sign up SIGN UP search


menyusui

Ibu Demam Enggak Boleh Menyusui? Cek Faktanya di Sini

Radian Nyi Sukmasari Sabtu, 07 Dec 2019 14:21 WIB
Saat demam, ada yang bilang ibu baiknya setop sementara menyusui. Masa iya? caption
Jakarta - Terganggunya kesehatan memang bisa bikin proses menyusui enggak nyaman. Salah satunya ketika ibu menyusui demam, kadang muncul pertanyaan haruskah ibu berhenti menyusui sementara?

Kata konselor laktasi Kelly Bonyata, penyakit sederhana seperti flu, batuk pilek, demam, atau kembung adalah penyakit yang enggak bikin ibu harus setop menyusui.


"Ibu hanya perlu bilang ke dokter bahwa dirinya sedang menyusui. Sehingga, dokter bisa memberi obat yang tak mengganggu produksi ASI," papar Bonyata mengutip Kelly Mom.

Bonyata menambahkan, sebagian besar obat aman buat ibu menyusui. Toh ada obat yang tak dianjurkan, kata Bonyata masih banyak alertnatif jenis obat lain.

Sementara itu, dokter spesialis anak Ruth A Lawrence menegaskan, memang penyakit infeksi yang membuat ibu harus mempertimbangkan lagi untuk menyusui. Apa itu?

"Hanya HIV dan HTLV-1 (Human T-lymphotropic virus) penyakit infeksi yang secara absolut jadi kontraindikasi menyusui," ujar Ruth.

Ilustrasi ibu demam menyusuiIlustrasi ibu demam menyusui/ Foto: iStock
Dikutip dari Medical News Today, pada dasarnya demam adalah kondisi di mana suhu tubuh di atas 37 derajat Celcius. Nah, Bunda perlu tahu suhu tubuh juga dipengaruhi beberapa faktor.

Misalnya cuaca, aktivitas, asupan makanan, dan waktu tidur. Biasanya, suhu tubuh meningkat di jam 6 sore atau 3 pagi, demikian disampaikan Doktor Ilmu Keperawatan Debra Wilson.

"Demam adalah tanda tubuh sedang mengalami infeksi dan imunitas kita berusaha melawan infeksi. Tapi, di beberapa kasus demam bisa jadi tanda komplikasi atau kondisi serius," papar Wilson.

Bila suhu tubuh di atas 37 derajat Celsius, Bunda bisa minum obat penurun panas, baik paracetamol atau ibuprofen. Bila demam tak membaik setelah tiga hari, ada baiknya konsultasi ke dokter ya, Bun.

Ibu Demam Enggak Boleh Menyusui? Cek Faktanya di Sini


Simak tips tingkatkan produksi ASI di video ini:

[Gambas:Video Haibunda]


 


(rdn/rdn)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi