parenting

Senyum Bahagia Bocah 4 Tahun Setelah Dapat Donor Hati

Amelia Sewaka Selasa, 02 Jan 2018 12:52 WIB
Senyum Bahagia Bocah 4 Tahun Setelah Dapat Donor Hati
Jakarta - Dubai, Uni Emirat Arab - Ahmad Akkad adalah bocah berusia 4 tahun yang lahir dengan penyakit langka cholestasis intrahepatik familial progresif (PFIC). Kemungkinan Ahmad akan meninggal jika tidak menjalani transplantasi hati. Beruntungnya, ada orang baik hati yang bersedia mendonorkan livernya untuk si kecil Ahmad.

Ahmad pertama kali menunjukkan gejala ketika ia berusia satu bulan dan mengalami sakit kuning juga gatal parah. Organ hati Ahmad ternyata dalam kondisi buruk, Bun, yang menyebabkan penumpukan racun di aliran darahnya.


Divonis seperti itu, Aya sang ibu dan Moustafa sang ayah jelas terpukul mengetahui anak laki-laki mereka yang masih sangat muda akan meninggal jika tidak segera menjalani transplantasi hati. Akhirnya mereka pergi ke Amerika Serikat untuk berobat dan ternyata di sanalah Ahmad bertemu dengan seseorang yang mendonorkan sebagian hatinya.


Senyum Bahagia Bocah 4 Tahun Setelah Dapat Donor HatiAhmad bersama para staf rumah sakit Cleveland Clinic. Foto: Web/clevelandclinic.org


"Itu sangat sulit. Tidak ada yang bisa membantu Ahmad sama sekali. Tapi ketika kami menerima telepon bahwa kami memiliki donor, saya sangat bahagia. Anak kami akan memiliki kesempatan untuk hidup dalam keadaan yang sehat, " ungkap Aya seperti dilansir Newsroom dari Cleveland Clinic.

Pendonor hati tersebut bernama Becky Cable yang berusia 46 tahun dan tinggal di sebuah desa kecil di barat New York. Becky bilang dia merasa Ahmad adalah bagian dari dirinya dan dia memang keluarga Becky.

"Dia begitu manis, sehat dan lebih hidup sekarang," ujar Becky dikutip dari Daily Mail.

Awalnya Becky terdaftar sebagai donor untuk membantu temannya. Namun rencana itu gagal karena kondisi sang teman yang terlalu lemah. Tapi, Becky tetap ada dalam daftar pendonor. Buat Becky, nggak ada bedanya dia mengenal atau nggak si penerima donor. Soalnya, prinsip Becky dia bersedia mendonorkan sebagain hatinya pada orang yang memang membutuhkan.

Setelah mengetahui kondisi Ahmad, Becky menjalani tes di Cleveland Clinic dan hasilnya hati Becky dengan Ahmad cocok. dr Koji Hashimoto, spesialis transplantasi multiorgan di Cleveland Clinic yang melakukan tranplanstasi ini. Sukses mendapat donor hati, kini Ahmad jadi balita aktif dan nggak bisa berhenti bergerak. Senangnya!

Senyum Bahagia Bocah 4 Tahun Setelah Dapat Donor HatiAhmad bersama dr. Koji. Foto: Web/clevelandclinic.org


Kata Aya, kini anaknya juga jauh lebih bersemangat. "Ahmad sama sekali tidak suka tidur. Dia hanya ingin bermain, tiap kali saya melihatnya berjalan, lari dan bermain saya memikirkan pendonornya dan sangat ingin berterima kasih padanya," tutur Aya.


Gayung bersambut. Aya dan Ahmad bisa bertemu Becky di bulan Oktober lalu. Suasana haru tercipta ketika Aya nggak bisa membendung air matanya saat berterima kasih pada Becky. Aya mengatakan saat melihat Becky, dia hanya ingin memeluknya.

"Bagaimana bisa saya berterima kasih untuk hadiah yang sangat berharga ini? Kemurahan hatinya membuat nyawa anak laki-laki saya terselamatkan dan dia bisa tetap hidup hingga kini," papar Aya.

Meski keluarga Ahmad dan Becky tidak memiliki hubungan darah dan mereka terpisah jarak berkilo-kilo meter, Becky adalah keluarga bagi Ahmad. Ya, karena saat ini sebagian hati Becky sudah bersemayam di tubuh Ahmad. Sehat-sehat terus Becky dan Ahmad! (rdn/rdn)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi