kehamilan
Kenali Tanda KB Implan Berhasil, Pantangan & Penyebab Bergeser
HaiBunda
Senin, 22 Jun 2026 08:10 WIB
Daftar Isi
- Tanda KB implan berhasil
- Berapa lama KB implan bereaksi setelah dipasang?Â
- Hal yang harus dilakukan setelah memasang KB implan
- Tanda KB implan bergeser dan bermasalah
- Penyebab KB implan bergeser dan bermasalah
- Efek samping KB implan
- Manfaat KB implan
- Hal-hal yang perlu diperhatikan setelah pemasangan KB implan
Penggunaan KB implan menjadi salah satu yang banyak diandalkan akseptor KB. Agar lebih efektif, kenali tanda KB implan berhasil, pantangan & penyebab bergeser.
Kontrasepsi implan merupakan alat kecil dan tipis seperti batang yang dipasang di bawah kulit lengan untuk mencegah kehamilan. Dalam kerjanya, KB implan melepaskan hormon progestin ke dalam aliran darah dan bisa secara efektif dipakai selama lima tahun.
Implan sendiri memiliki ukuran yang kecil yakni sekitar 1.6 inci atau 4 cm panjangnya dan diameter sekitar 1/8 inci. Implan sifatnya fleksibel (dapat ditekuk) dan ukurannya kira-kira sebesar batang korek api.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tanda KB implan berhasil
KB implan bekerja dengan melepaskan hormon (progestin) secara perlahan dalam darah dan hormon akan menghentikan tubuh melepaskan sel telur setiap bulan. Hormon ini nantinya juga mempersulit sperma pria untuk masuk ke dalam rahim.
Memasukkan implan merupakan prosedur yang sederhana dan hanya memakan waktu sekitar lima menit. Tim medis biasanya memasukkan implan ke bagian dalam lengan atas. Lengan akan mati rasa sebelum dimasukkan sehingga umumnya tidak menyakitkan.
Setelah dimasukkan, implan tidak akan bergerak di sekitar tubuh. Implan akan tetap di tempat yang dimasukkan dan Bunda bisa merasakan keberadaannya di bawah kulit.
Mengetahui bagaimana implan bekerja secara efektif, hal itu bergantung pada kapan implan tersebut dipasang. Kurang lebih, diperlukan waktu hingga tujuh hari agar implan mulai bekerja. Ada baiknya, gunakan kondom selama waktu tersebut sebagai proteksi cadangan.
Berapa lama KB implan bereaksi setelah dipasang?Â
Setelah pemasangan implan, sebenarnya hubungan intim dengan pasangan bisa langsung dilakukan. Â Namun, sebaiknya menggunakan KB tambahan seperti kondom selama seminggu pertama.
Jika Bunda sudah menggunakan implan dalam 5 hari pertama menstruasi, Bunda akan segera terlindungi dari kehamilan. Namun, jika Bunda memasang implan di waktu lain dalam siklus Bunda, gunakan jenis KB lain (seperti kondom) selama tujuh hari ke depan jika ingin melakukan hubungan intim dengan pasangna, seperti dikutip dari laman Planned Parenthood.
Hal yang harus dilakukan setelah memasang KB implan
Memilih KB implan menjadi salah satu pilihan KB yang tidak ribet karena efeknya cukup panjang. Namun, mesti dipahami juga bahwa pemasangan implan di bawah lengan kulit melibatkan anestesi lokal dan melibatkan sayatan kecil.
Sehingga, potensi bekas luka yang sangat kecil mungkin ada. Sesudah pemasangan, mungkin akan muncul sedikit memar dan nyeri dan bisa berlangsung selama seminggu. Mengenakan perban di lengan selama 24 jam dapat membantu mengurangi memar dan nyeri tekan. Namun, penting diperhatikan karena area tersebut mungkin sedikit gatal dalam beberapa hari. Sehingga, jangan mengogsok kulit di atas implan untuk mencegah risiko yang tidak diinginkan seperti dikutip dari laman Thewomens.
Tanda KB implan bergeser dan bermasalah
Sama halnya dengan KB IUD yang kerap ditemui kasus bergeser dari posisi semula, penggunaan KB implan pun terdapat kasus yang serupa, Bun. Memang, implan sendiri dapat bergeser dari tempatnya meskipun jarang terjadi.
Hal ini karena implan didesain dengan bentuk yang moderen dan metode penyisipan yang membuatnya sangat sulit untuk bergerak setelah jaringan di sekitarnya sembuh dalam beberapa minggu setelah pemasangan.
Adalah hal normal jika implan bergerak sangat sedikit, beberapa milimeter dari waktu ke waktu. Tetapi, kondisi ini tidak akan memengaruhi efektivitasnya. Untuk perpindahan atau migrasi yang besar, ini adalah kasus yang jarang terjadi di mana implan bergerak lebih jauh dari lokasi aslinya.
Dalam kasus yang jarang terjadi yakni dikarenakan penyisipan yang salah atau ketika implan tidak dimasukkan dengan benar di bawah kulit sejak awal, tentunya implan tidak akan berfungsi sebagaimana mestinya dan risiko bergeser pun bisa terjadi seperti dikutip dari laman Almoosahealth.
Biasanya, tanda yang mungkin disadari ketika implan bergeser ialah Bunda tidak dapat merasakannya di bawah kulit lengan atas. Sebab, implan yang ditempatkan dengan benar berada tepat di bawah kulit akan terasa seperti batang korek api kecil seperti dikutip dari laman Myhealthaberta.
Jika keberadaannya tak lagi bisa Bunda rasakan, kemungkinan implan tersebut telah bergeser dan artinya Bunda tak lagi terlindungi dari kehamilan.
Penyebab KB implan bergeser dan bermasalah
Pergeseran implan setelah dipasang sebenarnya jarang terjadi, Bun. Jika ditemui kasus tersebut, biasanya hal tersebut disebabkan oleh teknik pemasangan yang tidak tepat atau migrasi ke jaringan otot yang lebih dalam.
Berikut ini beberapa penyebab KB implan bergeser dan bermasalah:
1. Kesalahan pemasangan terlalu dalam
Jika implan dipasang terlalu dalam, alat tersebut dapat dengan mudah bergeser saat otot lengan menekuk dan bergerak.
2. Sudut penempatan salah
Sudut penempatan yang salah akan meningkatkan risiko implan tergelincir ke dalam fasia (jaringan ikat) atau lapisan otot.Â
3. Penempatan di dekat pembuluh darah
Dalam kasus yang sangat jarang, implan dapat bekerja secara tidak sengaja dan dimasukkan langsung ke dalam vena. Hal ini dapat menyebabkan alat tersebut bergerak melalui aliran darah dan berpotensi mencapai paru-paru
4. Gerakan dan anatomi otot
Setelah pemasangan implan, tindakan sehari-hari dapat memengaruhinya, Â terutama jika penempatannya tidak tepat
5. Fleksi lengan
Fleksi dan relaksasi otot bisep dan trisep yang berulang dapat menyebabkan implan yang ditempatkan terlalu dalam akan bergeser lebih jauh di sepanjang alur otot seperti dikutip dari laman Ncbi.
6. Jaringan parut
Terkadang, pembentukan jaringan parut alami dapat menarik implan sedikit keluar dari posisi asalnya saat kulit sembuh
7. Trauma eksternal atau pengangkatan beban
Meskipun implan ditempatkan dengan benar dan aman di bawah kulit, benturan keras, trauma pada lengan, atau pengangkatan beban yang sangat berat segera setelah pemasangan dapat menggeser implan yang ditempatkan di permukaan sebelum jaringan sembuh dengan benar.
Panduan KB Implan: Efek Samping, Harga & Cara Kerja/ Foto: HaiBunda/Dwi Rachmi |
Efek samping KB implan
KB implan secara umum sangatlah aman dan efek samping yang mungkin muncul secara serius jarang terjadi. Namun, ada juga beberapa efek samping yang perlu diwaspadai seperti berikut ini ya, Bunda, seperti dikutip dari laman Nhs:
1. Perubahan pada siklus haid
Sangat umum perubahan pada siklus haid terjadi pada pengguna implan. Biasanya, hal ini terjadi setelah pemasangan implan saja, Bun. Perubahan yang mungkin terjadi misalnya sikslus haid jadi lebih ringan, kurang teratur dengan perdarahan ringan di antara periode haid, berlangsung lebih lama haid, berhenti sama sekali, dan lainnya.
2. Â Efek samping lainnya
Efek samping lainnya yang dilaporkan dari pengguna implan yakni sakit kepala, nyeri payudara, penambahan berat badan, jerawat, vagniosis bakteri, dan lainnya. Namun, tidak ada cukup bukti yang mengatakan bahwa efek samping ini disebabkan penggunaan implan.Â
Jika efek samping yang muncul menjadi masalah serius bagi Bunda, hubungi klinik terdekat atau dokter untuk mendapatkan perawatan sesegera mungkin ya, Bunda.
Manfaat KB implan
Sama halnya seperti KB pada umumnya, manfaat KB implan juga tak berbeda jauh ya, Bunda. KB implan diketahui sangat efektif mencegah kehamilan hingga 99 persen lebih efektif.Â
Implan merupakan salah satu metode KB paling efektif yang bisa didapatkan karena sifatnya yang anti ribet. Bunda akan terhindar dari risiko lupa menggunakannya atau risiko menggunakannya secara tidak benar.
Setelah pemasangan implan, Bunda pun hampir tidak perlu memikirkan hal lain karena KB ini berfungsi sampai nanti KB tersebut dilepas beberapa tahun kemudian. Dan, bagi Bunda yang ingin hamil, peluang kehamilan pun bisa segera didapatkan setelah KB implan dilepaskan kapan saja.
Hal-hal yang perlu diperhatikan setelah pemasangan KB implan
Setelah pemasangan KB implan, tubuh Bunda mungkin masih beradaptasi dengan keberadaan benda kecil tersebut. Karenanya, ada hal-hal yang perlu diperhatikan setelah pemasangan KB implan tersebut, Bunda:
1. Minumlah obat pereda nyeri karena setelah anestesi lokal hilang, lengan akan terasa sakit.
2. Biarkan perban selama 24-48 jam dan cobalah menjaga area tersebut tetap kering. Jika Bunda perlu mandi, tutupi area tersebut dengan kantong plastik seperti dikutip dari laman Clarewellclinics.
3. Lepaskan plester setelah 3-4 hari (dari hari janji temu dengan dokter).
4. Memar di lengan akan memudar dalam 10-14 hari dan pembengkakan pada area tersebut juga harus hilang. Selain itu, akan ada bekas luka kecil dari penyisipan biasanya sekitar 2 mm.
5. Periksa lokasi implan yang terpasang setelah dua minggu untuk memastikan bahwa Bunda dapat merasakan keberadaan benda tersebut.Â
Semoga informasinya membantu, Bunda. Jaga kesehatan dan jangan lupa bahagia, karena kebahagiaan Bunda juga dirasakan janin di kandungan.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Kehamilan
Adakah Efek Samping Minum Pil Kontrasespsi Darurat untuk Kesehatan Reproduksi Bunda?
Kehamilan
6 Pantangan setelah KB Implan yang Perlu Diketahui
Kehamilan
5 Efek Samping KB Implan, Tanda Kontrasepsi Tidak Cocok & Cara Mengatasinya
Kehamilan
7 Tanda KB Implan Tidak Cocok, Jarang Diperhatikan tapi Kerap Terjadi
Kehamilan
KB Implan, Ketahui Keuntungan & Kekurangan Yuk Bun!
7 Foto
Kehamilan
7 Public Figure yang Hamil Lagi saat Pakai KB, Terbaru Kesha Ratuliu
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Panduan KB Implan: Efek Samping, Harga & Cara Kerja/ Foto: HaiBunda/Dwi Rachmi
Alat Kontrasepsi Bisa Bikin Mandul, Mitos atau Fakta?
KB Bisa Bikin PMS Lebih Ringan atau Lebih Parah, Ini Faktanya
Tren KB Alami Meningkat, Pakar Imbau Efektivitasnya untuk Cegah Kehamilan