat Jenius Sejak Lahir
Perayaan Ulang Tahun Zoey Anak Joanna Alexandra, Sederhana tapi Penuh Kebersamaan
Kasus Influenza A Naik, Kemenkes Imbau Tak Panik dan Jangan Sembarangan Minum Oseltamivir
Momen Arie Kriting dan Orang Tua Saling Menguatkan Selepas Adik Meninggal, Intip Potret Harunya
Resep Udang Saus Padang yang Gurih dan Pedas, Praktis Dibuat di Rumah
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Robot Vacuum Sering Macet Gara-Gara Rambut Kusut? Ini 5 Cara Mencegahnya
-
Beautynesia
4 Kalimat Orang yang Suka Menjatuhkan Orang Lain
-
Female Daily
6 Tas Brand Lokal untuk Kondangan yang Bikin Look Kamu Makin Cantik!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Cantiknya Jang Wonyoung IVE Debut di Show Dior, Sapa Jisoo BLACKPINK
-
Mommies Daily
5 Film India dengan Adegan Dewasa dan Cerita yang Nggak Biasa