kehamilan

6 Persiapan Program Hamil yang Perlu Bunda dan Suami Lakukan

dr Jolinda Johary Jumat, 14 Sep 2018 - 13.29 WIB
Persiapan program hamil/ Foto: go dok Persiapan program hamil/ Foto: go dok
Jakarta - Wajar adanya bila setelah menikah pasangan suami istri ingin segera punya anak. Atau, bila sudah punya anak ingin menambah momongan. Nah, persiapan kehamilan penting banget dilakukan, Bun.

Selain persiapan mental, Bunda juga harus memperhitungkan kesiapan fisik agar dapat memastikan kesehatan calon janin tetap terjaga. Selain demi kesehatan si calon bayi, mempersiapkan tubuh menjelang kehamilan juga baik demi kesehatan kita sendiri, Bun.

Nah, Bunda, berikut persiapan menjelang program hamil yang harus diketahui pasangan suami istri:

1. Memperhatikan makanan

Hal paling pertama yang perlu dilakukan ketika memutuskan untuk hamil adalah menjaga asupan makanan. Hindari makanan atau minuman yang tidak sehat dan gantilah dengan yang lebih bergizi seperti makanan organik, bebas hormon, dan bebas transgenik. Mengonsumsi makanan tersebut membantu fisik siap menghadapi perubahan metabolisme yang datang saat kehamilan tiba. Asupan tersebut juga sesuai dengan kebutuhan janin di kandungan.

2. Jaga Kesehatan Usus

Menjaga kesehatan usus jadi salah satu persiapan program hamil. Caranya, konsumsi asupan dengan kandungan probiotik sebesar 50-80 miliar bakteri Lactobacillus acidophillus, 4-8 ons aloe vera, dan 1.500 mg L-Glutamine setiap hari selama beberapa bulan menjelang kehamilan.

3. Hindari Gluten

Gluten adalah keluarga protein yang ditemukan di biji-bijian dari keluarga gandum. Kandungan ini dapat menyebabkan ketidaksuburan pada tubuh. Maka, baiknya hindari makanan yang mengandung gluten jika Bunda sedang program hamil.

4. Pilih Makanan yang Hangat

Untuk menjaga kesehatan dan kesuburan disarankan mengonsumsi makanan yang hangat. Makanan hangat seperti sup dan sayuran yang ditumis terbukti baik untuk menjaga kesuburan rahim, lho. Selain itu, mengonsumsi beras merah juga bisa jadi alternatif yang baik mengingat kandungan seratnya yang tinggi dan glukosanya yang minim.

5. Seimbangkan Hormon

Siapa sangka mengonsumsi smoothie dapat menambah kesuburan. Selain itu, Bunda juga akan mendapatkan asupan asam folat yang cukup dari smoothie. Disarankan mengonsumsi smoothie tiga bulan sebelum memulai program hamil untuk menghindari kelainan pada saraf seperti Spina bifida.

6. Jangan stres

Stres dapat meningkatkan kadar kortisol dan menekan proses ovulasi. Kendala ini akan menurunkan jumlah sperma bagi laki-laki dan keinginan untuk berhubungan seks. Untuk menghindari stres cobalah yoga, latihan pernapasan, relaksasi, akupunktur, berendam di air hangat dan menyempatkan me time.

Khusus yoga, rutin melakukannya menjelang program hamil diyakini dapat melancarkan metabolisme tubuh sehingga Bunda lebih siap menyambut kehamilan. Beberapa pose yoga yang bisa dilakukan antara lain:

- Posisi kaki di atas dan menempel dengan dinding
- Pose butterfly. Selain merenggangkan otot punggung dan tulang belakang, posisi ini bisa melancarkan peredaran darah di sekitar pinggul dan panggul
- Tiduran dengan kaki membentuk segitiga

*dr Jolinda Johary M.Med saat ini bergabung dengan go-dok (rdn/rdn)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi