Sign Up search


menyusui

4 Hal Mengerikan pada Bayi Kalau Ibu Menyusui Pakai Narkoba

Radian Nyi Sukmasari Selasa, 31 Dec 2019 09:41 WIB
4 Hal Mengerikan pada Bayi Kalau Ibu Menyusui Pakai Narkoba caption
Jakarta - Baru-baru ini masyarakat dikagetkan dengan kabar ditangkapnya miliarder muda Medina Zein terkait kasus narkoba. Hasil tes urine menunjukkan  Medina sedang menyusui. Pada kasus seperti ini, apa efek yang bisa dialami bayi?

National drug strategy (2010-2015) menyebutkan bahwa semua obat yang dikonsumsi ibu menyusui akan ikut mengalir dalam payudara. Bahkan, obat ini tak sekadar obat yang biasa dibeli di warung.

Narkoba, rokok, alkohol, bahkan obat-obatan ilegal termasuk dalam golongan obat-obatan. Makanya, ibu menyusui enggak boleh sembarangan konsumsi. 



"Untuk itu, semua ibu menyusui harus minum obat sesuai dengan aturan dan anjuran dokter," tegas National Health Strategy.

Lantas, bagaimana efeknya ketika ibu menyusui mengonsumsi narkoba? Berikut penjelasan Elizabeth Hartney, BSc, MSc, MA, Ph.D, Director of the Centre for Health Leadership and Research di Royal Roads University, Canada.

"Pada dasarnya, apa yang ibu menyusui konsumsi akan berdampak pada bayi. Apalagi di awal kehidupan bayi cuma dapat asupan dari ASI ibu kan?" kata Hartney.

Ilustrasi narkobaIlustrasi narkoba/ Foto: istimewa
Mengutip Very Well Mind, Hartney bilang, The U.S. National Library of Medicine at the National Institutes of Health punya daftar obat-obatan terlarang dan efeknya ketika dikonsumsi oleh bayi, yaitu:

1. Kokain

Ibu menyusui yang mengonsumsi kokain, lalu si bayi menyusu, dia bisa mual, muntah, gampang marah, dan gemetaran.

2. Ganja

Ibu menyusui konsumsi ganja lantas memberi ASI si bayi. Akibatnya, akan ada efek neurotransmiter yang aktif yaitu tetrahydrocannabinol (THC). Pada bayi, paparan marijuana lewat ASI bisa mengganggu perkembangan motorik anak. Bahkan, si ibu bisa tidak peduli dan tak suka dengan anaknya.

3. Metadon

"Konsumsi metadon pada ibu menyusui bisa bikin bayinya sesak napas, mabuk, dan mengalami sedasi. Beberapa studi menujukkan paparan metadon pada ibu menyusui umumnya 20 - 80 mg per hari," kata Hartney.

4. Jenis obat lain yang harus dihindari adalah anti-nyeri yang dikonsumsi sembarangan

"Beberapa painkiller justru bisa memicu neurobehavioral jika dipakai sembarangan dan ini enggak baik buat anak," pungkas Hartyney.


Simak juga drama ASI Eriska Rein di video berikut.

[Gambas:Video Haibunda]

(rdn/rdn)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi