kesehatan

4 Kesalahan Orang Tua yang Nggak Disadari Bisa Bikin Gigi Anak Rusak

Amelia Sewaka Kamis, 23 Nov 2017 - 19.20 WIB
Ilustrasi gigi anak/ Foto: Thinkstock Ilustrasi gigi anak/ Foto: Thinkstock
Jakarta - Kadang, nggak sadar orang tua membiarkan anak melakukan beberapa hal yang bisa bikin giginya rusak. Apa aja tuh?

Nah, ini dia, Bun, beberapa kebiasaan yang secara nggak sadar sering dilakukan orang tua tapi nyatanya bisa merusak gigi anak, seperti disampaikan drg Oktaria Sakina, salah satu anggota Safe Kids Indonesia waktu ngobrol sama HaiBunda.

1. Biarkan Anak Menyusu Sampai Ketiduran

"Sebenarnya tidak boleh membiarkan bayi tertidur sambil menyusu atau minum minuman manis kayak jus dari botol," papar wanita yang akrab disapa drg Ria ini.

Kata drg Ria, ketika anak tertidur cairan akan tergenang sehingga terjadilah proses dekalsifikasi email penyebab karies atau gigi berlubang.

"Harusnya kalau anak mau tidur segera angkat botol atau dot-nya. Ambil kasa, celupkan di air hangat untuk bersihin permukaan gigi dan lidahnya atau dasar mulutnya. Karena biasanya genangan tersebut ada di dasar mulut anak," papar drg Ria.

Untuk anak di bawah 2 tahun, kalau nyusu tengah malam usahakan setelahnya mereka berkumur dengan air putih. Sementara itu, untuk anak di atas 2 tahun biasanya disarankan udah nggak nyusu tengah malam nih, Bun. Jadi, sebisa mungkin latih anak sikat gigi sebelum tidur dan setelahnya jangan bolehkan dia makan atau minum apapun kecuali air putih.

"Biasanya di usia satu setengah udah mulai keliatan tuh giginya mulai kuning-kuning, awalnya white spot, bintik putih nanti jadi brown spot. Kalau udah kayak gitu lama-lama bisa terjadi karies beneran," kata drg Ria.

Kondisi ini juga sering disebut Nursing Bottle Caries yaitu karies yang disebabkan botol susu. Menurut drg Ria, kebiasaan ini nggak disadari sering dilakukan orang tua.

2. Biarkan Anak Gigit-gigit Benda

Kata drg Ria, kebiasaan suka gigit-gigit benda kayak pensil, kuku atau benda-benda padat lainnya bisa berdampak buruk buat gigi anak. Soalnya, secara nggak disadari menggigit-gigit benda yang nggak semestinya untuk digigit bisa bikin susunan gigi anak berantakan, Bun.

Untuk itu, kalau anak punya kebiasaan kayak gini lebih baik kita alihkan mereka untuk melakukan hal lain. Biasanya, kebiasaan kayak gini dilakukan anak saat dia iseng.

3. Abaikan Kebiasaan Bruxism Anak

Ketika tidur, ada beberapa anak yang nggak sadar suka menggesekkan giginya atau disebut juga bruxism. Hal ini juga pernah dialami anak drg Ria.

"Anak saya juga mengalami (bruxism) ini. Antisipasinya saya pakaikan night guard," kata drg Ria yang punya tempat praktik di Bintaro ini.

drg Ria mengatakan, kebiasaan anak yang suka menggesekkan gigi seperti ini bikin gigi anak jadi aus. Akibatnya, gigi anak bisa jadi lebih sensitif atau mudah ngilu. Kata drg Ria, night guard aman dipakai anak-anak demi melindungi gigi dari gesekan yang nggak sadar dilakukan anak saat tidur.

4. Terlalu Sering Kasih Anak Snack

drg Ria bilang hindari memberi anak snack sering-sering nih, Bun. Kenapa sih? "Sering dikasih snack bikin anak-anak jadi nggak punya waktu makan yang jelas. Padahal, aturan yang benar adalah 3 kali makan utama dan cukup makan 2 kali snack," tutur drg Ria.

Dia menambahkan, orang tua perlu 'membuat' anak nggak terlalu sering mengunyah. Sebab, setidaknya gigi harus istirahat dari paparan zat asam yang dihasilkan dari makanan yang diasup. Jadi, beri kesempatan gigi anak dinetralkan dahulu air liur sehingga nggak timbul karies atau lubang gigi.

Selain itu, kebiasaan ngemut makanan kita nggak baik nih, Bun. drg Ria bilang proses makanan yang terlalu lama di mulut atau gigi bisa memicu gigi berlubang.

"Saat makanan terlau lama menggenang di rongga mulut artinya proses dekalsifikasi mudah terjadi sehingga anak lebih berisiko mengalami karies atau gigi berlubang," tambah drg Ria. (rdn/vit)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi