kehamilan

8 Tips Lakukan Babymoon seperti Penyanyi Raisa

Amelia Sewaka Selasa, 06 Nov 2018 - 16.04 WIB
8 Tips Lakukan Babymoon seperti Penyanyi Raisa/Foto: (ismail/detikhot) 8 Tips Lakukan Babymoon seperti Penyanyi Raisa/Foto: (ismail/detikhot)
Jakarta - Beberapa ibu yang pertama kali hamil mungkin memilih untuk banyak berdiam diri atau beristirahat di rumah serta mengurangi aktivitas fisik. Tapi, tak sedikit juga lho ibu yang sedang hamil anak pertama tetap melakukan perjalanan jauh atau sering disebut babymoon seperti penyanyi Raisa.

Walau sedang hamil anak pertama, tapi jiwa traveling Raisa tetap on lho, Bun, he-he-he. Hal ini terpapar dari unggahan Instagram-nya, di mana kini ia dan sang suami Hamish Daud sedang berada di Jepang untuk liburan.

"Upacara teh di pagi hari...," tulis Raisa di Instagram.

[Gambas:Instagram]


Dalam Instagram story-nya, Raisa juga mengunggah foto romantis berdua suami dengan keterangan 'Playing tourist'. So sweet banget ya pasangangan ini. Lihat Raisa lakukan babymoon kayaknya menyenangkan ya.

8 Tips Lakukan Babymoon seperti Penyanyi RaisaFoto: Instagram


Jika Bunda berniat melakukan babymoon seperti Raisa jangan asal mengikuti tren tanpa persiapan. Soalnya tanpa persiapan matang kita bisa aja keteteran di perjalanan atau di lokasi babymoon.

Nah, berikut 7 tips aman babymoon yang dikutip dari The Bump. Yuk, simak bersama, Bun.




1. Tempat lokal
8 Tips Lakukan Babymoon seperti Penyanyi RaisaFoto: Istock
Tiap orang punya pilihan dalam memilih tempat liburan, begitu juga dengan ibu saat memilih lokasi babymoon. Ada baiknya untuk percobaan pertama, pilihlah tempat-tempat lokal atau domestik dulu sebelum Bunda bertandang ke luar negeri. Apalagi kalau Bunda belum pernah sama sekali menempuh perjalanan jauh sebelum hamil.

Di manapun lokasi yang dipilih, pastikan tempat tersebut nyaman agar Bunda dan suami bisa bersantai dan menikmati waktu bersama.

2. Tahu batasan

Kalau Bunda ingin melakukan perjalanan jauh apalagi ke luar negeri, jangan lupa cek panduan kesehatan dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Jadi kita tahu, negara yang kita kunjungi terdapat virus atau tidak, dan setidaknya ibu hamil bisa melindungi diri.

Jika Bunda melakukan perjalanan udara, pastikan maskapai tersebut tahu kalau Bunda sedang hamil. Jadi, pihak maskapai akan menyiapkan seorang dokter. Sebagian dokter mengatakan aman untuk ibu hamil terbang dengan pesawat hingga kandungannya berusia 36 minggu. Namun, beda maskapai maka beda kebijakan pula, jadi pastikan Bunda cari tahu banyak soal melakukan perjalanan udara.

Begitu juga dengan jalur laut. Ada beberapa kapal laut yang membolehkan ibu hamil naik kapal hanya sampai usia kandungan 27 minggu, ada juga yang membatasi kurang dari 26 minggu dan sebagainya. Sama halnya maskapai, tiap kapal laut juga punya aturan yang berbeda-beda.

3. Minimalkan waktu perjalanan

Jangan sampai baru awal perjalanan Bunda udah naik mobil selama 10 jam. Pastikan lokasi yang dituju tidak terlalu makan waktu di jalan.

4. Lakukan perjalanan di trimester ke-2
8 Tips Lakukan Babymoon seperti Penyanyi RaisaFoto: thinkstock
Trimester kedua bisa jadi waktu yang paling nyaman untuk babymoon. Menurut American College of Obstetrics and Gynecology, waktu paling aman untuk ibu hamil bepergian adalah di usia kehamilan 18 hingga 24 minggu.

5. Jangan putus kontak dengan dokter

Suatu perjalanan menghadirkan rintangan baru, apalagi saat hamil. Keamanan pasti jadi hal utama dalam babymoon. Jadi pastikan sebelum Bunda melakukan perjalanan jauh, bicara lebuh dulu dengan dokter yang bersangkutan.

6. Vaksinasi

Jika Bunda berencana bepergian ke luar negeri, konsultasikan dengan dokter apakah ada vaksin yang diperlukan.

7. Periksa fasilitas medis

Ketika meneliti lokasi babymoon, cari tahu apakah di sana memiliki akses ke fasilitas medis yang berkualitas di dekat area tersebut untuk berjaga-jaga.

8. Banyak gerak
8 Tips Lakukan Babymoon seperti Penyanyi RaisaFoto: ilustrasi/thinkstock
Tidak peduli kemana Bunda babymoon, cobalah untuk bangun dan bergerak setiap satu atau dua jam untuk memperlancar sirkulasi darah. Lalu, usahakan nggak terlalu lama menyilangkan kaki. Ini akan mengurangi risiko pembekuan darah. (aci/rdn)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi