kehamilan

Ini Alasan Perlunya Lepas Perhiasan Sebelum Persalinan Caesar

Melly Febrida 16 Nov 2017
Alasan Perlunya Lepas Perhiasan Sebelum Persalinan Caesar/ Foto: thinkstock Alasan Perlunya Lepas Perhiasan Sebelum Persalinan Caesar/ Foto: thinkstock
Jakarta - Bunda yang hendak melahirkan dengan proses c-section atau caesar biasanya diminta tidak mengenakan perhiasan saat melahirkan. Sewaktu kehamilan pertama, saya bertanya di dalam hati kenapa harus dilepas ya. Apa itu membahayakan? Ternyata ini sebabnya Bun.

Perhiasan yang kita pakai bisa menyebabkan luka dan memar pada bayi. Seorang bunda pernah lupa melepas perhiasan hingga mendekati hari kelahiran. Saat itu, perawat kesulitan melepasnya karena Bunda tersebut mengalami edema dan jari-jarinya bengkak.

Pakai sabun, benang, atau metode lain tak bisa melepas cincin di jari bunda itu. Akhirnya bunda itu masuk ke ruang operasi masih dengan mengenakan cincin di jarinya. Perawat mengatakan, perhiasan yang dipakai bisa meningkatkan kemungkinan infeksi karena ini bukan potongan logam yang disterilkan. Perhiasan juga mengandung terlalu banyak mikroba pada permukaannya yang nggak terlihat mata telanjang. Demikian seperti dilansir TheHealthSite.



Selain itu Bun, karena perhiasan tersebut merupakan logam, jadi bisa segera bereaksi karena adanya perubahan suhu dan berpotensi menyebabkan luka bakar. Apabila perhiasan ini bereaksi dengan bahan kimia apa pun di ruang operasi, hal itu bisa menyebabkan pembengkakan dan masalah kulit lainnya.

Perhiasan tersebut bisa menyebabkan luka, goresan, atau lainnya. Apalagi rumah sakit tidak bertanggung jawab apabila pasien mengalami kehilangan apapun dalam ruang operasi.

Untuk mengantisipasi agar tidak terjadi hal-hal yang nggak diinginkan, Bunda bisa melepaskan cincin sebelum trimester ketiga kehamilan.

Nggak cuma 'terlarang' memakai perhiasan, situs BabyCenter menuliskan menjelang operasi caesar, bidan atau dokter biasanya menyarankan untuk tidak waxing atau cukur rambut kemaluan hingga seminggu sebelum operasi. Ini mungkin perlu dilakukan tepat sebelum operasi dan lebih aman melakukannya dengan antiseptik. Hal ini akan membantu mengurangi risiko infeksi.

Bunda juga perlu menghapus make-up dan kuteks, sehingga warna kulit bisa dipantau selama operasi berlangsung. Jika Bunda menggunakan lapisan kuku gel, akrilik, atau kuku palsu, juga perlu dilepaskan sebelum masuk rumah sakit.

Bunda juga tidak disarankan memakai lensa kontak. Jika Bunda memakai kacamata, berikan pada pasangan atau bidan, sehingga Bunda bisa melihat bayi Anda setelah operasi.

Kapan Harus Melahirkan Secara Caesar

Karena alasan medis tertentu, seorang ibu hamil tidak dianjurkan untuk melahirkan secara normal. Dokter biasanya akan membuat keputusan untuk melakukan operasi caesar.

"Ada beberapa hal yang membuat dokter mengambil keputusan untuk dilakukan operasi caesar," jelas dr Frits Max Rumintjap, SpOG(K), MARS, dokter kandungan RSPAU dr Esnawan Antariksa di Halim Perdanakusumah, kepada detikHealth.



Adapun alasan yang tidak memperbolehkan Bunda melahirkan secara normal antara lain:

1. Posisi ari-ari berada di bawah
2. Air ketuban di dalam kandungan ibu sudah habis
3. Berat badan bayi cukup besar jika dibandingkan dengan tubuh ibu
4. Posisi bayi melintang
5. Ibu mengalami kejang
6. Ibu memiliki sakit berat seperti jantung, darah tinggi, paru-paru atau sesak napas, TBC, dan miopi (minus mata 5 atau lebih) karena bisa menyebabkan retina terganggu atau lepas saat ngedan.

"(Dengan kondisi ini) biasanya akan ditawarkan operasi caesar saja," kata dr Frits.

(vit/vit)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi