KEHAMILAN
Hamil 31 Minggu, Apa yang Dirasakan dan Perubahan yang Terjadi?
Annisa Aulia Rahim | HaiBunda
Jumat, 02 Oct 2026 17:55 WIBMemasuki usia kehamilan 31 minggu, Bunda sudah berada di trimester ketiga. Perut biasanya semakin besar, gerakan Si Kecil semakin terasa, sementara beberapa keluhan kehamilan seperti nyeri punggung, sulit tidur, sering buang air kecil, hingga heartburn bisa semakin sering muncul.
Lantas, hamil 31 minggu apa yang dirasakan? Kondisi setiap Bunda tentu berbeda. Namun, ada sejumlah perubahan fisik yang umum terjadi pada fase ini seiring pertumbuhan janin dan perubahan tubuh menjelang persalinan.
Menurut National Health Service (NHS), pada usia 31 minggu janin memiliki panjang sekitar 41,1 cm dari kepala hingga tumit dan masih terus menambah berat badan. Pada fase ini, Si Kecil juga sudah aktif bergerak, termasuk menendang, meregangkan tubuh, dan melakukan gerakan seperti mengisap jari.
Hamil 31 minggu, apa yang dirasakan?
Beberapa keluhan berikut mungkin Bunda rasakan ketika kehamilan memasuki 31 minggu.
1. Gerakan janin semakin terasa
Salah satu hal yang paling sering diperhatikan Bunda pada trimester ketiga adalah gerakan janin. Pada usia 31 minggu, Si Kecil masih aktif bergerak di dalam rahim.
American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) menjelaskan bahwa pada trimester ketiga gerakan janin umumnya dapat terasa semakin kuat. ACOG juga mencatat bahwa pada usia 29–32 minggu, janin sudah dapat meregangkan tubuh, menendang, dan melakukan gerakan menggenggam.
Namun, Bunda tidak perlu membandingkan jumlah gerakan dengan ibu hamil lainnya. Royal College of Obstetricians and Gynaecologists (RCOG) menekankan bahwa yang penting adalah mengenali pola gerakan bayi sendiri. Jika gerakan terasa berkurang atau berubah dari biasanya, Bunda perlu segera menghubungi tenaga kesehatan.
Hal ini penting karena penelitian ACOG menunjukkan bahwa penurunan gerakan janin berkaitan dengan peningkatan risiko lahir mati. Dalam analisis yang dirujuk ACOG, episode penurunan gerakan janin dikaitkan dengan peningkatan risiko tersebut, meskipun definisi gerakan berkurang berbeda-beda antarpenelitian.
2. Nyeri punggung dan panggul
Perut yang semakin besar dapat membuat postur tubuh berubah dan memberikan beban lebih besar pada punggung serta panggul.
Keluhan ini cukup umum selama kehamilan. Sebuah systematic review dan meta-analysis yang diterbitkan dalam BMC Pregnancy and Childbirth pada 2023 menganalisis 28 penelitian dengan 12.908 peserta. Peneliti memperkirakan prevalensi nyeri punggung selama kehamilan sekitar 40,5 persen dan mencapai 47,8 persen pada trimester ketiga.
Penelitian lain yang mencakup 38 studi dengan lebih dari 21 ribu ibu hamil menemukan bahwa sekitar 63 persen mengalami nyeri lumbopelvik selama kehamilan. Karena itu, nyeri punggung ringan hingga sedang dapat menjadi salah satu keluhan yang Bunda rasakan saat hamil 31 minggu.
3. Lebih mudah lelah
Pertumbuhan janin yang semakin pesat membuat tubuh Bunda bekerja lebih keras. Perut yang besar juga dapat membuat beberapa aktivitas sederhana terasa lebih melelahkan.
Bunda mungkin membutuhkan lebih banyak waktu untuk beristirahat atau merasa cepat lelah setelah berjalan dan berdiri cukup lama.
4. Sulit tidur
Memasuki trimester ketiga, tidur malam bisa menjadi lebih menantang. Perut yang membesar, gerakan janin, nyeri punggung, dan keinginan buang air kecil dapat membuat Bunda lebih sering terbangun.
Hal tersebut juga didukung penelitian. Meta-analysis yang melibatkan 24 penelitian dan 11.002 ibu hamil menemukan sekitar 45,7 persen ibu hamil mengalami kualitas tidur yang buruk. Kualitas tidur juga cenderung menurun dari trimester kedua ke trimester ketiga.
Studi systematic review dan meta-analysis lain yang melibatkan lebih dari 58 juta ibu hamil menemukan adanya hubungan antara gangguan tidur selama kehamilan dengan beberapa komplikasi, termasuk hipertensi kehamilan, diabetes gestasional, preeklamsia, dan persalinan prematur. Namun, hubungan tersebut tidak berarti gangguan tidur secara langsung menyebabkan kondisi-kondisi tersebut.
5. Heartburn atau asam lambung
Heartburn juga dapat menjadi keluhan yang semakin terasa pada trimester ketiga. Bunda mungkin merasakan panas atau sensasi terbakar di dada, rasa asam di mulut, atau makanan seperti naik kembali ke kerongkongan.
Penelitian pada 400 ibu hamil menemukan prevalensi GERD sebesar 38,5 persen selama kehamilan. Angkanya meningkat menjadi 46,8 persen pada trimester ketiga, dibandingkan 30,7 persen pada trimester kedua.
Meta-analysis terbaru yang mencakup 21 studi dan 9.497 ibu hamil juga menemukan prevalensi gejala GERD sekitar 41 persen selama kehamilan dan mencapai sekitar 56 persen pada trimester ketiga.
6. Lebih sering buang air kecil
Rahim yang semakin besar dapat memberikan tekanan pada kandung kemih. Akibatnya, Bunda mungkin lebih sering buang air kecil, termasuk pada malam hari.
ACOG memasukkan peningkatan frekuensi buang air kecil sebagai salah satu perubahan yang dapat terjadi pada trimester ketiga.
7. Perut terasa mengencang
Bunda mungkin sesekali merasakan perut mengencang kemudian kembali rileks. Kontraksi seperti ini dapat merupakan Braxton Hicks, yang sering disebut kontraksi latihan.
ACOG menjelaskan bahwa Braxton Hicks dapat terjadi selama beberapa minggu sebelum persalinan sebenarnya. Kontraksi persalinan berbeda karena cenderung terjadi secara teratur dan semakin kuat dari waktu ke waktu.
Perubahan pada ibu hamil saat kehamilan memasuki 31 minggu
Selain keluhan yang dirasakan, beberapa perubahan fisik juga semakin terlihat.
1. Perut semakin membesar
Janin masih mengalami pertumbuhan pesat sehingga ukuran perut Bunda akan terus bertambah. NHS menyebutkan bahwa pada minggu ke-31, bayi masih memiliki banyak waktu untuk menambah berat badan sebelum lahir.
2. Gerakan bayi semakin jelas
Gerakan seperti tendangan, dorongan, atau peregangan tubuh mungkin semakin mudah dikenali. Bunda mungkin juga melihat bentuk perut berubah sesaat ketika Si Kecil bergerak atau mendorong bagian tertentu dari rahim.
3. Payudara mulai bersiap untuk menyusui
Pada trimester ketiga, sebagian Bunda mungkin mulai mengalami keluarnya kolostrum. Kolostrum merupakan cairan pertama yang diproduksi payudara dan nantinya menjadi salah satu sumber nutrisi awal bayi. ACOG mencatat bahwa kolostrum dapat mulai bocor dari puting selama trimester ketiga.
4. Janin mulai berubah
Pada usia 31 minggu, posisi janin masih dapat berubah. Sebagian bayi sudah berada dalam posisi kepala di bawah, tetapi sebagian lainnya masih dapat berubah posisi.
NHS menjelaskan bahwa jika bayi masih dalam posisi sungsang pada minggu ke-31, masih terdapat waktu bagi bayi untuk berputar sebelum persalinan.
Tips saat hamil 31 minggu
Agar tubuh tetap nyaman memasuki trimester ketiga, Bunda dapat melakukan beberapa hal berikut.
1. Kenali pola gerakan janin
Tidak ada jumlah gerakan yang harus dirasakan semua ibu hamil dalam sehari. Yang lebih penting adalah mengenali pola aktivitas bayi.
RCOG menyatakan bahwa bukti belum cukup untuk merekomendasikan penggunaan tabel hitung gerakan secara rutin dengan angka tertentu. Bunda justru dianjurkan mengenali pola gerakan bayi dan segera mencari pertolongan jika gerakannya berkurang atau berubah.
2. Istirahat ketika tubuh terasa lelah
Jangan memaksakan diri melakukan aktivitas ketika tubuh sudah terasa lelah. Berikan waktu untuk duduk atau berbaring dan mengatur kembali energi.
3. Cari posisi tidur yang nyaman
Bunda dapat menggunakan bantal untuk menopang perut, punggung, atau di antara kedua lutut agar tubuh lebih nyaman saat tidur.
Jika kesulitan tidur berlangsung terus-menerus dan sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, sampaikan kepada dokter atau bidan.
4. Tetap bergerak sesuai kondisi kehamilan
Jika dokter tidak memberikan larangan, aktivitas fisik ringan hingga sedang dapat tetap dilakukan sesuai kemampuan tubuh.
Hindari aktivitas yang membuat Bunda merasa sangat lelah, pusing, sesak berat, atau mengalami nyeri.
5. Perhatikan pola makan jika mengalami heartburn
Untuk membantu mengurangi keluhan asam lambung, Bunda dapat mencoba makan dalam porsi lebih kecil tetapi lebih sering dan menghindari langsung berbaring setelah makan.
Jika heartburn sangat mengganggu atau obat diperlukan, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter mengenai pilihan yang aman selama kehamilan.
6. Jangan melewatkan pemeriksaan kehamilan
Pemeriksaan rutin membantu dokter atau bidan memantau pertumbuhan janin, kondisi ibu, tekanan darah, serta berbagai tanda komplikasi kehamilan.
Perkembangan janin saat hamil 31 minggu
Pada usia 31 minggu, sebagian besar struktur utama tubuh janin telah terbentuk dan kini mengalami pematangan serta pertumbuhan.
1. Janin semakin banyak menambah berat badan
ACOG menjelaskan bahwa pada rentang usia 29–32 minggu, janin terus mengalami perkembangan dan pada minggu ke-31 mulai mengalami pertambahan berat badan yang cepat.
2. Janin semakin aktif bergerak
Si Kecil sudah dapat meregangkan tubuh, menendang, dan melakukan gerakan menggenggam. Matanya juga sudah dapat membuka dan menutup serta merasakan perubahan cahaya.
3. Sumsum tulang mulai berperan dalam pembentukan sel darah
Pada usia 31 minggu, sumsum tulang janin sedang berkembang dan berperan dalam pembentukan sel darah merah.
4. Lemak tubuh terus bertambah
Janin akan terus menyimpan lemak di bawah kulit. Proses ini membuat tubuh Si Kecil semakin berisi dan membantu mempersiapkan tubuhnya menghadapi kehidupan di luar rahim.
5. Organ terus mengalami pematangan
Walaupun perkembangan utama tubuh sudah berlangsung, beberapa organ masih terus matang hingga mendekati persalinan. Otak, paru-paru, dan sistem saraf khususnya masih mengalami perkembangan pada minggu-minggu berikutnya.
Hamil 31 minggu, kapan harus segera ke dokter?
Tidak semua keluhan pada usia 31 minggu merupakan tanda bahaya. Namun, Bunda perlu segera menghubungi dokter, bidan, atau fasilitas kesehatan apabila mengalami tanda-tanda yang mengarah pada persalinan prematur.
ACOG mendefinisikan persalinan prematur sebagai persalinan yang terjadi sebelum usia kehamilan 37 minggu. Tanda-tandanya dapat berupa kontraksi teratur atau sering, tekanan pada panggul, kram perut, nyeri punggung bagian bawah yang menetap, perubahan atau peningkatan cairan vagina, serta pecahnya ketuban.
Pada usia 31 minggu, Bunda juga perlu segera diperiksa apabila gerakan janin berkurang atau berubah dari pola biasanya. RCOG merekomendasikan agar ibu hamil segera mencari pertolongan ketika merasakan perubahan tersebut, bukan menunggu hingga keesokan harinya.
Jadi, hamil 31 minggu apa yang dirasakan? Bunda mungkin mengalami perut yang semakin besar, gerakan bayi yang lebih jelas, nyeri punggung, sulit tidur, sering buang air kecil, hingga heartburn. Sebagian besar merupakan perubahan yang umum terjadi pada trimester ketiga.
Meski demikian, setiap kehamilan berbeda. Bila muncul keluhan yang terasa berat, mendadak, atau berbeda dari kondisi biasanya, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
Janin Lebih Aktif Saat Malam, Ternyata..
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Hamil 11 Minggu, Apa yang Dirasakan dan Perubahan yang Terjadi?
Bila Janin Cegukan, Kenali Penyebab, Tanda, & Cara Mengatasinya
Kehamilan Ubah Struktur dan Fungsi Otak Wanita Jadi Sempurna Sebagai Ibu
Bumil Ingin Gunakan Fetal Doppler Rumahan? Ketahui Manfaat dan Risikonya
TERPOPULER
Kisah Pertani Temukan Emas 16 Kg di Sawah
9 Kalimat yang Diucapkan Orang Cerdas saat Hadapi Konflik
Orang yang Suka Mengabaikan Panggilan Nomor Tak Dikenal Punya Ciri Kepribadian Ini
8 Cara Mendidik Anak agar Tangguh Menghadapi Tantangan Menurut Pakar
Karakter Bayi yang Lahir dengan Shio Kuda Api Tahun 2026
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Blush On Stick Terbaik untuk Bikin Pipi Merona Natural dan Fresh
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Smart Door Lock Terbaik untuk Rumah Lebih Aman Anti Maling
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Deretan Mesin Cuci Termahal, Fitur Canggih dan Harganya Bikin Melongo
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Merk Baju Bayi Perempuan Baru Lahir yang Lucu dan Unik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Produk Wardah yang Aman untuk Ibu Hamil, Lengkap dari Sabun Cuci Wajah-Suncreen
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Momen Leony Ajak Tunangan Bule Bertemu Sahabat hingga Keluarga Besar
9 Kalimat yang Diucapkan Orang Cerdas saat Hadapi Konflik
8 Cara Mendidik Anak agar Tangguh Menghadapi Tantangan Menurut Pakar
Hamil 31 Minggu, Apa yang Dirasakan dan Perubahan yang Terjadi?
Kisah Pertani Temukan Emas 16 Kg di Sawah
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Butuh Jaket Tebal Untuk Liburan ke Dataran Tinggi? Ini Pilihannya
-
Beautynesia
Paling Ikonik, Ini 7 Idol K-Pop dengan Rambut Warna Ungu yang Eye Catching
-
Female Daily
Wardah SKINVERSE 3.0 Hadir di Jakarta, Saatnya Kamu Kenalan dengan Skin Longevity dan Lifestyle Rituals!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Tak Terduga! Cara Guru SMP Ajak Murid Kurangi Minuman Manis Ini Viral
-
Mommies Daily
7 Tempat Belajar Membatik untuk Anak dan Dewasa, Seru dan Edukatif