kehamilan
Kondom Bisa Tertinggal di Vagina, Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya
HaiBunda
Selasa, 13 Oct 2026 18:20 WIB
Daftar Isi
Mengalami kejadian kondom tertinggal di vagina saat berhubungan seksual sering kali memicu kepanikan. Padahal, kondisi ini cukup umum terjadi. Lantas apa penyebab dan bagaimana cara mengatasi kondom tertinggal di vagina?
Apakah kondom bisa berbahaya jika tertinggal di vagina?
Secara anatomi, vagina memiliki batas akhir yaitu serviks (leher rahim). Kondom tidak akan pernah tersangkut atau hilang hingga masuk ke organ dalam tubuh lainnya.
"Kondom hanya tertinggal di dalam vagina,” kata Felice Gersh, MD, penulis buku PCOS SOS: A Gynecologist’s Lifeline to Naturally Restore Your Rhythms, Hormones and Happiness dikutip laman Healthline.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meskipun tidak akan berpindah ke tempat lain, kondom yang tertinggal tetap wajib dikeluarkan sesegera mungkin.
Michael Ingber, ahli urologi bersertifikat dan spesialis pengobatan panggul perempuan di The Center for Specialized Women’s Health, New Jersey, menjelaskan bahwa saluran vagina memiliki panjang sekitar 10–12 cm. Kondisi ini membuat kondom biasanya masih dapat dijangkau menggunakan jari.
Hal yang perlu diperhatikan adalah jangan menggunakan benda lain seperti pinset, penjepit bulu mata, gunting, atau benda lainnya untuk mengambil kondom.
Menurut Michael Ingber memasukkan benda tajam ke dalam vagina berisiko menggores atau melukai kulit vagina yang sensitif. Selain itu, benda yang tidak steril juga dapat membawa bakteri masuk ke dalam vagina dan meningkatkan risiko infeksi, seperti infeksi jamur, infeksi bakteri, atau infeksi saluran kemih (ISK). Jadi, sebaiknya jangan dilakukan.
"Cuci tangan, potong atau kikir kuku hingga permukaannya halus, kemudian masukkan satu atau dua jari ke dalam vagina dan gunakan gerakan seperti mengait untuk menarik kondom keluar,” kata Ingber.
Penyebab kondom bisa tertinggal di vagina
Ada beberapa faktor teknis dan kebiasaan yang memicu kondom tertinggal di vagina menurut dokter Felice Gersh, beberapa di antaranya adalah:
1. Menggunakan pelumas atau gel perangsang berbahan dasar minyak yang dapat merusak bahan lateks kondom.
2. Menggunakan kondom yang ukurannya terlalu besar atau terlalu kecil.
3. Menggunakan kondom yang sudah kedaluwarsa.
4. Kondom pernah terpapar suhu panas sehingga kualitas bahannya menurun.
5. Penis kehilangan ereksi saat masih berada di dalam vagina.
6. Penis baru ditarik setelah ereksi benar-benar hilang.
7. Tidak memegang bagian pangkal kondom ketika penis ditarik keluar.
8. Menggunakan terlalu banyak pelumas di bagian dalam kondom.
Pemilihan ukuran kondom yang tepat juga penting agar kondom tidak mudah terlepas selama berhubungan seksual.
Cara mengeluarkan kondom tertinggal di vagina
Jika kondom tertinggal di vagina dan Bunda masih bisa merasakannya, ada beberapa cara yang dapat dicoba.
1. Persiapan dan kebersihan
- Cuci tangan hingga bersih: gunakan sabun dan air mengalir. Pastikan kuku sudah dipotong rapi dan halus agar tidak menggores dinding vagina.
- Tetap rileks: ambil napas dalam-dalam atau mandi air hangat terlebih dahulu. Stres membuat otot dasar panggul berkontraksi, sehingga saluran vagina menyempit dan menyulitkan proses pengambilan.
- Gunakan pelumas berbasis air: oleskan pada jari untuk mengurangi gesekan.
- Sebaiknya Bunda hanya menggunakan jari tangan yang bersih. Dilarang keras menggunakan alat bantu seperti pinset, penjepit, atau gunting karena berisiko tinggi melukai jaringan sensitif vagina dan memicu infeksi berat.
2. Pilihan posisi tubuh
- Cobalah beberapa posisi yang memudahkan jangkauan jari ke saluran vagina (panjang saluran vagina umumnya sekitar 10–12 cm).
- Berjongkok atau Mengangkat Satu Kaki: Posisikan tubuh berjongkok atau menggunakan pijakan untuk meninggikan salah satu kaki, kemudian mengejan. Jika belum bisa merasakan kondom, kamu juga dapat mencoba mengubah sudut dan arah jari.
- Berbaring Telentang: cobalah berbaring telentang dengan posisi bersandar pada bantal atau sandaran kepala tempat tidur. Kemudian, posisikan tubuh seperti saat kamu melakukan masturbasi agar lebih mudah menjangkau area vagina.
3. Teknik mengeluarkan
- Masukkan satu atau dua jari secara perlahan ke dalam vagina.
- Arahkan jari dengan gerakan mengait untuk menjepit atau menarik tepi kondom.
- Jika kesulitan, Bunda bisa meminta bantuan pasangan menggunakan jari yang sudah dibersihkan dan diberi pelumas berbasis air.
Apa yang harus dilakukan setelah kondom keluar?
1. Periksa keutuhan kondom dengan cara bentangkan kondom dan pastikan tidak ada bagian yang robek atau potongan lateks yang tertinggal di dalam vagina.
"Kamu perlu memastikan kondom tersebut masih utuh. Bentangkan kondom untuk memastikan tidak ada bagian yang hilang dan tidak ada potongan kecil yang masih tertinggal di dalam tubuh," kata Ingber.
2. Antisipasi kehamilan dan IMS. Jika kondom tertinggal atau bocor saat ejakulasi terjadi, pertimbangkan penggunaan kontrasepsi darurat (morning-after pill) dalam rentang waktu 24–72 jam serta konsultasikan pemeriksaan infeksi menular seksual (IMS).
Kapan harus berkonsultasi ke dokter?
Segera hubungi dokter spesialis kandungan (obgyn) atau kunjungi fasilitas kesehatan terdekat jika:
1. Kondom tidak berhasil dikeluarkan setelah mencoba dalam waktu 1–2 jam.
2. Kondom robek dan ada serpihan lateks yang tertinggal di dalam.
3. Muncul gejala iritasi, bau tidak sedap, gatal, atau keputihan tidak normal beberapa hari setelah kejadian.
4. Penanganan oleh medis umumnya hanya membutuhkan waktu beberapa detik menggunakan spekulum steril dan pinset medis (ring forceps) secara aman dan tanpa rasa sakit.
"Biasanya, kami akan memasukkan spekulum ke dalam vagina untuk membukanya. Setelah itu, kondom akan dikeluarkan menggunakan alat yang disebut ring forceps untuk menjepit kondom dan menariknya keluar,” kata Gersh.
Begitulah penjelasan tentang penyebab dan cara mengatasi kondom tertinggal di vagina. Semoga informasinya bermanfaat.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)ARTIKEL TERKAIT
Kehamilan
Kenali Tanda KB Implan Berhasil, Pantangan & Penyebab Bergeser
Kehamilan
Berapa Lama Waktu yang Dibutuhkan agar Bunda Cepat Hamil?
Kehamilan
Hari Kontrasepsi Sedunia 2025: Fakta Menarik di Baliknya, Sejarah, dan Tema
Kehamilan
6 Ciri-ciri Infeksi pada Vagina, Penyebab dan Cara Mengatasinya yang Perlu Diketahui Perempuan
Kehamilan
Adakah Efek Samping Minum Pil Kontrasespsi Darurat untuk Kesehatan Reproduksi Bunda?
7 Foto
Kehamilan
7 Public Figure yang Hamil Lagi saat Pakai KB, Terbaru Kesha Ratuliu
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Dokter Ungkap Kasus Langka Perempuan Sulit Hamil yang Diduga Alergi Cairan Sperma
Unik! Beragam Metode Kontrasepsi China Kuno, Ada yang Pakai Gelembung Renang Ikan
IUD untuk Pria Tengah Dikembangkan, Seperti Apa Cara Kerjanya?