HaiBunda

KEHAMILAN

Flu Perut saat Hamil: Gejala, Penyebab, Cara Mengatasi, dan Mencegahnya

Dwi Indah Nurcahyani   |   HaiBunda

Senin, 02 Nov 2026 06:00 WIB
Flu Perut saat Hamil: Gejala, Penyebab, Cara Mengatasi, dan Mencegahnya/Foto: Getty Images/shih-wei
Jakarta -

Risiko saat kehamilan memang beragam ya, Bun, termasuk flu perut. Ketahui lebih dalam mengenai flu perut saat hamil: gejala, penyebab, cara mengatasi, dan mencegahnya.

Bicara soal flu, yang lazim didengar yakni flu yang menyumbat hidung dan tenggorokan ya, Bun. Tapi ternyata, ada juga lho, isitlah flu perut yang menghampiri ibu hamil. Yuk, kenali lebih lanjut gangguan ini agar bisa mewaspadainya selama kehamilan.

Mengenal apa itu flu perut

Flu perut atau biasa disebut gastroenteritis merupakan kondisi peradangan pada saluran pencernaan terutama di bagian lambung dan usus diakibatkan adanya infeksi.


Gangguan ini merupakan salah satu keluhan yang paling sering terjadi selama kehamilan. Kemungkinan sebagian penyebabnya dikarenakan kadar progesteron yang tinggi misalnya mual atau muntah, penyakit GERD, atau prostaglandin (diare).

Beberapa perempuan memiliki gangguan pencernaan yang unik pada kehamilan. Dan, biasanya mereka menunjukkan gangguan saluran pencernaan kronis yang membutuhkan perhatian khusus selama kehamilan mereka seperti dikutip dari laman Medscape.

Gejala flu perut saat hamil

Gastroenteritis atau flu perut saat hamil cukup umum terjadi selama kehamilan. Dalam sebuah studi yang dilakukan di Swedia menunjukkan bahwa sebanyak sepertiga perempuan mengalami kondisi ini selama kehamilan mereka. 

Gejala dari flu perut saat hamil sendiri bisa sangat parah ya, Bun. Bahkan, bisa menyebabkan dehidrasi dan persalinan prematur dalam kasus yang parah dan tidak diobati. Adapun gejala dari flu perut saat hamil diantaranya sebagai berikut seperti dikutip dari laman Utswmed:

1. Diare
2. Kelelahan
3. Demam
4. Sakit kepala
5. Mual dan muntah

Penyebab flu perut saat hamil

Flu perut saat hamil merupakan penyakit umum yang dapat menyebabkan kram perut, diare, dan muntah. Gejala lain yang mungkin muncul meliputi hilangnya nafsu makan, perut kembung, mual, demam, serta perasaan tidak sehat secara umum, seperti kelelahan dan nyeri tubuh. Pada kebanyakan orang, gejala akan membaik dalam beberapa hari.

Adapun penyebab flu perut saat hamil salah satunya dikarenakan virus, Bun. Seperti diketahui bahwa virus merupakan penyebab paling umum dari flu perut saat hamil. Dan, biasanya penyebab ini menular dari orang ke orang atau melalui sentuhan pada permukaan yang terkontaminasi. Seperti misalnya makanan yang terkontaminasi, air yang tercemar, atau kontak dengan hewan yang terinfeksi.

Selain itu, adanya perubahan pola BAB seperti sembelit atau diare juga menjadi gejala yang berkaitan dengan kehamilan tanpa harus dianggap sebagai flu perut. Diare yang terjadi pada saat atau mendekati persalinan bisa menjadi tanda dimulainya proses persalinan seperti dikutip dari laman Seslhd.health.

Seberapa berbahaya flu perut saat hamil?

Flu perut saat hamil yang tidak segera ditangani bisa mengakibatkan risiko yang lebih parah. Salah satunya yakni risiko utama terkait flu perut terutama pada ibu hamil ialah dehidrasi atau kehilangan cairan tubuh. Kondisi ini terkadang menyebabkan hilangnya gula dan garam yang diperlukan tubuh agar dapat berfungsi dengan normal. Hal ini dapat dicegah dengan mengganti cairan dan garam yang hilang akibat muntah dan diare.

Cara mencegah flu perut

Tindakan pencegahan memang jadi jalan terbaik untuk menghindari risiko flu perut saat hamil. Agar tetap fit dan terhindar risiko tersebut, beberapa langkah berikut bisa dilakukan:

1. Setelah menggunakan toilet, mengganti popok, serta sebelum makan atau menyiapkan makanan, cucilah tangan Bunda secara menyeluruh menggunakan sabun dan air mengalir selama setidaknya 10 detik. Lalu, keringkan dengan handuk bersih.
2. Jangan menyiapkan makanan untuk orang lain atau merawat pasien, anak-anak, maupun lansia sampai 48 jam setelah diare atau muntah berhenti.

Cara mengatasi flu perut saat hamil

Seseorang yang mengalami flu perut saat hamil dapat melakukan pengobatan rumahan seperti berikut ini:

1. Istirahat di rumah dan tidak pergi bekerja
2. Sering minum cairan, seperti air putih setiap 5-10 menit
3. Makanlah jika merasa lapar dan mulai dengan makanan yang ringan dan tidak merangsang pencernaan seperti biskuit tawar, nasi, pisang, atau roti panggang kering.
3. Jika gejala yang muncul tergolong parah, seperti tidak mampu menahan asupan cairan, jarang buang air kecil, merasa pusing saat berdiri, atau urine berwarna gelap, segera cari pertolongan medis.

Jika diperlukan pengobatan untuk mengatasi gejala yang masih ringan dalam situasi tertentu, gunakan dosis efektif terkecil dalam jangka waktu sesingkat mungkin. Loperamide (obat yang paling sering disarankan) dan kombinasi Diphenoxylate dan Atropine (Lomotil) dapat digunakan selama kehamilan. Namun, sebaiknya hindari obat tersebut untuk kasus diare tingkat sedang hingga berat karena obat tersebut tidak menangani penyebab dasar diare dan justru memperlama durasi penyakit.

Kapan perlu ke dokter saat Ibu hamil alami flu perut?

Jika Bunda tidak bisa mengonsumsi apa pun, bahkan cairan bening sekalipun, saatnya menemui dokter sesegera mungkin. Pastikan Bunda tidak mengalami dehidrasi sehingga penanganan lebih lanjut dapat segera diberikan. Meskipun demam biasanya bukan gejala kontraksi prematur, kram perut dan bahkan diare bisa menjadi tanda persalinan prematur.

Sebagian kasus flu perut saat hamil sebenarnya bisa berlalu dalam waktu seminggu dan dapat ditangani di rumah. Namun, dalam gejala yang cukup parah, sebaiknya segera mencari pertolongan medis ya, Bunda.

Studi Swedia menemukan bahwa meskipun flu perut dapat membuat ibu hamil merasa buruk, sebagian besar kehamilan yang diteliti memiliki hasil yang baik. Namun, kasus yang parah dapat menyebabkan komplikasi kehamilan. Ketika seorang ibu hamil mengalami dehidrasi parah atau mengalami demam tinggi yang bertahan lama, dia bisa mengalami persalinan prematur.

Semoga informasinya membantu ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Simak video di bawah ini, Bun:

Kenapa Orang Hamil Sebaiknya Tidak Melayat? Ini Pandangan Islam dan Medis

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Keren, Song Louisa Putri Bebi Romeo Unjuk Aksi Nyanyi Jazz Depan para Musisi Senior

Mom's Life Amira Salsabila

Flu Perut saat Hamil: Gejala, Penyebab, Cara Mengatasi, dan Mencegahnya

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

5 Bulan Kelahiran yang Dikenal Paling Bijaksana, Apakah Kamu Salah Satunya?

Mom's Life Amira Salsabila

Anak Sering Pakai Skincare dan Produk Rambut? Waspadai Paparan Bahan Kimia Ini

Parenting Elia Amaliana

Cerita Berlliana Lovell Pernah Alami Malpraktek saat Berjuang Sembuh dari Kanker Payudara

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

20 Puisi tentang Lingkungan yang Mengandung Pesan Moral

Keren, Song Louisa Putri Bebi Romeo Unjuk Aksi Nyanyi Jazz Depan para Musisi Senior

Flu Perut saat Hamil: Gejala, Penyebab, Cara Mengatasi, dan Mencegahnya

5 Bulan Kelahiran yang Dikenal Paling Bijaksana, Apakah Kamu Salah Satunya?

Anak Sering Pakai Skincare dan Produk Rambut? Waspadai Paparan Bahan Kimia Ini

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK