kesehatan

Anak Tumbuh Gigi, Seberapa Perlu Diberi Teether?

Radian Nyi Sukmasari 12 Jan 2018
Anak Tumbuh Gigi, Seberapa Perlu Diberi Teether?/ Foto: thinkstock Anak Tumbuh Gigi, Seberapa Perlu Diberi Teether?/ Foto: thinkstock
Jakarta - Tahu anak udah tumbuh gigi, pasti kita happy ya, Bun. Cuma, salah satu masalahnya anak kok jadi hobi gigit-gigit. Nah, supaya si kecil nggak gigit-gigit, terlintaslah pikiran untuk ngasih si kecil teether.

Terkait pemakaian teether, nggak bisa dipungkiri kalau ini kembali lagi pada keputusan masing-masing Bunda dan Ayah. Namun, dr I Gusti Ayu Nyoman Partiwi SpA menyampaikan pandangannya soal pemakaian teether nih. Dokter yang akrab disapa dr Tiwi ini bilang sebetulnya gini, Bun, pada bayi yang lahir cukup bulan dan menyusui, pemakaian teether kurang dianjurkan.

"Kalau dikasih teether biasanya anak akan menggigit payudara ibunya. Makanya lebih baik kita kasih aja makanan, finger food," kata dr Tiwi waktu ngobrol sama HaiBunda.

Kalau gigi si kecil gatal dan butuh rangsangan, dr Tiwi lebih menganjurkan ngasih anak makanan keras. Misalnya, sayuran kita rebus dan masukkan di freezer. dr Tiwi bilang sebetulnya itu juga kayak teether kok, Bun. Plus ada rasa makannnya buat anak.

"Bagus buat anak karena dia jadi lebih mengenal beragam rasa makanan. Sebaliknya, kalau dikasih teether yang ditakutkan bayi malah gigit payudara ibu padahal saat itu udah nggak waktunya lagi puting lecet, eh tapi puting malah bisa lecet," kata dr Tiwi.



Dokter yang berpraktik di RS Bunda Jakarta ini mengingatkan tumbuh gigi pada anak sifatnya sangat individual. Walaupun umumnya anak tumbuh gigi pas umur 8 bulan. Pada dasarnya kalau gusi anak dilatih kayak ditekan-tekan gitu, Bun, akan muncul kok giginya. Nah, tekanan pada gusi salah satunya bisa didapat ketika anak mendapat makanan keras.

Makanya, setelah umur 8 bulan anak udah bisa dikasih makanan dengan tekstur lebih kasar atau dilatih diberi finger food. Kata dr Tiwi secara nggak langsung kita udah merangsang gusi anak supaya giginya muncul.

Sementara itu, drg Oktaria Sakina dari Identistree Dental Clinic berpesan kalau mau kasih anak teether yang jelas bahannya aman, food grade, terus sebelum masuk ke mulut harus steril ya. Wanita yang akrab drg Ria ini bilang jangan pilih teether yang bahannya nggak bagus karena bisa ada risiko pecah misalnya. Terus, sebelum dan setelah teether dikasih ke anak, harus dicuci dan disimpan baik-baik, Bun.

Dok, pemakaian teether bakal pengaruh ke pertumbuhan gigi nggak? "Nggak ada pengaruhnya. Prinsipnya, teether cuma membantu mengurangi rasa gatal di gusi. Pemakaian teether juga nggak ngefek ke proses anak belajar ngunyah. Soalnya, proses belajar ngunyah dipengaruhi tekstur makanan yang diberi ke bayi," tutur drg Ria.

(rdn/vit)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi