Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

kehamilan

Hamil 10 Minggu, Apa yang Dirasakan dan Perubahan yang Terjadi?

Dwi Indah Nurcahyani   |   HaiBunda

Sabtu, 29 Aug 2026 18:30 WIB

Ilustrasi kehamilan
Hamil 10 Minggu, Apa yang Dirasakan dan Perubahan yang Terjadi?/Foto: Getty Images/Oulaphone Sonesouphap
Daftar Isi
Jakarta -

Kehamilan dari setiap tahapannya selalu membawa perubahan yang berbeda. Bagaimana ketika hamil 10 minggu, apa yang dirasakan dan perubahan yang terjadi?

Trimester pertama kehamilan mungkin belum terlalu menampakkan perut yang menonjol dari ibu hamil. Namun, pertumbuhan bayi sedianya tetap berjalan di dalam perut.

Hamil 10 minggu, apa yang dirasakan?

Saat memasuki minggu ke-10, beberapa perubahan yang dirasakan ibu hamil mulai terasa. Berikut ini beberapa diantaranya ya, Bunda:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


1. Mual di pagi hari

Mual dan muntah mungkin terasa lebih parah dari sebelumnya. Biasanya, morning sickness tersebut memuncak sekira minggu kehamilan ke-9 atau ke-10 pada banyak perempuan. Saat itulah, kadar hormon kehamilan hCG paling tinggi. 

2. Pusing

Dengan kondisi 30 hingga 50 persen lebih banyak darah mengalir di pembuluh darah, tubuh akan bekerja lebih keras dari biasanya. Sistem saraf dan kardiovaskular sebagian besar menyesuaikan diri dengan perubahan tersebut tetapi kadang-kadang aliran darah di otak mungkin tidak cukup sehingga Bunda merasa pusing.

3. Perubahan suasana hati

Bunda mungkin mengalami berbagai macam emosi intens mulai dari kegembiraan hingga kesedihan. Hal ini memang normal terjadi mengingat stres, kelelahan, dan perubahan hormon memengaruhi kadar neurotransmitter. Tentu saja, berbagai perasaan akan dirasakan.

4. Cairan vagina lebih banyak

Banyaknya cairan vagina yang dirasakan selama kehamilan dikarenakan kadar estrogen yang lebih tinggi. Cairan ini biasanya tidak berbau dan berwarna putih susu. 

5. Pembuluh darah baru terlihat

Bunda mungkin akan memerhatikan munculnya pembuluh darah biru yang menonjol di dada, payudara, dan perut. Saat tubuh memproduksi lebih banyak darah, pembuluh darah memang membesar dan menjadi lebih terlihat. Bunda juga akan melihat varises di kaki dan bagian bawah tubuh saat rahim bertumbuh. Namun tidak perlu khawatir karena gejala ini akan membaik setelah melahirkan.

Perubahan pada ibu hamil saat kehamilan memasuki 10 minggu

Pada kehamilan yang memasuki 10 minggu, Bunda mungkin akan melihat bahwa perut Bunda lebih bulat, terutama jika ini kehamilan kedua dan seterusnya. Hal ini sangatlah normal dan ukuran perut Bunda akan bergantung pada banyak hal, termasuk tipe tubuh.

Selain itu, penebalan di bagian tengah tubuh kemungkinan besar dirasakan. Hal ini disebabkan adanya kenaikan berat badan ringan yang membuatnya jadi tampak membesar. Dalam kondisi ini, Bunda bisa mengenakan pakaian biasa dan baju hamil. Sehingga, agar tetap nyaman, kenakan celana dan rok dengan pinggang elastik.

Oh iya, Bunda, perubahan lain yang mungkin dirasakan yakni banyaknya air liur dari biasanya terutama saat Bunda merasa mual. Hal ini merupakan gejala yang normal pada kehamilan terutama pada trimester pertama. Minumlah lebih banyak air, mengunyah permen karet, dan mengisap permen yang membantu menelan air liru berlebih dengan mudah, seperti dikutip dari laman Baby Center.

Adakah perubahan bentuk perut pada ibu hamil 10 minggu?

Meskipun perut belum terlalu terlihat hamil pada usia kehamilan 10 minggu, namun Bunda akan menyadari bahwa celana terasa lebih ketat dan Bunda menyukai atas yang longgar. Kebanyakan perempuan hanya memiliki perut yang membesar dan terlihat pada trimester kedua. Beberapa perempuan yang sangat kurus mungkin mulai menunjukkan perut yang membesar seperti benjolan sejak usia 10 minggu, tapi itu jarang terjadi.

Sedianya, tidak ada perut yang benar-benar terlihat di minggu  ke-10. Bentuk tubuh, tinggi badan, otot, kehamilan sebelumnya, dan lainnya dapat memengaruhi kapan perut membuncit mulai terlihat. Pada saat yang sama, perut yang membuncit juga dapat membuat lambung tampak lebih besar seperti dikutip dari laman Carriwell.

Ingatlah bahwa hampir semua kondisi terkait bentuk perut saat hamil merupakan hal yang wajar. Perut sebagian perempuan mungkin terlihat cepat membesar dibandingkan yang lain karena hal tersebut bergantung pada tinggi badan, berat badan, dan postur tubuh masing-masing. 

Jika ini adalah kehamilan pertama, perut mungkin baru terlihat membesar agak lebih lambat dibandingkan kehamilan kedua, ketiga, dan seterusnya. Konsultasikan dengan dokter jika Bunda merasa khawatir agar Bunda lebih tenang dan nyaman.

Kapan bentuk perut berubah saat hamil? 

Memasuki trimester kedua yakni mulai dari minggu ke-14 kehamilan hingga akhir minggu ke-27, perut Bunda akan mulai terlihat di antara akhir trimester pertama dan awal trimester kedua.

Banyak kebanyakan orang, ada juga yang mengalami perut mulai terlihat sekira minggu ke-12 hingga ke-16 kehamilan. Namun, hal ini dapat bervariasi pada riwayat kehamilan sebelumnya. Berat badan yang lebih rendah dan postur tubuh yang lebih pendek dapat menyebabkan kehamilan terlihat lebih awal. 

Misalnya saja, orang yang lebih tinggi atau memiliki otot perut yang lebih berkembang mungkin akan terlihat lebih lambat. Pada minggu ke-20, perut hamil Bunda mungkin mulai terlihat oleh orang lain, dan Bunda mungkin mulai mengenakan pakaian hamil yang lebih besar seperti dikutip dari laman Very Well Family.

Tips saat hamil 10 minggu

Untuk mendukung kehamilan tetap sehat hingga persalinan, masa-masa kehamilan 10 minggu perlu didukung dengan berbagai langkah yang baik, seperti berikut ini:

1. Makan dengan baik

Ikuti pola makan sehat saat kehamilan untuk mendukung bayi yang sedang bertumbuh. Masukkan banyak buah dan sayuran guna mendapatkan energi yang sangat dibutuhkan dari makanan.

2. Tetap aktif

Berolahraga selama kehamilan dapat mendukung kesehatan Bunda dan bayi. Bahkan, berjalan cepat pun membantu menjaga kesehatan jantung dan paru-paru.

3. Tidak merokok

Tidak pernah ada kata terlambat berhenti merokok demi kesehatan diri dan bayi. Usia kehamilan 10 minggu juga bisa menjadi waktu terbaik berhenti bahkan sebelum Bunda hamil.

4. Menghindari alkohol

Tidak ada jumlah alkohol yang aman untuk diminum selama kehamilan. Jadi sebaiknya hindari sepenuhnya.

5. Mengonsumsi vitamin D

Pastikan Bunda mengonsumsi vitamin D dengan cukup. Penelitian menunjukkan kekurangan vitamin D selama kehamilan jika mendatangkan risiko tinggi. 

Dalam kehamilan kekurangan vitamin D dikaitkan dengan masalah seperti preeklamsia. Dengan mempertimbangkan hal ini, sebaiknya isi kulkas dan dapur Bunda dengan makanan kaya vitamin D, seperti ikan berminyak, daging merah, dan kuning telur seperti dikutip dari laman Flohealth.

Perkembangan janin saat hamil 10 minggu

Jika Bunda hamil 10 minggu, pertumbuhan janin yang ada di dalam perut semakin pesat ya, Bunda. Panjang janin hampir 1.5 inci dan sebesar buah prune. Bayi Bunda juga resmi lulus minggu ini dari embrio menjadi janin.

Selain itu, tulang rawan mulai terbentuk dan lekukan kecil di kaki mulai berkembang menjadi lutut dan pergelangan kaki. Lengan yang lengkap dengan siku sudah bisa melentur seperti dikutip dari laman Whattoexpect.

Di bagian gigi, benih akan muncul minggu ini yang mulai terbentuk di bawah gusi. Perut bayi juga memproduksi cairan pencernaan, ginjal memproduksi jumlah urine dalam jumlah besar, dan jika mereka laki-laki, janin sudah memproduksi testosteron.

Itulah perkembangan dan perubahan yang terjadi saat kehamilan 10 minggu ya, Bunda. Semoga informasinya membantu, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda