KEHAMILAN
AS Beri Gelang Khusus pada Ibu Pasca Melahirkan Guna Cegah Depresi Postpartum
Melly Febrida | HaiBunda
Jumat, 21 Aug 2026 17:55 WIBKesehatan ibu setelah melahirkan tidak selalu berjalan mulus. Selain perubahan fisik, sebagian ibu juga dapat mengalami masalah kesehatan mental seperti depresi postpartum.
Di Amerika Serikat (AS), sejumlah rumah sakit mulai membagikan gelang khusus bertuliskan I Gave Birth atau 'Saya Baru Melahirkan' kepada ibu yang baru melahirkan sebagai bagian dari upaya meningkatkan keselamatan ibu pada masa nifas.
Gelang ini bukan pengobatan untuk depresi postpartum, tetapi berfungsi sebagai pengingat untuk ibu dan petugas kesehatan agar mewaspadai berbagai tanda bahaya pasca persalinan, termasuk gangguan kesehatan mental.
Cara kerja gelang I Gave Birth?
Program I Gave Birth dikembangkan sebagai bagian dari upaya menurunkan angka kematian dan komplikasi kesehatan ibu setelah melahirkan. Melansir KFF Health News, gelang ini merupakan bagian dari inisiatif yang mulai diperkenalkan ECU Health di North Carolina saat pemerintah dan berbagai organisasi kesehatan berupaya mengatasi meningkatnya angka kematian ibu selama pandemi COVID-19.
Aksesori ini menyerupai gelang kuning Livestrong, bagian dari kampanye kesadaran kanker yang diluncurkan oleh yayasan milik pembalap sepeda Lance Armstrong.
Sejak 2021, hampir 50 rumah sakit di North Carolina bersama departemen kesehatan negara bagian mulai mendistribusikan gelang tersebut sebagai pengingat visual untuk ibu dan tenaga kesehatan mengenai berbagai risiko kesehatan yang dapat terjadi setelah persalinan.
Program ini bertujuan meningkatkan kewaspadaan petugas kesehatan terhadap kondisi pasca persalinan sehingga ibu dapat memperoleh penanganan yang lebih cepat dan tepat.
Menurut KFF Health News, hampir 70 persen kematian terkait kehamilan terjadi setelah hari persalinan, sementara hampir 40 persen terjadi setelah melewati enam minggu pasca melahirkan.
Kini, sejumlah rumah sakit di AS memberikan gelang bertuliskan I Gave Birth kepada ibu sebelum pulang dari rumah sakit dan menganjurkan agar gelang tersebut dipakai selama beberapa minggu hingga beberapa bulan setelah melahirkan.
Gelang ini membantu tenaga kesehatan, petugas gawat darurat, maupun anggota keluarga mengenali bahwa seseorang baru saja melahirkan dan masih berada dalam periode postpartum yang berisiko mengalami berbagai komplikasi kesehatan, baik fisik maupun mental.
Komplikasi yang dapat terjadi pada masa postpartum antara lain perdarahan, tekanan darah tinggi pasca persalinan, infeksi, gangguan jantung, hingga masalah kesehatan mental seperti depresi postpartum.
Apakah gelang ini bisa mencegah depresi postpartum?
Sampai saat ini belum ada penelitian yang menunjukkan bahwa penggunaan gelang I Gave Birth secara langsung dapat mencegah depresi postpartum.
Namun, program ini dirancang untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai tanda bahaya setelah melahirkan, termasuk depresi perinatal, pikiran untuk menyakiti diri sendiri, serta gangguan kesehatan mental lainnya. Dengan meningkatnya kesadaran dan deteksi dini, ibu yang membutuhkan bantuan diharapkan dapat memperoleh penanganan lebih cepat.
Sebuah studi yang dipublikasikan ECU Health pada 2023 melaporkan adanya penurunan angka rawat inap ulang terkait kehamilan setelah penerapan program I Gave Birth. Peneliti mengaitkan hasil tersebut dengan edukasi yang diberikan kepada pasien, anggota keluarga, dan tenaga kesehatan sebagai bagian dari inisiatif tersebut.
Namun, studi tersebut tidak menjelaskan secara rinci komponen program mana yang paling berkontribusi terhadap penurunan tersebut. Dengan kata lain, belum dapat dipastikan apakah manfaat yang dilaporkan berasal dari penggunaan gelang itu sendiri atau dari keseluruhan program edukasi yang menyertainya.
Edukasi itu penting karena masa setelah persalinan merupakan periode ketika berbagai komplikasi masih dapat muncul. Ibu maupun keluarga perlu mengetahui tanda dan gejala yang perlu diperhatikan serta kapan harus segera mencari pertolongan medis.
Dengan begitu, penggunaan gelang dapat menjadi bagian dari upaya yang lebih luas untuk meningkatkan kewaspadaan dan keselamatan ibu setelah melahirkan.
Sejumlah rumah sakit di AS juga menyebut program penggunaan gelang ini berpotensi membantu meningkatkan kewaspadaan terhadap komplikasi pasca persalinan. Meski demikian, banyak program masih tergolong baru dan efektivitasnya belum dievaluasi secara menyeluruh melalui penelitian ilmiah.
"Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan secara konklusif hasil dari inisiatif semacam itu," ujar Hannah Jones, juru bicara Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan North Carolina.
Jadi, gelang I Gave Birth bukanlah alat yang terbukti dapat mencegah depresi postpartum secara langsung. Namun, gelang ini dapat membantu meningkatkan kesadaran terhadap berbagai risiko kesehatan setelah melahirkan sehingga tanda bahaya dapat dikenali dan ditangani lebih cepat.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
Kenapa Operasi Caesar Semakin Sering Dipilih dalam Persalinan?
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Ternyata Ayah juga Bisa Alami Depresi Postpartum Paternal lho, Kenali Gejalanya Bun
Depresi Postpartum: Penyebab, Gejala, Cara Mengatasinya & Bedanya dengan Postpartum Blues
Serba-serbi Sindrom Baby Blues yang Rentan Dialami Ibu Baru
Jangan Tertukar Bunda, Ini Perbedaan Baby Blues dan Depresi Postpartum
TERPOPULER
7 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Ajak Ngobrol Hewan Peliharaannya seperti Teman
Ciri Orang Cerdas dari Kalimat yang Diucapkan saat Menolak Ajakan
5 Fakta Rachel Cia, Sosok yang Disebut Menikah dengan Dikta
Cuma 20 Menit Sehari, Kebiasaan Sederhana Ini Bisa Bikin Anak Makin Dekat dengan Orang Tua
Pakar Ungkap Warna Favorit yang Identik dengan Orang Ber-EQ Tinggi
REKOMENDASI PRODUK
7 Minyak Kemiri untuk Bayi yang Bagus dan Aman, Ada Pilihan Bunda?
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Merek Panci Anti Lengket Keramik Bebas PFOA dan PTFE
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Glossy Balm, Bikin Bibir Plumpy dan Tampak Sehat
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Panci 3 Susun Stainless Steel yang Bagus dan Berkualitas
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi Reed Diffuser Lokal yang Wanginya Enak & Tahan Lama
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
7 Ciri Kepribadian Orang yang Suka Ajak Ngobrol Hewan Peliharaannya seperti Teman
Ciri Orang Cerdas dari Kalimat yang Diucapkan saat Menolak Ajakan
Cuma 20 Menit Sehari, Kebiasaan Sederhana Ini Bisa Bikin Anak Makin Dekat dengan Orang Tua
AS Beri Gelang Khusus pada Ibu Pasca Melahirkan Guna Cegah Depresi Postpartum
5 Fakta Rachel Cia, Sosok yang Disebut Menikah dengan Dikta
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Mau Buka Booth Jajanan di Event? Mesin Popcorn Ini Bikin Booth Lebih Menarik
-
Beautynesia
8 Cara Mengusir Nyamuk di Kamar dengan Bahan Alami
-
Female Daily
BRI JF3 Fashion Festival 2026 Tunjukkan Wajah Baru Sustainable Fashion, dari Kain Lama hingga Sisik Ikan
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Gaya Modis dengan Outer ala Ririn Ekawati, Ibnu Jamil Hingga Tantri Namirah
-
Mommies Daily
10 Tempat Healing Dekat Jakarta untuk Long Weekend, Ramah Anak dan Cocok untuk Quality Time